
hingga kemaren pagi sera yang belum mendapatkan kabar akhirnya dengan di temani ardi , sera melaporkan kehilangan atas namamu . namun setelah sampai di depan kantor polisi ia justru melihat mobilmu sudah ringsek . dan polisi hanya menemukan KTP atas nama rendra , KTP mu tertinggal di bawah jok . jadi polisi memastikan mayat teman mu itu adalah dirimu karna tak menemukan identitas lain . setelah mendengar berita itu sera langsung pingsan dan ardi membawanya ke rumah sakit .
namun setelah sadar sera justru histeris , ia teriak teriak memanggil namamu .
akhirnya didik menyerahkan video yang di kirim ardi kemaren sore . vaari meneteskan airmata , ia tak menyangka akan seperti ini . ia juga semakin tak terima , kenapa selalu ardi yang ada di samping sera . saat sera sedang membutuhkan seseorang . didik membawa vaari naik ke lantai atas tempat sera di rawat . vaari berdiri terpaku melihat dari kaca pintu , ia melihat ardi menggenggam tangan sera . padahal tangan sera sudah di ikat di pinggir ranjang . sera terus histeris memanggil manggil nama vaari . ia melihat betapa terlukanya sera dan ardi dengan setia menemaninya meski itu menyakiti hatinya . vaari tau banget betapa sakit hati ardi melihat orang yang ia cintai begitu menderita . vaari membuka pintu dan ardi yang melihatnya pun terkejut . ia bingung dengan apa yang di lihatnya . di tengah kebingungannya , ada dokter yang masuk dan mempersilahkan mereka berdua tuk keluar .
akhirnya mereka berdua keluar . ardi terkejut saat mengetahui vaari datang bersama didik .
tanpa aba aba ardi langsung meninju vaari , hingga darah kental keluar dari ujung bibir vaari . vaari hanya diam saja tak berusaha membalas apa yang ardi lakukan .
__ADS_1
"sebenarnya apa yang ada di pikiranmu" tanya ardi
"maafkan aku , vaari tak tahu apa apa" ucap didik sambil membawa vaari duduk di kursi yang ada di depan ruangan .
"apa maksudmu?" tanya didik
"hp vaari hilang , aku memang berjanji akan mengabari sera kalau vaari sudah sampai . tapi aku tak mengabarinya . aku hanya ingin memberikan sedikit waktu tuk mereka berdua menyelesaikan masalahnya" ucap didik dengan penuh penyesalan .
"dia temanku , aku tak sengaja bertemu dengannya di sebuah mini market saat aku membeli minuman . karna aku lelah dan ingin sedikit santai akhirnya aku memutuskan ke malang naik kereta api . dan minta tolong padanya tuk mengantarkan mobilku pulang . dan masalah KTP , aku memang sudah mencarinya dari beberapa hari Yang lalu namun aku tak menemukan nya . ntah kenapa KTP itu ada di bawah jok . mungkin terjatu dan kegeser geser . setelah sampai di malang aku langsung ke rumah sakit . karna tujuanku ke sana memang tuk menjenguk ibu nya didik yang sedang di rawat .
__ADS_1
ardi mendengar penjelasan dari vaari . ia menyesal telah memukul vaari . ternyata ia sudah salah paham .
vaari terdiam lalu berkata
"bagaimana mungkin , baru 2hari yang lalu aku ke bengkel untuk mengecek kondisi mobilku"
"dan semua baik baik saja"
"bagaimana mungkin , tak mungkin bengkel itu berbohong . aku sudah langganan di bengkel itu dan semua orang bengkel juga sudah mengenalku" ucap vaari
__ADS_1
"dan aku sudah pastikan kondisi mobilku layak tuk melakukan perjalanan jauh" ucap vaari sambil terus berfikir .
"bima lah yang menyabotase mobilmu saat kamu masuk ke mini market" ucap ardi