
"permisi pak"ucap orang yang baru masuk ke dalam ruangan Dani itu.
"yah silahkan duduk"ucap Dani seraya mempersilahkan dua orang yang baru masuk itu.
lalu dia laki laki itu pun duduk di kursi yang ada di depan Dani.
"baik lah untuk kamu tunggu sebentar yah, jadi Anton bagaimana dengan dua tikus kotor itu apa sudah kamu urus semua mereka dan keluarganya"tanya Dani ke asisten nya itu.
"sudah pak mereka semua masuk ke daftar hitam milik perusahaan kita pak dan juga saya sudah mengabarkan semua rekan bisnis kita untuk memasukan mereka ke dalam daftar hitam di perusahaan mereka juga pak"jawab Anton sang asisten Dani.
"bagus kalau begitu di posisi mana saja yang kosong saat ini"tanya Dani ke ke anton sang asisten nya itu.
"ada tiga kepala divisi yang kosong dan duanya lagi itu manajer keuangan dan juga kepala pengawas kontruksi pak"jawab Anton atas pertanyaan Dani itu.
"hem baik lah untuk manajer keuangan aku ingin dia yang mengisinya dan untuk kepala pengawas kontruksi aku sudah memiliki nama untuk itu dan tugas kamu adalah mencari pengganti tiga kepala divisi bangsat itu"ucap Dani ke Anton.
"siap pak laksanakan"jawab Anton sang asisten.
"dan untuk kamu siapa nama kamu"tanya Dani seraya melirik ke laki laki yang satunya.
"nama saya Ahmad Tubagus pak biasanya di panggil Bagus pak"jawab laki laki yang duduk di kursi yang satunya yang ternyata bernama Ahmad Tubagus.
"baik lah Tubagus saya akan menaikan jabatan kamu langsung sebagai manajer keuangan perusahaan saya memberikan kepercayaan ini kepada kamu dan saya berharap kamu tidak pernah berkhianat ataupun menjadi tikus di perusahaan saya ini kalau sampai kamu menjadi tikus atau berkhianat saya jamin hidup kamu dan semua keluargamu akan lebih buruk dari lima orang tadi kamu paham kan"ucap Dani dengan santai namun dengan intonasi yang mencekam dan juga dengan tegas.
__ADS_1
"baik pak saya akan janji tidak akan berkhianat atau pun menjadi tikus di perusahaan ini"ucap Bagus seraya berjanji ke Dani.
"saya tidak suka janji janji busuk yang saya butuhkan itu bukti dan juga tindakan saya tidka butuh yang namanya janji karena janji sudah tidak ada harga nya lagi saat ini"ucap Dani menohok tanpa berfikir karena apa ada di pikirannya akan langsung Dani ucapkan apa bila menurutnya itu benar.
"baiklah kamu bisa membereskan barang barang mu di ruang sebelumnya dan langsung pindah ke ruangan manajer keuangan hari ini juga dan apa bila kamu ingin bertanya kamu bisa langsung bertanya ke Anton dan yah saya tekankan sebelum kamu menjadi angkuh kedepannya saya harap kamu bisa mengajarkan anak anak mu ataupun istri dan keluargamu untuk berfikir terlebih dahulu sebelum bertindak dan saya harap kedepannya keluargamu tidka salah menyinggung orang apa lagi menyinggungku kalau itu terjadi aku harap kamu ikhlas untuk kehilangan orang tersebut"ucap Dani memberikan peringatan ke Bagus karena Dani sempat menyelidiki semua latar belakang keluarga Dani dan juga ada beberapa yang memiliki masalah di keluarga mereka bahkan ada yang angkuh dan juga selalu menindas seenak mereka saja.
"baik pak saya janji kalau keluarga saya tidka ada yang akan bertindak sembrono kedepannya"ucap Bagus ke Dani.
"saya mau tindakan dan bukti bukan hanaya sekedar janji kalau tidka ada kendala atau sesuatu yang ingin kalian sampaikan kepada ku kalian boleh keluar"ucap Dani seraya mengusir mereka.
"baik pak kami izin pamit dan yah masih ada satu hal lagi pak para investor di bidang kontruksi semakin berani pak untuk melakukan semau mereka bahkan ada investor yang tertangkap basah sedang melakukan pelecehan ke seorang pegawai pak"ucap Anton ke Dani.
"ah masih aja ada bajingan, baiklah kamu kumpulkan semua investor saat ini aku ingin mengadakan rapat dadakan kalau mereka tidak ingin datang di persilahkan untuk angkat kaki bila perlu saya yang akan membeli saha milik mereka"ucap Dani ke Anton.
"baik pak saya akan menyampaikan ke semua investor supaya mereka menghadiri rapat hari ini"jawab Anton.
"baik pak saya izin pamit"ucap mereka berdua seraya berdiri dari kursi itu dan keluar dari ruangan milik Dani.
dan tak lama dua pegawai Dani keluar hp dari berdering yang menandakan kalau ada yang menelpon nya.
"halo"ucap Dani setelah tersambung.
"halo sayang kamu jam berapa pulangnya"tanya orang yang menelpon Dani yang ternyata itu adalah Putri sang kekasih.
__ADS_1
"mungkin jam 12 aku pulang sayang"jawab Dani.
"ok aku tunggu yah di rumah"ucap Putri ke Dani.
"ok sayang kamu gak ada yang mau di titip saat aku pulang nanti"tanya Dani ke Putri.
"hem aku mau nitip sesuatu tapi aku takut kalau kamu malu buat membeli itu sama kaya cowok lain"ucap Putri ke Dani.
"kamu mau nitip apa sih emang nya kok sampe sampe aku malu kalau membeli itu"tanya Dani ke Putri.
"em itu aku titip pembalut sama minuman penghilang nyeri"ucap Putri seraya malu malu ke Dani.
"oh kamu lagi datang bulan ya"tanya Dani memastikan.
"heheheh iya aku lagi datang bulan ini"jawab Putri seraya tersenyum malu.
"yah sudah nanti aku belikan sama kamu mau nitip makan apa"tanya Dani ke Putri memastikan.
"em terserah kamu aja kalau soal makanan nya"jawab Putri.
"yah sudah nanti aku belikan yah tapi aku mau siap siap dulu soalnya bentar lagi ada rapat selesai rapat ini aku bakalan ngecek laporan lagi terus baru pulang"ucap Dani ke Putri dan di jawab anggukan oleh Putri.
"yah sudah aku tutup dulu yah dah"ucap Dani seraya mematikan sambungan telpon itu.
__ADS_1
pov Putri.
hari ini Putri sangat gembira karena di rumah ini hanya akan ada dia dan Dani karena semua keluarga yang lain sudah pulang terlebih dahulu maka dari itu Putri merencanakan untuk memberikan kesucian nya kepada Dani pada hari ini dan pagi ini juga Putri langsung mendekor kamar utama yang mana kamar itu akan menjadi kamar mereka berdua saat sudah menikah nanti tapi Putri yang sudah sangat mencintai Dani akhirnya memutuskan untuk memberikan kesuciannya hari ini.