SISTEM MILIADER TERKAYA

SISTEM MILIADER TERKAYA
SMT CH74


__ADS_3

Setelah itu Dani Andre Agung dan ke 17 anak laki laki itu membangun tenda untuk mereka tidur malam ini karena itu adalah usulan dari bapak bapak yang ada di dalam rumah keluarga Dani sekarang ini.


Setelah membangun tenda selama 20 menit lebih akhirnya selesai juga dan Agung bersama Andre bertugas untuk membeli cemilan tambahan untuk stok mereka malam ini dan juga besok pagi karena dalam rencana mereka besok pagi akan ada film drama gratis untuk di tonton dan sayang untuk di lewatkan.


Setelah itu Dani pun membagi 17 anak anak itu untuk menjadi 1 kelompok berisikan dua orang dan untuk Andri sendiri dia akan satu tenda dengan Dani sehingga ke 16 anak anak itu menjadi 8 kelompok termasuk Agung Andre dan Dani bersama Andri jadi pas mereka 1 tenda nya dua orang.


"ok bocah bocah bandel sekarang kita mau main apa ini mau mabar atau bagaimana"tanya Dani ke Anak laki laki yang duduk di dekat Dani.


"gimana kalau yang bisa main boleh mabar sedangkan yang gak mau main bebas mau main apa saja asal jangan jauh jauh main nya bagaimana ada yang keberatan"ucap Dani lagi ke Anak anak itu.


"ka Dani Robin gak bisa main jadi boleh gak Robin lihat ka Dani main sama yang lain"tanya bocah laki laki yang kira kira berumur 4 tahun itu.


"tentu saja boleh dong masa ka Dani larang jangan kan Robin nonton mau main juga gak apa apa ok"jawab Dani ke Robin dan di balas anggukan kepala oleh bocah itu.


"ok siapa lagi yang gak ikut main"tanya Dani lagi ke anak laki laki di sana.


"Aku ka"ucap Edo yang berumur 3 tahun Davit yang berumur 4 tahun dan Septa yang berumur 4 tahun juga.

__ADS_1


"ok jadi yang gak ikut main itu Robin Davit Septa dan Edo ya yang lain masih ada yang gak mau main atau mau main semua"tanya Dani ke anak laki laki di sana.


"mau ka"ucap 13 anak laki laki di sana termasuk Andri.


"ok yang mau satu tim dengan ka Dani siapa saja angkat tangan"tanya Dani ke anak laki laki di sana.


Setelah Dani bertanya 13 anak laki laki di sana angkat tangan semua termasuk Andri juga tak mau ketinggalan.


"aduh Andri kamu kan jago masa mau mabar juga sama kakak mending Andri mabar sama yang lain nanti sekalian Andri bantu kakak biar cepat mereka dapat kebagian buat mabar nya"ucap Dani ke Andri.


"ya ka tapi Andri juga mau mabar sama ka Dani juga sama kaya yang lain nya" ucap Andri ke Aldo dengan wajah yang murung.


"ok lah kalau gitu tipi Andri minta isi kan diamond ya"ucap Andri ke Dani.


"sip nanti kakak isi kan diamond buat kamu spin spin nanti"jawab Dani ke Andri dan di balas dengan senyuman senang oleh Andri.


Setelah itu Dani dan Andri pun mabar dengan anak laki laki yang lain seraya menunggu Andre dan Agung pulang dari membeli Snack.

__ADS_1


Setelah itu tak lama Agung dan Andre pun datang dengan bawaan yang sangat banyak untuk mereka semua hingga besok.


Setelah itu mereka bermain bersama dan Dani Andre Agung dan Andri masing masing bermain dengan tiga orang anak anak supaya mereka bisa mabar bersama bahkan Dani sempat membuat turnamen kecil kecilan dengan hadia diamond buat tiga pemenang dan turnamen itu solo semua namun sebenarnya Dani tidak akan pilih kasih dia memberi semua yang ikut turnamen itu namun untuk yang juara satu dua dan tiga mereka mendapatkan lebih banyak sehingga anak anak itu tidak ada yang merasa cemburu sedangkan Andri Andre dan Agung mereka ingin ikut namun langsung di tolak mentah mentah oleh Dani karena kalau mereka bertiga ikut sudah pasti mereka bertiga yang akan menjadi juaranya dan yang lain pasti tidak memiliki harapan untuk menang apa lagi Andre dia sudah banyak memenangkan turnamen di desa maupun di sekolah sehingga kemampuan Andre tak usa di ragukan lagi.


keesokan pagi nya teriakan ibu ibu menggema di halaman rumah keluarga Dani saat mereka akan memetik bahan bahan yang akan mereka masak namun saat keluar mereka melihat sepuluh tenda ada di halaman rumah dan saat di buka ternyata semua anak laki laki berada di sini semua sehingga membuat satu rumah gempar semua.


Sedangkan untuk Dani dan anak anak laki laki yang lain mulai terbangun mendengar teriakan dari ibu ibu itu dan bersiap untuk melihat film gratis itu.


Seraya mengambil cemilan semua anak laki laki di dalam tenda itu mulai melihat semua ibu ibu memarahi suami mereka masing masing termasuk ibu Dani juga memarahi ayah Dani karena ketiga anak nya juga ikut tidur di luar.


"apa apa an sih mas masa anak anak di suruh tidur di luar bahkan Andri juga ikut ikutan juga kalau Dani dan Andre aku tak masalah tapi kenapa Andri juga ikut ikutan tidur di luar sih"teriak ibu Lia berteriak ke suami nya itu.


"mas gak tahu kalau Andri juga ikut tidur di luar loh mas kan bilang sama Dani untuk yang laki laki untuk tidur di luar biar jaga jaga takutnya ada apa apa gitu mas gak tahu sampai anak anak yang lain juga ikut ikutan tidur di luar loh"ucap ayah Dadang mencoba membela dirinya.


"bohong bu ayah bilang ke Dani buat semua anak laki laki untuk tidur di luar biar berjaga supaya gak ada maling gitu bahkan paman paman dan bapak yang lain juga setuju kom"ucap Dani mencoba memanas manasi situasi bahkan bapak Septi Putri dan paman dari tiga keluarga itu juga ikut terseret dalam masalah itu.


"waduh parah bu masa yang kecil juga harus ikut sih kalau Andre sih sudah Andre usir dari kamar deh itu mah"ucap Andre juga ikut memanas manasi suasana.

__ADS_1


"benar bu badan Andri gatal semua gara gara banyak nyamuk di dalam tenda"ucap Andri yang membuat ayah Dadang menatap ketiga anak nya dengan tatapan tak percaya termasuk semua bapak Putri bapak Septi dan paman Dani juga menatap tiga bocah nakal itu dengan wajah yang frustasi.


__ADS_2