Sera Yang Malang

Sera Yang Malang
rumah sakit


__ADS_3

sera langsung memanggil taksi yang lewat , tuk membawanya ke rumah sakit .


Sesampainya di rumah sakit , vaari langsung di bawa masuk ke UGD . vaari sudah tak sadarkan diri saat masuk ke rumah sakit . sera gelisah mondar mandir . hingga dokter keluar dan ingin memindah kan vaari ke ruangan yang lebih bagus , sementara ardi yang merasa bersalah masih berdiri di ujung koridor . ardi tetap saja tak terima .


vaari masuk ke ruangan rawat , namun ia masih belum sadar . ardi lega mendengar kabar itu , lalu beranjak pergi . bahkan ia berharap vaari tak pernah bangun lagi .


sera selalu ada di samping vaari . ia tak pernah meninggalkan , walau sebentar . sera juga sudah mengabari arum dan didik yang kebetulan lagi main ke ibukota . arum ke ibukota karna sebentar lagi ia akan menikah . sedangkan didik setelah gagal di pernikahan pertama nya ia tak pernah berfikir tuk menikah lagi . ia hanya fokus tuk membesarkan anaknya .


tak berapa lama mereka pun datang . arum langsung histeris nangis dan memeluk vaari yang belum sadar . ia tak mau lagi kehilangan kakaknya .


mereka berjaga sepanjang malam , di depan ruangan vaari . karna dokter tak mengizinkan pasien di jaga di dalam ruangan lebih dari satu orang . maka hanya sera yang ada di dalam . karna akan mengganggu pasien beristirahat .


keesokan harinya vaari sadar , ia tersenyum melihat sera yang terus menggenggam tangan nya . sera yang menyadari vaari sadar langsung mencerca nya dengan banyak pertanyaan


" yang mana yang sakit?"


"di panggilin dokter ya "

__ADS_1


"apa masih pusing" tanya sera


vaari yang mendengarnya pun hanya bisa tersenyum , ia tak menyangka begitu besar sera mengkhawatir kan nya


"aku tak apa apa , hanya butuh istirahat aja , dan mungkin butuh vitamin pagi ini"


vaari tersenyum nakal memberi isyarat agar sera mencium nya .


sera yang memahami itu , langsung mencium bibir vaari .


mendengar suara vaari yang sudah bangun , arum dan didik pun langsung masuk tanpa mengetuk pintu dulu .


didik pun berdehem "ehemmm"


sera dan vaari pun melepaskan ciumannya


"sadar tempat donk , apa perlu aku sewain hotel" . kata didik menggoda .

__ADS_1


"kau ini mengganggu ku saja , lain kali kalau mau masuk itu ketuk pintu dulu" ucap vaari dengan kesal . karna ia merasa terganggu dengan ulah mereka berdua .


"apa yang terjadi , dan siapa yang melakukan nya?" tanya didik


saat sera akan menjawab , vaari menggenggam tangan nya


"hanya orang yang akan merampok saja" jawab vaari . ia bukan nya tak mau ngomong jujur . hanya saja ia tak mau memperpanjang masalah .


tak lama mereka pun pulang , mereka lega setelah melihat keadaan vaari .


"mengapa , kamu tak jujur pada mereka" tanya sera penuh selidik


"aku hanya tak mau menambah masalah , biar aku sendiri yang menyelesaikan nya" jawab vaari


"mengapa kamu tak membalas pukula ardi ?"


tanya sera

__ADS_1


"untuk apa , aku ingin dia puas memukuliku" selama kamu ada di sisiku .aku akan slalu baik baik saja .


asal ia tak menyakitimu itu sudah cukup bagiku . biar bagaimana pun ia sangat mencintaimu . dan aku yakin ia tak tau kalau kamu ada di sana saat itu . kalau ia tau , tak mungkin ia melakukan nya . selama aku ada di sisimu , maka aku akan aman "goda vaari".....


__ADS_2