Sera Yang Malang

Sera Yang Malang
bima


__ADS_3

vaari masih terus mencium sera , sera hanya diam membisu . tak tau apa yang harus ia lakukan .


"bagian mana lagi yang orang itu sentuh"


"aku tak rela kalau ada laki laki lain yang menyentuh mu" tanya vaari


"tak ada yang ia sentuh" jawab sera


ia terpaksa berbohong karna sera tak mau vaari salah paham lagi


aku hanya ingin menyelesaikan masalah , aku tak mau dia mengganggu kehidupan ku lagi . dan ia juga sudah berjanji tuk menjauhi ku ...


"syukurlah , smoga bukan hanya di mulut saja"


beberapa saat kemudian vaari menggandeng tangan sera tuk keluar kamar .


"kangen kangenan nya sudah" ejek arum


didik hanya tersenyum mendengar ocehan adik nya . sementara sera hanya tersipu malu .


akhirnya sore itu juga vaari mengatakan kalau ia ingin melamar sera . vaari sudah menyiapkan semua nya . bulan depan vaari ingin menikah dengan sera .

__ADS_1


sera kaget , ia tak menyangka kalau akan secepat ini . meskipun dalam hati , ia sangat bahagia . mengingat umur mereka yang sudah tak muda lagi dan status mereka yang duda dan janda , jadi mereka tidak membuat pesta . hanya kelurga dan teman teman terdekat saja .


kebetulan bulan depan adalah bulan lahir sera . dan vaari ingin hari pernikahan nya bertepatan dengan ulang tahun sera .


keesokan harinya sera berangkat ke toko , karna sudah beberapa hati ini absen . putra yang melihat kedatangan sera , langsung memberikan banyak pertanyaan


"kemana saja"


"aku bosan tiap hari , bima terus menanyakan keberadaan mu"


"lain kali kalau mau pergi ajaklah bima" putra terus saja nyerocos


"bulan depan aku menikah dengan vaari" jawab sera , langsung sera pergi berlalu meninggalkan putra yang bengong tak percaya.


"apa benar kamu akan menikah dengan cowok itu" tanya bima sambil tangan nya menggenggam jemari tangan sera .katakan kalau itu bohong . karna aku takkan pernah membiarkan itu terjadi ...


" ya , aku akan menikah bulan depan " jawab sera


dan aku harap kamu bisa menghargai keputusanku .


"baiklah , aku ingin mengajak mu makan . dan mungkin tuk yang terakhir , sebelum kamu menjadi istri orang

__ADS_1


"baik lah , kapan ?" tanya sera


"sekarang juga" jawab vaari


akhirnya sera keluar bersama bima menuju parkiran . putra yang melihat itu hanya bisa diam , karna ia tak melihat penolakan dari sera .


"mau makan di mana ?" tanya sera


"tenang saja , turuti saja apa mau ku" jawab bima dengan sinis


mobil yang ia tumpangi perlahan menjauh meninggalkan ibukota . sera menjadi panik , apa yang akan bima lakukan . ia mencoba mencari hp nya tuk menghubungi vaari . tapi ia tak menemukan nya


"tenang saja , hp mu aman" kata bima


sera kaget , ia tak menyangka kalau bima sudah merencanakannya .


sudah berjam jam di perjalanan namun bima juga mengatakan arah tujuan nya .


mobil mereka berhenti di depan sebuah rumah kecil . bima menarik tangan sera tuk masuk ke dalam rumah .


"aku bersumpah akan menghancurkan acara itu , aku takkan pernah membiarkan nya . aku tak mungkin sanggup melihat mu berada di sisi orang lain . aku sudah cukup menderita saat melihat mu dengan edo dan kini aku tak mau lagi kehilangan mu" kata edo berapi api

__ADS_1


sera tersentak mendengar kata kata bima ....


__ADS_2