Sera Yang Malang

Sera Yang Malang
perubahan


__ADS_3

perasaan sera semakin hari semakin menjadi . sera sudah menjadi bucin nya vaari . namun sera akhir akhir ini menangkap ada yang berbeda dengan vaari . vaari sering melamun , tapi saat sera bertanya selalu vaari mengatakan , gak ada apa apa sayang . yah panggilan sayang selalu di ucapkan vaari pada sera . namun sera selalu memanggil vaari dengan sebutan mas . hingga suatu hari sebulan sebelum ujian dan seminggu sebelum ulang tahun sera , vaari menanyakan mau kado apa ..? biasanya vaari tak pernah menanyakan apa yang sera mau . tapi saat itu vaari bertanya , apa kado yang sera mau di hari ulang tahun nya ? sera hanya ingin selalu ada di samping vaari . namun tiba tiba vaari memeluk sera dan tanpa sera sadari . ternyata vaari mengeluarkan air matanya . namun sera tak menyadarinya , namun sera melihat ada yang aneh di diri vaari . vaari hanya berkata , aq akan memberikan kado yang takan sera lupakan seumur hidup sera . sera selalu berfikir yang positif . setelah pertemuan waktu itu vaari semakin aneh . dia jadi berani nongkrong dekat rumah sera . vaari selalu mengawasi gerak gerik sera . namun vaari jarang ngobrol dengan sera , bahkan saat pulang sekolah pun , vaari hanya membuntuti sera dari belakang tanpa bicara dengan sera . vaari juga tak pernah mengungkit ungkit masalah sekolah sera . dulu vaari berjanji pada sera . kalau setelah ini vaari akan membiayai sekolah sera . karna orang tua sera gk mampu , kalau sera harus melanjutkan sekolah . tapi sera tak berani membahas itu . hingga pagi itu sera putuskan untuk membolos sekolah hanya untuk bertemu dengan vaari . sera ke rumah vaari pagi itu . namun saat sudah sampai di rumah nya , rumah itu hening . dan terlihat vaari duduk di kamarnya sambil melihat keluar lewat jendela nya .vaari tak menyadari keberadaan sera , yang sudah berdiri di depan pintu kamarnya . karna rumah vaari tak terkunci , jadi sera punya inisiatif masuk saja . sera yakin kalau arum sudah berangkat ke sekolah . makanya langsung dia menuju kamar vaari . dan kamar vaari yang kebetulan tak terkunci jadi sera langsung masuk . sera menatap vaari yang tampaknya sedang memikirkan sesuatu . sera bingung vaari tidak seperti biasanya . setelah lama sera memandang vaari , akhirnya sera membuka suara . sera memanggil mas vaari . vaari yang kaget akan kedatangan sera , dia pun bengong . lalu vaari langsung memeluk sera dengan sangat erat . seakan tak ingin lepas lagi , seakan itu adalah pelukan terakhirnya . sudah lebih dari setengah jam namun vaari seolah enggan tuk melepasnya . sera yang menyadari itu pun jadi tambah bingung . akhirnya vaari pun melepasakan pelukan itu .vaari tersenyum , namun sera jelas tau kalau itu bukan senyum vaari yang biasa ia lihat . vaari menyimpan luka , yang sera sendiri juga tak tau . yang ia tau bulan ini didik tidak berkunjung . sera berfikir apa terjadi sesuatu pada didik . tapi fikiran itu ia tepis . sera tak mau berfikir macam macam . namun akhir akhir ini arum pun bersikap aneh . sera berfikir fikir seakan akan arum menjauhi nya ... sera ingin sekali bertanya pada vaari tentang apa yang ia rasakan . tapi melihat vaari yg murung . akhirnya sera mengurungkan niatnya . vaari yang tau akan hal itu akhirnya membuka suara . "maaf" kata pertama yang vaari ucapkan ...


__ADS_2