
sera langsung memanggil taksi yang lewat , tuk membawanya ke rumah sakit .
Sesampainya di rumah sakit , vaari langsung di bawa masuk ke UGD . vaari sudah tak sadarkan diri saat masuk ke rumah sakit . sera gelisah mondar mandir . hingga dokter keluar dan ingin memindah kan vaari ke ruangan yang lebih bagus , sementara ardi yang merasa bersalah masih berdiri di ujung koridor . ardi tetap saja tak terima .
vaari masuk ke ruangan rawat , namun ia masih belum sadar . ardi lega mendengar kabar itu , lalu beranjak pergi . bahkan ia berharap vaari tak pernah bangun lagi .
sera selalu ada di samping vaari . ia tak pernah meninggalkan , walau sebentar . sera juga sudah mengabari arum dan didik yang kebetulan lagi main ke ibukota . arum ke ibukota karna sebentar lagi ia akan menikah . sedangkan didik setelah gagal di pernikahan pertama nya ia tak pernah berfikir tuk menikah lagi . ia hanya fokus tuk membesarkan anaknya .
tak berapa lama mereka pun datang . arum langsung histeris nangis dan memeluk vaari yang belum sadar . ia tak mau lagi kehilangan kakaknya .
mereka berjaga sepanjang malam , di depan ruangan vaari . karna dokter tak mengizinkan pasien di jaga di dalam ruangan lebih dari satu orang . maka hanya sera yang ada di dalam . karna akan mengganggu pasien beristirahat .
keesokan harinya vaari sadar , ia tersenyum melihat sera yang terus menggenggam tangan nya . sera yang menyadari vaari sadar langsung mencerca nya dengan banyak pertanyaan
" yang mana yang sakit?"
"di panggilin dokter ya "
__ADS_1
"apa masih pusing" tanya sera
vaari yang mendengarnya pun hanya bisa tersenyum , ia tak menyangka begitu besar sera mengkhawatir kan nya
"aku tak apa apa , hanya butuh istirahat aja , dan mungkin butuh vitamin pagi ini"
vaari tersenyum nakal memberi isyarat agar sera mencium nya .
sera yang memahami itu , langsung mencium bibir vaari .
mendengar suara vaari yang sudah bangun , arum dan didik pun langsung masuk tanpa mengetuk pintu dulu .
didik pun berdehem "ehemmm"
sera dan vaari pun melepaskan ciumannya
"sadar tempat donk , apa perlu aku sewain hotel" . kata didik menggoda .
__ADS_1
"kau ini mengganggu ku saja , lain kali kalau mau masuk itu ketuk pintu dulu" ucap vaari dengan kesal . karna ia merasa terganggu dengan ulah mereka berdua .
"apa yang terjadi , dan siapa yang melakukan nya?" tanya didik
saat sera akan menjawab , vaari menggenggam tangan nya
"hanya orang yang akan merampok saja" jawab vaari . ia bukan nya tak mau ngomong jujur . hanya saja ia tak mau memperpanjang masalah .
tak lama mereka pun pulang , mereka lega setelah melihat keadaan vaari .
"mengapa , kamu tak jujur pada mereka" tanya sera penuh selidik
"aku hanya tak mau menambah masalah , biar aku sendiri yang menyelesaikan nya" jawab vaari
"mengapa kamu tak membalas pukula ardi ?"
tanya sera
__ADS_1
"untuk apa , aku ingin dia puas memukuliku" selama kamu ada di sisiku .aku akan slalu baik baik saja .
asal ia tak menyakitimu itu sudah cukup bagiku . biar bagaimana pun ia sangat mencintaimu . dan aku yakin ia tak tau kalau kamu ada di sana saat itu . kalau ia tau , tak mungkin ia melakukan nya . selama aku ada di sisimu , maka aku akan aman "goda vaari".....