
Dalam sebuah rasa ada asa yang selalu terpendam, ada nyala yang tak terlihat. Ada getar yang tak terungkap, ada cinta yang tak terucap namun ada pula luka yang membekas
...Sakit?...
Tentu saja, jangan menganggap remeh masalah hati, karna dampaknya akan semakin terasa jelas terlihat. Dan ujung pangkal kesakitan itu adalah " Kebencian"
°
°
°
Siang Ini sangat membosankan, aku kehabisan ide untuk membangun mood baik dalam diriku.
" Nad, lue ada kegiatan kagak?"
" Ada diforum gue, sini aja masuk. Nih anak-anak lagi main game"
" Bosen gue Nad"
" Tumben? kagak ada kegiatan emangnya hari ini kamu Ser?"
" Ada sih agendanya, tapi lagi males nih. Gak mood banget"
" Ya sudah sini lue, kita nyanyi bareng"
Terakhir kali aku masuk forom khusus saat event dan terakhir bersama Bang Al. Aku tergolong malas akan kebisingan.
Ketenangan dan kesendirian cenderung bisa memberiku waktu dan tempat yang nyaman untuk berfikir.
" Kenapa lue?, cerita sini". Nadya masih kekeh bertanya.
" Kagak tau gue juga, tiba-tiba ilang mood aja hari ini."
" Pasti ada masalah, kagak mungkin lue badmood tanpa sebab. Gue tau Lue, kalau cuma masalah kecil kagak mungkin bisa mengganggu mood lue."
Huuft...
Memang pada sebagian teman-teman terdekatku, aku tidak pernah bisa menyembunyikan apapun. Mereka terlalu peka sama sikap dan sifatku selama ini.
" Ini selebaran apaan Nad?" Aku mencoba mengalihkan pembicaraan jujur masih malas aku bahas hal itu.
" Oh, itu brosur event. Lue mau ikutan kagak? mayan lah buat hiburan."
" Kapan?"
" Minggu depan, Lue baca dulu dengan teliti. Kalau minat hubungi gue atau Lue bisa langsung mendaftar sama Vhee. Nomer nya sudah terterah disana."
" Gue cek jadwal dulu nanti Nad, takut bentrok."
Aku harus memastikan jawal ku tidak sibuk, paling tidak RK tidak ada masalah.
" Iya pikirkan lagi, lumayan Ser bisa buat hiburan. Siapa tau mood lue akan kembali baik"
Hari minggu itu artinya tiga hari lagi, cukupkah persiapan ku? tapi sudahlah aku bukan ingin menang hanya ingin mencari hiburan.
" Gue ikut lah Nad, tapi lue bantu ya."
" Lah bocah, suruh pikir-pikir dulu malah langsung ambil keputusan ckck. Yakin lue gak sibuk dihari itu?"
Aku tau Nadya mengatakan itu karna tau kegiatanku selama ini, walau semua orang melihat ku hanya diam dan tidak melakukan apapun, tapi pada kenyataannya banyak hal yang aku urus.
" Udahlah, Gue mau ikut Nad. Tolong bantu urus semuanya ya."
" Ok aman, biar semua jadi urusanku. Lue terima beres aja ya, siapin mental saja kalau-kalau Lue kalah nanti"
" Sompret Lue, belum apa-apa udah nyumpahin gue kalah!."
Hahahahah !! Nadya tertawa lepas. Ckck dasar ya teman sompret Lue Nad.
Aku tersenyum, ya sepertinya aku memang memerlukan perubahan. Sekali-kali bisa nyoba berbaur dalam forum berisik itu🤭. Siapa tau bisa membuat mood ku yang akhir-akhir ini naik turun bagai rolen coster bisa sedikit stabil.
__ADS_1
°
°
°
" Malam Pangeranku🤗"
" Malam Queen, kangen ya seharian ini kita nggak ngobrol?"
" Kalau kangen mah tiap waktu juga kangen yank"
" Masa sih?"
" Nah kan malah gak percaya, kebiasaan sih kamu yank. Selalu meragukan aku"
" hahahaah"
" Bukan meragukan yank, tapi pengen denger aja kamu bilang kangen"
" Dasar jahil"
" Jangan ngambek, hilang cantiknya nanti. Kamu sedang apa sekarang queen?"
" Lagi balas chat mu yank😜"
" Balas dendam nih ceritanya?"
" wwkwkwk syukurin emang enak dijahilin, sayank lagi apa?"
" Baru pulang kerja sayankku, capek banget yank. Coba kamu ada disini pasti enak, ada yang mijitin."
" Dih jadi tukang pijit dong aku yank"
" Sekali-kali kan yank, masa mau manja-manja terus."
" maunya manja ih, peluk yank"
" Sini 🤗🤗😘😘😘😘 Love you queen"
Nah kalau sudah begini, lupa kan sama tujuan awal aku chat dia kan.
" Yank, aku mau minta ijin"
" ijin buat?"
" emmm, aku mau ikutan event. Malam minggu besok, boleh kan yank?"
" Event apaan itu? tumben yank, biasanya nggak pernah tertarik sama yang begituan?"
" Pengen nyoba yank, event nya sih seperti tempo hari waktu gantiin dad itu yank"
" Kagak sibuk hari itu emang?"
" Kagak yank, lagian aku kan bisa ijin dad. Jadi bisa diganti sama teman-teman yang lain saat aku off kan."
" Ya sudah kalau emang sayank mau ikutan, daftar aja ya. Nanti aku ikut datang nonton sayank event ya"
" Eh, emang kagak kerja yank?"
" Kerja sayankku, masih shif malam. Nanti aku usahain buat datang ya"
" Iya, tapi kalau memang tidak memungkinkan jangan dipaksain ya yank."
" Siap queen, apa sih yang gak buat kamu."
" 😝😝😝"
°
°
__ADS_1
°
" Ser, kamu jadi ikutan event?" Dina bertanya pagi ini
Aku tahu ada banyak pertanyaan, namun mereka sungkan untuk sekedar bertanya padaku.
" Lo, emang ada event lagi ya? gantiin dad lagi kah kak Serra?"
" Bukan Lala bukan event dad, tapi asli event Serra" Ratih menjawab Lala yang terbengong.
" Kok tumben kak?"
" Pengen aja sih La, mau nyoba membawa namaku sendiri."
" Tapi seriusan kan kak, hahaa maaf bukan gak percaya ini. Tapi dari awal saya gabung dan kenal kakak sampai sekarang hanya sekali saja ikut andil dalam event, itu juga karna gantiin dad waktu itu?"
" Serius, aku sudah mendaftar juga kok. Tinggal pilih kursi aja sih ini."
" Wah yakin menang dah kalau kak Serra maju" Seru Lala
" Hust, ngawur kamu. Lawanku juga petinggi-petinggi forum lain lo, yakin aku mereka kuat dan juga banyak pendukung."
" Semangat Ser, jangan menyerah. Pasukan kamu kan banyak, insyaAllah menang lah."
" Pasukan nyamuk ya hahaha."
Teman-teman sangat serius menanggapi, padahal aku iseng aja ikutan event karna suntuk.
" Teman-teman ini aku kan belum milih kursi ya, enaknya milih nomer berapa ya🤔?"
" Nomer lima, enam atau delapan Ser"
Aku beralih ke chat pribadi meninggalkan mereka yang lagi berbincang tentang kursi untukku, haha jahara kan ya.
" Yank, menurutmu aku mending pilih kursi nomer berapa?, nomer enam apa delapan?"
" Aku sih suka nomer enam yank, tapi kalau pilihan teman-teman dan kamu beda juga gak masalah yang penting kamu senang." Rama menjawab pertanyaanku
" Ok deh"
Aku kembali ke forum pribadiku, hahaha sudah banyak chat disana. Padahal aku cuma sebentar tadi chat sama Rama.
" Menurutku di nomer lima itu suka ada tampolan salah, suka nyasar gitu." Ratih tertawa sama usulnya sendiri
" Mending di nomer delapan, di ujung itu enak. Kadang yang baru datang juga lihatnya ujung dulu karna kursi yang lain biasanya pada ketutup chat penonton."
Ini Ady yang lagi chat
" Aku suka dinomer enam, tapi terserah sayangku mau pilih kursi nomer berapa yang strategis" Eh Rama nyimak ternyata.
" Ser, lue mau pilih kursi berapa terserah. Yang jelas pasukanku sudah siap untuk event Lue"
" Wih, asyik nih. Nadya sudah booking semua pasukan nya ternyata, nah Ser semangat dong" si Kakek ikut nimbrung
Aku tersenyum, mereka bercanda, tertawa dan saling mengejek tapi juga saling menyayangi satu sama lain.
" Sayank, kalau sudah waktunya kasih tau aku lagi ya. Kamu tau kan, kadang aku pelupa yank. Aku juga mau datang dan dukung kamu, aku mau lihat kamu menang yank" Rama kembali ke chat pribadi denganku
" Iya yank, masih dua hari lagi. Oh ya aku sudah nentuin kursi nomer delapan yank, gak apa-apa kan? maaf karna pertimbangan banyak teman jadi aku ikut mereka."
" Gak apa-apa sayankku, demi kamu kan? aku senang liat antusias teman-teman kamu yank, mereka sangat mendukungmu. Aku iri yank"
" Ha, iri kenapa?"
" Iri karna kamu banyak yang menyayangi, aku iri karna tidak bisa selalu ada didekatmu seperti mereka"
" Tapi aku lebih menyayangimu, sudah jangan iri. Porsi sayangku buat semua sama rata, tapi kamu yang special yank"
" Terimakasih queen"
*******
__ADS_1
Thanks buat teman- teman yang masih setia mendukungku. Tapi untuk cerita ini mungkin akan sangat lambat,mohon di makhlumi🙏
☆bukan karna siapa aku, tapi karna siapa yg di hatimu, jika bukan aku lalu apalah artinya ku bertahan ☆