
"bima lah yang meyabotase mobilmu , saat kamu masuk mini market" ucap ardi
vaari dan didik kaget saat mendengar penjelasan ardi . mereka tak menyangka bima bisa melakukan semua itu . seandainya benar , vaari yang ada di mobil itu . betapa hancur nya sera .
"bima sudah mengakui perbuatan nya"
"sekarang ia sudah di tahan"
"bima merasa bersalah setelah melihat kondisi sera" ucap ardi
"sebaiknya kamu tak memperlihatkan dirimu di depan bima"
"aku takut , setelah melihatmu . penyesalan bima akan berubah .
"biarkan dia menganggap kalau kamu sudah tiada"
"dan ku harap , setelah sera sadar . kamu membawanya pergi dari sini"
"aku tak ingin bima memisahkan kalian"
"aku yakin sera akan bahagia dengan mu" ucap ardi dengan sungguh sungguh
__ADS_1
"apa kamu yakin dengan semua yang kamu katakan?"
"aku tau kamu masih mencintainya" kata vaari
"tapi cintanya hanya untukmu"
"aku akan bahagia kalau melihat nya bahagia , meski itu tanpa aku" ucap ardi dengan penuh keyakinan .
"jagalah ia , jangan pernah menyakitinya . sudah terlalu banyak luka yang ia rasakan"
"aku hanya bisa menjaganya tanpa memilikinya tidak raganya tidak pula jiwanya"
"aku akan selalu menjadi kakak baginya"
"jangan paksa aku tuk berhenti mencintainya"
"karna ia adalah cinta pertama dan terakhirku"
"aku tak pernah bisa mencintai orang lain"
"meski aku sudah berumah tangga dengan Ira , bahkan sampai aku punya 2anak dari ira"
__ADS_1
"namun rasa cintaku pada istrimu tak pernah berubah"
"konyol bukan , aku menceritakan perasaanku padamu"
"jangan pernah meninggalkannya , dan yakinlah cinta nya hanya untukmu" ucap ardi
"aku pamit dulu , salam buat sera" ardi berdiri dan memeluk vaari sebagai salam perpisahan
"terimakasih atas cintamu pada istriku" ucap vaari
"pikirkan tentang kata kataku , segeralah pindah dari kota ini" ucap ardi , lalu ardi bergegas tuk meninggalkan vaari . ia masuk ke ruangan sera . mencium kening sera tuk mengucapkan selamat tinggal dan berlalu pergi tuk meninggalkan mereka bertiga .
setelah kepergian ardi , didik pun pamit . ia akan istirahat di rumah vaari . didik hanya ingin memberikan mereka waktu tuk berdua . karna yang sera butuhkan saat ini hanya vaari .
vaari menggenggam tangan sera , lalu ia pun terpejam karna terlalu lelah .
ntah apa yang terjadi , kini tidurnya sera pun sudah nyenyak . tak ada kegelisahan lagi . seakan tau kalau vaari ada di samping nya padahal saat ini sera belum tau keberadaan vaari . mungkin ikatan batin antara mereka .
sera akhirnya tersadar namun ia tak lagi teriak teriak . sera seakan melihat vaari menggenggam tangan ya . ia berfikir kalau ini adalah mimpi , dan ia tak ingin bangun . sera memandang wajah vaari yang sedang terlelap serasa nyata . hingga sera tertidur kembali . vaari terbangun saat berasa ingin buang air kecil . ia masuk bersamaan dengan dokter yang masuk ruangan tuk memeriksa kondisi sera .
sera yang terbangun dan melihat vaari tak ada di samping nya langsung histeris dan berfikir kalau ia benar benar bermimpi bertemu dengan vaari .
__ADS_1
vaari yang mendengar teriakan sera , langsung berlari . vaari melihat sera hiteris sambil memanggil manggil namanya . langsung vaari datang dan memeluk sera . sera langsung terdiam , dokter yang melihat kejadian itu hanya terdiam tak percaya . biasanya dokter itu harus menyuntikkan obat penenang tuk menghentikan teriakan sera . namun vaari , hanya dengan pelukan nya bisa menenangkan sera .