SISTEM MILIADER TERKAYA

SISTEM MILIADER TERKAYA
SMT CH31


__ADS_3

"heheheh belum lah sengaja"jawab putri atas pertanyaan dari Dani.


"ngapain masih nungguin sudah tahu aku gak bawa handuk malah masih disini sampe sampe bohong lagi tadi jawabnya"ucap Dani seraya menggunakan pakaiannya.


"hahahah habisnya aku masih belum puas lihat perut kamu yang wow itu"ucap putri.


Dani hanya bisa terdiam melihat sifat pacarnya yang wow itu.


"yah sudah ayo turun aku sudah selesai ganti pakaiannya"ucap Dani ke putri.


"oh yah sayang kamu sudah Peking pakaian belum yang akan di bawa ke Palembang soalnya dua hari lagi kita bakalan berangkat ke palembang"tanya Dani ke putri seraya keceplosan mengucapkan kata ' sayang '


"ciye yang mulai manggil sayang sekarang"ucap putri seraya menggoda Dani.


Dani yang mendengan godaan dari putri karena dia keceplosan menjadi malu sendiri.


"gak usah malu sayang aku suka kok kamu manggilnya gitu apa lagi di depan banyak orang biar mereka tau kalau kamu sudah ada yang punya sehingga mereka tidak memiliki niatan untuk mendekatimu lagi nantinya"ucap putri seraya mengelus pipi Dani.


"udah ah geli aku, yok turun"ajak Dani ke putri.


lalu putri dan Dani pun turun menuju ruang makan.


dua hari pun berlalu dengan membosankan karena keseharian Dani seperti itu itu saja pagi joging lalu melihat perkebunan, peternakan dan usaha usaha Dani yang lain serta toko toko yang sudah mulai Dani buka mulai dari 2 hari terakhir dengan bantuan sang bapak.


"yang yok cepetan kita mau berangkat ini"ucap Dani seraya membawa tas yang berisikan pakaian yang akan di gunakan oleh putri selama di Palembang nanti.


"iya yang sebentar aku lagi siapin sepatu dulu sama ini Rokok dan minuman serta pil vitamin kamu juga"ucap putri keluar dari kamar Dani setelah membereskan pakaian Dani dan dirinya serta semua keperluan Dani dan juga pil vitamin milik Dani juga karena kemarin Dani merasa dia kurang sehat.


"yok, re kamu yang nyetir yah nanti kalau sudah di kota baru kakak yang nyetir"ucap Dani ke Andre.


"beres ka, ka putri sama ka dani duduk di belakang saja yah"ucap Andre ke Dani.


"oh yah sudah tapi ingat bawa mobilnya harus fokus jangan sampai kamu lengah karena pacaran saat menyetir mobil"ucap Dani memberikan nasehat ke Andre.


"beres yok semuanya masuk kita berangkat"ucap Dani.


lalu putri Dani Andri Andre dan Septi pun masuk ke dalam mobil untuk berangkat ke Palembang.


"pak Bu kita berangkat dulu yah"ucap Dani seraya membuka kaca mobil.

__ADS_1


"iya sayang kalian hati hati yah di jalannya"ucap ibu Dani membalasnya.


"ok Bu"jawab mereka semua.


oh yah putri dan Septi mereka menginap di rumah keluarga Dani karena kalau mereka menjemput ke rumah masing masing akan memakan waktu yang lama jadi Dani mengusulkan untuk menginap di rumah keluarga mereka dan untuk putri dan Septi mereka tidur di satu kamar yang sama ya itu di kamar tamu.


kembali ke dalam mobil Andri sedang asik asiknya nonton YouTube kesukaannya ya itu Boboiboy.


"sayang tidur dulu yah soalnya perjalanan kita masih jauh takutnya kamu muntah di dalam mobil"ucap Dani ke sang adik dengan lembut.


"ah ka gak mau Andri belum ngantuk sama Andri gak mabuk mobil kok"ucap Andri menolak ucapan sang kakak.


"yah sudah tapi ingat yah kalau ngantuk tidur sama kalau mau muntah bilang biar kita stop"ucap Dani ke Andri.


"iya ka"jawab Andri singkat.


lalu perjalanan pun di lanjutkan hingga 1 jam pun tak terasa dan akhirnya Andri pun muntah di dalam mobil.


"Hoek Hoek Hoek"suara Andri yang lagi muntah di mobil dan pas di badan dan pangkuan Dani.


"astaga dek ka sudah kakak bilang aduh"ucap Dani ke Andri.


"beres ka"Jawa Andre.


sedangkan putri dengan telaten membersihkan mulut Andri dari sisa muntahannya dan dengan lembut dan juga dengan terlatih tentunya.


"nah ka di depan ada sungai kecil kakak mau mandi dulu sebentar gak di sana"ucap Andre memberhentikan mobil.


"hem boleh deh yang keluarin pakaian ganti aku dong sama siapin kantong plastik buat baju kotor yah"ucap Dani ke putri.


"ok yang sudah sana kamu mandi dulu"ucap putri.


"ayok Andri sekalian kamu juga ikut mandi sama kakak"ucap Dani.


lalu Dani dan Andri pun mandi di sungai itu dan putri mempersiapkan pakaian ganti untuk Dani sedangkan untuk Andre dia sedang membersihkan mobil dari sisa sisa muntah Andri.


10 menit berlalu akhirnya mobil bersih dan Andri serta Dani sudah selesai mandi dan mengganti pakaian.


"sudah yok lanjut lagi perjalanannya"ajak Dani ke mereka.

__ADS_1


lalu mobil pun berjalan lagi menuju Palembang.


1 jam berlalu lagi dan akhirnya mereka tiba di 32 atau Indra Laya dan mereka stop di tempat makan dulu.


"stop du lu kita di tempat makan"ucap Dani.


lalu mobil pun stop di dekat tempat makan masakan Padang dan mereka keluar dari mobil dan masuk ke tempat makan itu.


lalu mereka memesan makanan dan Dani kembali menyuapi adiknya Andri karena Andri kalau makan sendiri dia akan malas jadi Dani memutuskan untuk menyuapinya.


sedangkan putri dia memilih untuk satu piring dengan Dani supaya dia bisa menyuapi Dani yang sedang fokus untuk menyuapi Andri.


setelah makan mereka lanjut perjalanan.


"dek nanti stop di Alfamart dulu yah soalnya ada yang mau kakak beli dulu"ucap Dani.


"ok siap ka"jawab Andre.


tak jauh dari tempat makan akhirnya mereka menemukan Alfamart dan mereka stop lagi di Alfamart.


"yah sudah kalian mau ikut juga atau gak"ajak Dani ke mereka semua.


"yah sudah ayok sekalian nanti gantian ka Dani yang nyetir"ucap Andre.


"yah sudah ayok kalian berdua kalau mau apa apa ambil saja nanti kakak yang bayar"ucap Dani ke Andre dan Septi.


"ok ka"jawab mereka berdua.


lalu mereka berlima masuk ke Alfamart dan keliling untuk mencari apa yang mereka inginkan.


"sayang kamu mau apa"tanya Andre ke Septi.


"apa saja yang kalau bisa cemilan ya soalnya nanti takutnya bosen di mobil"ucap Septi ke Andre.


"yah sudah ayok ambil cemilan apa yang kamu mau"ucap Andre.


lalu Septi mengambil cemilan dengan Andre.


sedangkan di tempat Dani putri dan Andri mereka sedang pusing karena Andri menginginkan mobil mobil an.

__ADS_1


"ayo lah ka Andri pengen mobil mobil an itu"ucap Andri memelas ke sang kakak.


__ADS_2