
"kita yang meronda pak ya masa pak jangan meronda lah palingan kita yang muda nanti buat tenda di luar gitu" ucap Aldo yang memberikan usul kepada bapak bapak yang ada di sana.
"boleh kalian boleh bikin tenda di luar rumah asal yang masih kecil dan wanita gak boleh itu gimana"ucap ayah Dani.
"dil kalau itu syaratnya, ya sudah Dani mau manggil pasukan dulu buat bangun tenda di luar biar kita nanti kaya pengungsi yang habis kena banjir hahaha" ucap Dani bercanda ke bapak bapak yang ada di ruang tamu.
Lalu Dani pun pergi dari ruang tamu dan berjalan di taman tempat yang lain sedang bersantai dan juga bermain saat ini.
"pasukan melapor sekarang juga"teriak Dani ke anak anak yang lain termasuk Agung Andri dan yang lain nya.
Setelah itu hampir dua puluh anak anak yang berbeda usia berbaris rapi di depan Dani.
"lapor komandan semua pasukan lengkap kecuali sersan Andre dan sersan Agung sedang keluar buat beli cemilan"lapor Andri yang ada di sana.
"baik lah kalau begitu komandan ada berita bagus untuk kita semua malam ini kita bakal piknik di depan rumah dan kita akan membangun tenda untuk kita tidur malam ini dan untuk sersan Andre dan Sersan Agung nanti akan komandan telpon untuk membeli cemilan lebih banyak lagi biar kita malam ini bisa jaga rumah, apa kalian siap pasukan ku" ucap Dani ke yang lain seraya bercanda.
"siap komandan"jawab yang lain.
"baik lah kalian ikut komandan ke gudang buat ambil tenda untuk kita malam ini, ayo ikuti komandan langkah tegap maju jalan"ucap Dani ke bocah bocah yang berbaris di depan nya dan mengikuti Dani dengan rapih ala ala tentara.
Setelah itu Dani pun masuk ke dalam rumah lagi menuju gudang untuk mengambil tenda selimut dan juga bantal.
Saat di dapur ibu ibu hanya bisa geleng geleng kepala melihat Dani yang di ikuti oleh anak anak menuju gudang.
__ADS_1
"Dani kalian mau ngapain ke gudang" tanya ibu Dani heran.
"oh itu bu Dani sama anak anak yang lain mau ngambil tenda di gudang buat bangun tenda di depan soal nya nanti malam kita bakalan piknik, benar gak wahai prajurit ku"ucap Dani seraya bertanya ke anak anak yang mengikuti nya itu.
"benar komandan"jawab anak anak itu.
"bagus ayo lanjut buat ambil tenda nya, maju jalan"ucap Dani lagi menuju gudang.
Setelah Dani dan ke 17 anak laki laki itu pun masuk ke gudang untuk mengambil tenda untuk mereka kemping malam ini dan yang pasti itu akan berlanjut hingga tahun baru tiba dan saat itu mereka akan ada acara bakar bakar di halaman rumah yang pastinya.
Karena tiga hari lagi tahun baru jadi rencana Dani besok atau dua hari sebelum tahun baru dia dan Putri akan membeli sapi untuk di sembelih saat tahun baru dan akan di satukan dengan ayam ikan dan juga jagung nantinya bahkan tak tanggung tanggung rencana Dani dia akan membeli dua ekor sapi apa bila sapi nya kecil namun apa bila sapi nya besar dia akan beli satu namun itu masih rencana saja masih di pikir pikir oleh Dani saat ini.
kembali ke Dani dan anak laki laki yang sedang membangun tenda untuk mereka bermalam di luar rumah malam ini.
"nah itu ka Andre dan ka Agung nya"ucap Andri ke Dani seraya menunjuk ke arah Agung dan Andre yang masuk ke pekarangan rumah dengan menjinjing masing masing lima kantong plastik besar yang isi nya semua nya cemilan dan juga minuman untuk mereka namun yang ada di dalam kantong plastik itu isi nya semua nya cemilan karena Andre dan Agung memutuskan untuk membeli minuman yang satu dus lebih dan itu masih di bagasi mobil ayah mereka yang di gunakan oleh Andre dan Agung untuk belanja.
Setelah itu semua anak anak mengerumuni Andre dan Agung untuk mengambil cemilan namun di hentikan oleh Dani terlebih dahulu.
"eh stop jangan rebutan kita bangun dulu tenda nya lalu baru kita makan cemilan nya untuk Andre kamu ambil sisa yang masih di mobil dan Agung kamu bantu kakak untuk bangun tenda dengan bocah bocah ini"ucap Dani ke Agung dan Andre.
"ok bos tiga anak anak ikut ka Andre buat ambil belanjaan yang tersisa lalu yang lain bantu ka Dani dan ka Agung bangun tenda ya"ucap Dani lagi ke pada 17 anak anak itu.
"ka Dani kita mau bangun berapa tenda ini"tanya Agung ke Dani.
__ADS_1
"hem kita bangun 10 tenda dan nanti 1 tenda berisi kan dua orang"ucap Dani ke Agung.
"buset totalitas banget bangun tenda sampe 10 tenda buset dah gak di marahin nanti kita"tanya Agung ke Dani.
"ya bilang saja nanti yang suruh ayah dan bapak bapak jadi yang nanti di marahin mereka bukan kita hehehehe" jawab Dani dengan senyuman licik nya.
"ide bagus dengan gitu kita bakalan aman dan juga bila perlu kita buat sedramatis mungkin jadi besok ada film gratis buat di tonton"ucap Agung dengan senyuman nakal nya juga.
"nah itu kamu mengerti jadi nanti bila perlu kamu sama Andre kembali ke minimarket lagi beli lebih banyak lagi cemilan nya takutnya besok gak ada cemilan yang tersisa saat film nya di mulai"ucap Dani ke Agung.
"beres ka uang nya mana"jawab Agung ke Dani seraya menjulurkan telapak tangan nya ke Agung.
"nanti kakak transfer ke kamu"ucap Dani ke Agung
mendengar kata kata transfer Agung langsung senang karena Dani kalau sudah bilang transfer tak akan pelit pelit minimal 10 juta yang akan dia kirim.
"siap bos kalau gitu Agung pergi dulu buat beli cemilan nya dulu"ucap Agung seraya ingin pamit.
"et tunggu dulu selesaikan dulu bangun tenda nya enak saja kamu mau kari gak bisa"ucap Dani ke Agung yang ingin pergi lagi seraya menghindar supaya tak ikut membangun tenda.
"yah gak bisa sekarang saja ka takutnya minimarket nya tutup"ucap Agung ke Dani seraya negosiasi.
"now now now sekarang bantu kakak buat bangun tenda nanti baru berangkat sama Andre lagian kan ada minimarket yang buka dua puluh empat jam jadi gak ada alasan buat lari"ucap Dani ke Agung.
__ADS_1