SISTEM MILIADER TERKAYA

SISTEM MILIADER TERKAYA
SMT CH25


__ADS_3

"wah piknik gak ngajak ngajak untuk ibu bilang"ucap Andre setelah duduk dan ingin mengambil makanan milik Andri.


"ka Andre kalau mau itu ambil sendiri jangan punya Andri di ambil"protes Andri tidak terima saat tangan Andre ingin mengambil chicken nugget nya.


"ye pelit amat sih ka kakak minta satu"ucap Andre.


"gak mau ambil sendiri"jawab Andri dan kembali melanjutkan makannya.


"sudah anak teman teman mu ikut gabung saja kalau lapar ambil saja di keranjang jangan ganggu punya andri"ucap Dani ke Andre dengan lembut.


"hehehehe gak kok ka cuman mau ngerjain Andri doang kok, eh gys sini gabung sekalian kenalin ini adikku namanya Andri Anggara terus ini kakak ku namanya Dani Anggara dan ini pacar ka Dani namanya mbak putri rani"ucap Andre memperkenalkan kakak adik dan pacar Dani ke semua teman teman nya yang ikut.


"halo ka Dani dan ka putri"ucap mereka kompak.


"halo juga"jawab putri.


"halo juga ayo duduk sini sekalian kalau lapar ambil saja di keranjang dan kalau haus itu di box biru"ucap Dani ke teman teman Andre.


"iya ka"jawab mereka kompak lagi.


karena lapar mereka mengambil makanan yang ada di keranjang yang mana di ketua oleh Andre yang pastinya.


"ka Andre aku minta nugget nya"ucap Andri.


"gak ah kan Andri sudah banyak tadi"ucap Andre bercanda.


"ka Dani masa ka Andre gak mau ngasi Andri nugget lagi sih"ucap Andri mengadu ke Dani.


"sudah gak apa apa kan gampang tinggal jangan ajak saja ka Andre nya buat nonton bioskop"jawab Dani menenangkan adik bungsunya itu.


"oh iya awas saja gak bakal Andri ajak ka Andre buat nonton Boboiboy di bioskop wek"ucap Andri ke Andre seraya mengejeknya.

__ADS_1


"wah jangan dong yang Mulya pangeran yang terhormat masa ka Andre gak di ajak sih ini ini kak Andre kasi nugget nya tapi janji bakal ngajak kakak pergi yah"ucap Andre ke Andri.


"wuh gak mau ngajak ka Andre pergi ke bioskop"ucap Andri bahagia karena sang kakak takut tidak di ajak.


"sudah sudah kalian lanjutin makannya kakak mau ngajak Andri buat beli nasgor buat ka putri soalnya dia lapar"ucap Dani menengahi.


"Andri mau ikut gak"ajak Dani ke Andri.


"mau ka"jawab antusias Andri.


"yah udah ayo mbak di sini atau mau ikut"ucap Dani menawari.


"gak ah aku tunggu di sini saja belinya 11 porsi yah"ucap putri dan di jawab anggukan kepala oleh Dani.


"yah sudah aku pergi dulu yah, Andre kakak titip mbak putri yah"ucap Dani lalu pergi seraya menggendong Andri di pundaknya.


"di lihat lihat ka Dani sama Andri bukan seperti kakak Adek yah tapi seperti bapak dan anak"ucap salah satu teman Andre.


"we jangan salah bahkan ka Dani hampir membunuh orang gara gara andri"ucap Andre.


"lah kok bisa, kenapa mbak gak tau yah emang masalahnya apa sih"tanya putri ke Andre.


"yah aku juga gak tau pasti sih ka apa awal permasalah yang jelas saat aku bapak dan ibu datang wajah salah satu anak di sana merah dan ada bapak bapak yang wajahnya sudah babak belur oleh ka Dani sih sama di pipi Andri ada bekas merah sih"jawab Andre.


"wih gila jangan jangan bocah itu nampar Andri terus mereka kelahi terus orang tuanya di panggil nah pas datang malah duluan bapak anak itu lalu nampar Andri terus ka Dani gak terima kali anak itu di tampar Sama bapaknya di gebukin kali"tebak salah satu dari teman Andre yang laki laki.


"wah bisa jadi itu, kalau itu benar sih boleh boleh tuh punya kakak seperti ma Dani baik tampan perhatian dan menjadi sosok tameng terdepan buat keluarga komplit lah"jawab teman Andre yang laki laki.


"wih the bas lah kalau gitu sih"ucap yang lain.


lalu mereka melanjutkan bercerita sedangkan di Andri dan Dani mereka sedang menuju ke tempat piknik dengan Andri yang membawa satu kantong plastik yang berisi nasgor sedangkan Dani dia membawa 3 kantong plastik tak itu nasgor dan minuman.

__ADS_1


tak lama saat sedang bercerita datang lah Dani dan Andri yang membawa makanan dan minuman untuk mereka.


"sudah ceritanya ini makan dulu tadi kalian kan hanya makan nugget takutnya kalian kelaparan di jalan"ucap Dani menyelam mereka bercerita.


lalu Andri membagikan nasgor dan Dani membagikan minuman sedangkan putri dia sedang mempersiapkan piring untuk Dani dan Andri.


"lah punya kamu kemana mbak"tanya Dani karena baru sadar hanya ada dua piring itu miliknya dan Andri.


"ini punya ku dan punya kamu aku Satukan saja lagian kamu pasti repot kalau harus menyuapi Andri makan dulu lalu baru kamu"ucap putri.


"ka kalau mau mesra mesra jangan di depan anak sekolah dong"ucap Andre cemberut.


"alah bilang aja ka Andre iri sama ka dani"ucap Andri seraya menerima suapan dari Dani.


"Andri kalau lagi makan gak boleh ngomong"ucap Dani ke Andri.


"gak apa apa kok ka uhuk uhuk"belum selesai Andri ngomong dia sudah batuk batuk karena keselek makanan.


Dani yang panik langsung mengambil minum dan langsung memberikan ke Andri yang lagi batuk.


setelah minum Andri merasa lebih baik.


"nah kan sudah Kakak bilang kamu ini ngeyel sih gimana kalau kamu kenapa Napa coba"ucap Dani sedikit marah ke Andri yang membuat Andir langsung menunduk karena takut sang kakak marah kepadanya itu.


"sudah mas andri kan masih kecil jadi belum mengerti apa apa kamu jangan marah marah gitu kenapa takutnya nanti Andri malah balik marah sama kamu dan jadi benci sama kamu"ucap putri lembut ka Dani.


Dani yang mendapat sedikit pencerahan jadi sadar.


"maaf yah dek kakak tadi tiba tiba marah sama kamu soalnya kakak gak mau kamu sampai kenapa Napa sudah yah lanjut lagi makannya tapi ingat makannya gak boleh sambil ngomong"ucap Dani kembali lembut ke Andri.


semua teman teman Andre melihat segitunya sayang Dani ke Andri sangat merasa iri karena mendapatkan kakak yang begitu baik perhatian dan sangat penyayang.

__ADS_1


__ADS_2