
Hari ke 3 ku lalui masih dengan kesendirian, Rama masih mengirim chat hanya sekedar bertanya kabar ku. Aku sendiri, setelah menyelesaikan masalah Rony kemarin kembali ke kesibukanku seperti hari-hari biasanya.
Event hari ini Rektor yang turut serta, aku bersyukur setidaknya ada saja kegiatan yang aku lakukan dalam mengisi kesendirianku.
" Ser, nanti malam free kagak kamu?
" Ada apa mom?"
" Dad tidak bisa keluar nanti malam untuk event, sedang aku nanti juga ada jam diluar kan. Kalau kamu ada waktu bisa gantiin."
" Aish mom, modal ikut event kan besar Serra belum ada persiapan. Mana mendadak lagi mom."
" Halah kamu gimana sih, tinggal pemgumuman di semua forum beres. Pasti semua bakal datang bantu."
" Apa gak akan jadi beban buat mereka mom?"
" Nanti kan dibantu tim, yang penting kita ada perwakilan"
" Ok deh, nanti Serra lobi teman-teman lain."
Ikut event ? seumur-umur aku belum pernah ikutan event. Harus gimana dan bagaimana aku belum tahu.
" Nad, bantuin gue dong."
" Bantu apaan?"
" Gue disuruh gantiin rektor untuk event nanti malam."
" Terus masalah nya dimana?"
" Ih sompret, lue kan tau Nad. Gue kagak pernah ikutan yang begituan."
" Makanya dicoba Jaenab."
" Asem lue, nama gue keren diganti Jaenab"
" Santai saja kamu, tinggal duduk diam nanti biar aku yang komandani pasukan ku buat dukung lue."
" Pasukan apaan lue punya? nyamuk?"
" Heh, gak lucu."
Aku bukan orang awam soal event, tapi memang aku malas ikut begituan. Sering kali datang cuma untuk memberi dukungan, itu pun sebentar. Karna jujur aku tidak suka kebisingan🤭
*****
Malam ini malam ke 4 tiga hari lagi dari waktu yang ku beri untuk Rama. Siap kah aku dalam segala kemungkinan yang akan datang nanti?
" Gimana hasil event kemarin Ser? maaf banget aku tidak bisa datang."
" Menang dia Din, pasukan bayangannya banyak ternyata."
Ratih menjawab pertanyaan Dinda sambil cengengesan.
Dasar ya mana ada pasukan bayangan, aku tersenyum melihat tingkah mereka. Lucu !!
" Dapat dari mana pasukan emang kamu Ser? bukannya event terpecah ya? kalau semua dukung kamu yang dukung mom siapa?."
" Serra pakai pasukan bayangan Din, bukan anak-anak forum. Yang tergabung di forum semua dialihkan untuk bantu mom."
" Lo dapat dukungan dari luar maksudnya?"
" Iya Din, pasukan Nadya dan Rey yang keluar bantu aku. Lumayan, jumlah mereka banyak."
Aku menimpali agar tidak semakin panjang perdebatan tidak penting mereka.
__ADS_1
Ting !!
Ku lirik hanphone ku, huff berharap notif pelangi pijar berkedip ternyata hanya pijar merah yang nampak. Rektor!!
" Eh Ser, Lue buatin daftar anggotaan aktif dan bagi sandi baru buat masuk forum naga."
" Lo forum Naga mau diaktifkan juga dad? bagaimana dengan Singa, Elang dan lainnya?"
" Semua aktif, nanti Lue pegangan itu forum juga. Buat markasan sementara."
" Ok dad ngerti, segera dikirim data."
" Thanks Serra"
" Sama-sama dad."
Aku beranjak, kembali menenggelamkan diri dalam data-data di laptop. Setelah berpamitan pada Dinda dan Ratih tentunya.
Suatu usaha tidak akan hianati hasil, namun apakah hasilnya itu kita yang akan menuainya? WAllah hualam.
Ketika semua terlelap mungkin aku ada disebagian orang yang terjaga.
Insom yang memang aku punya sejak lama kini semakin parah. Hampir tiap malam aku kesusahan tidur, ditambah pikiran ku yang tidak pernah menentu membuat ku takut untuk memejamkan mata walau sejenak.
Aku takut disaat ku buka mata esok hari, apa yang ku takutkan benar-benar terjadi.
" Yank"
Aku tidak sedang mengigau kan ini? kupandangi chat itu. Kuat kan? aku bertanya pada diriku sendiri.
" Ya, disini 🙋♀️"
" Belum tidur?"
" Gak bisa tidur, ini juga lagi sambil baca biar ngantuk."
Pertanyaan apa itu? harus ku jawab jujur atau gimana?
" Belum mengantuk aja mungkin." Akhirnya hanya itu jawaban yang ku berikan
" Hemm, kok aneh ya sekarang."
" Aneh? apanya yang aneh?"
" Panggilanmu untukku tidak ada lagi, seperti orang asing. Seperti ngobrol sama teman bukan pacar"
" Kamu aja yang merasa begitu kali."
" mungkin, tapi memang aneh. Katakan ada apa?"
Astaga pertanyaan apa lagi ini, mana aku bisa jawab. Tidak mungkin juga aku jawab aku sedang membentengi hati dan perasaanku
" Ada apa? mau cerita?"
Aku terdiam, bukan aku tak mau bercerita tapi lebih tepatnya aku tidak bisa menggambarkan segala rasa yang sedang berkecamuk dalam hati dan jiwaku.
" Kalau tidak mau cerita ya sudah, aku mau tidur"
" Iya kamu tidur aja, aku tidak apa-apa kok."
" Yakin?"
" Iya aku baik-baik saja kok, cuma belum ngantuk aja ini. Bentar lagi mungkin, tidur duluan gih."
" Ok"
__ADS_1
Sangat kaku obrolan singkatku malam ini.
Ku pejamkan mata ku yang tiba-tiba basah, jatuh lagi air mata ini. Ternyata aku tak sekuat yang orang-orang lihat.
" Kuat Serra"
Ku semangati diri sendiri hanya untuk meredam emosi didadaku yang membuat sesak.
Ting !!
Kembali hanfhone ku berbunyi, Reyy tumben ngubungi aku malam begini?
" Ya Reyy, tumben. Ada apa?"
" Ade, gimana kabar kamu?"
" Ish Reyy, Alhamdulillah aku baik. Kamu sendiri?"
" Aku baik Ade, kangen kamu aku."
Aku tersenyum, Reyy tetaplah Reyy tidak pernah berubah. Ada beberapa orang yang memanggil ku dengan sebutan Ade.
" Kangen ku omeli ya Reyy?"
" Iya wkwkkw, kok kamu tau sih. Kalau lama nggak denger omelanmu itu, aku rindu De"
Haruskah aku tartawa atau malah marah? mana ada orang rindu diomelin.
Sekilas tentang Reyy, dia adalah salah satu temanku. Lebih tepatnya dia dari kelompok forum dimana Nadya ada didalamnya. Nadya, Reyy dan Risky mereka bukan anggota RK.
Tapi mereka ber 3 adalah teman-teman terbaik, ahli dalam bidang pelacakan data-data keanggotaan yang tersembunyi.
Reyy asli kalimantan ( lupa kan kalimantan mana, mau WA kok ya sudah malam ini 🤭). Cowok 26 tahun, dia juga bekerja paruh waktu di sebuah mini bar.
Risky asli lampung, dia paling jago otak-atik komputer. IT jurusan yang paling dia suka. Cowok cakep 27 tahun ini banyak penggemar karna dia supel.
Nadya asli dari garut, bawel kadang duldul sedikit. Namun dia sangat setia kawan.
" De, kapan kita bisa ketemu ya. Pengen lo aku kamu omeli langsung gitu."
" Ha"
" Iya kan kamu galak kalau ngomel, pengen secara langsung kamu omeli sih. Seru kali ya?"
" Kumat kamu Reyy."
" Tapi aku suka De, jujur kalau kamu ngomel aku justru bahagia. Karna dengan begitu aku tau kalau kamu sayang sama aku De."
" Pede kali kau elah, gimana kalau aku ngomel karna kesel?"
" Tetap aja senang, itu tandanya kamu perhatian sama aku."
" Ngubungi aku cuma mau ngegombal begini Reyy, capek dah."
" Wkkk, ya sudah met bobo ya De. Jangan mimpiin aku ya, nanti kamu kejang-kejang kalau mimpi aku. Secara aku kan cowok paling manis De😂."
" Narsis !!, tidur sana. Besok masih kerja kan kamu."
" Besok shif malam, mau tidur sepuasnya aku."
Banyak sudah gambar-gambar tak jelas yang dikirim Reyy sebagai akhir chat nya. Dasar Usil !!
******
TO BE CONTINUE
__ADS_1
Bab ini mungkin agak membosankan, tapi aku ingin mengenang teman-teman terbaikku. Aku Sayang Kalian.