
lalu mereka pun pergi menuju mobil yang sudah di siapkan oleh asisten Dani untuk menjemput mereka.
setelah semua orang sudah masuk ke mobil yang sudah di siapkan oleh asisten Dani mobil pun berangkat menuju rumah Dani yang ada di kalimantan.
di perjalanan semua hanya duduk santai di dalam mobil hanya Dani yang berbicara dengan asistennya tersebut.
"bagai mana perkembangan perusahaan saat saya tinggal ke macau"tanya Dani ke asistennya itu.
"semua nya berjalan dengan lancar tuan muda hanya saja ada kejanggalan dalam pengeluaran perusahaan selama tuan muda tidak ada di tempat"ucap asistennya itu.
"hem kenapa bisa begitu"tanya Dani seraya mengerutkan dahi.
"saat ini saya masih menyelidiki masalah itu tuan muda"jawab asisten Dani.
"hem dalam acara atau proyek apa dana itu mengalir tanpa kalian sadari"tanya Dani ke asistennya itu.
"kalau acar sama proyek kami masih belum mengetahuinya tuan muda tapi kejadiannya itu baru mencapai 3 hari yang lalu saat saya memeriksa ulang laporan pengeluaran perusahaan"jawab asisten Dani.
"baik lah besok saya akan ke perusahaan untuk menyelidikinya kamu tidka memikirkan hal itu sekarang kamu cukup fokus di pembukaan perusahaan baru kita yang menyangkut perhiasan giok nanti"ucap Dani ke asistennya itu.
"baik tuan muda"ucap asisten Dani.
"hem bagus, berapa kira kira dana yang hilang itu"tanya Dani ke asistennya itu.
"hampir mencapai 800 milyar tuan muda"jawab asisten Dani itu.
"baik lah kamu persiapkan rana hukum perusahaan bila perlu hubungi pengacara pribadi milikku untuk membantu melancarkan tuntutan kita nanti dan juga aku mau kamu siap siap untuk menarik aset pelaku itu nanti entak satu orang dua orang atau pun lebih buat mereka menyesal bila di perlukan masukan ke daftar hita buat mereka tidak bisa di terima perusahaan lain hingga keturunan mereka nanti"ucap Dani ke asistennya itu.
"baik tuan muda"jawab asisten Dani itu.
"bagus sekarang percepat perjalanan aku ingin cepat sampai karena aku mau lanjut tidur lagi"ucap Dani menutup pembicaraan mereka berdua.
"baik tuan muda, percepat laju mobilnya"ucap asisten Dani ke supir.
__ADS_1
setelah itu Dani kembali istirahat untuk menunggu merek tiba di rumah Dani yang ada di kalimantan itu.
dan tak terasa akhirnya mereka tiba juga di rumah Dani dan mereka pun turun untuk istirahat.
sebelum turun Dani berpesan kepada asistennya itu.
"oh yah besok pagi pesan tiket pesawat untuk sebelas orang ke palembang"ucap Dani ke asistennya itu.
"baik tuan muda"ucap asisten Dani.
"oh yah besok suruh sekertaris akbar menghadap kepadaku"ucap Dani lagi ke asistennya itu.
"baik tuan muda"jawab nya lagi.
"ok kamu boleh pulang dan jangan lupa besok kamu antar keluarga saya ke bandara dan setelah itu baru temui saya di perusahan"ucap Dani ke asistennya itu.
"baik tuan muda saya izin pamit tuan muda"ucap asisten Dani seraya pergi masuk ke dalam mobil dan menjalankan mobilnya menuju perusahaan.
lalu semua keluarga Dani Septi dan Putri pun masuk setelah di sambut oleh pelayan rumah.
sore hari.
setelah cukup istirahat Dani memutuskan untuk turun ke ruang tamu untuk bersantai dan saat tiba Dani melihat tiga bapak bapak yang sedang mengobrol seraya meminum kopi.
"halo semuanya"sapa Dani ke semua orang yang ada di ruang tamu setelah tiba di di sana.
"halo juag gimana istirahatnya enak"tanya ibu Dani.
"lumayan bu yah walaupun masih kurang sih tapi Dani gak bisa tidur lagi"ucap Dani seraya duduk di sofa.
"lagi ngobrolin apa sih"tanya Dani seraya mengambil cemilan yang ada di atas meja.
"ini bapak lagi bahas masalah perusahaan kamu itu"jawab bapak Dani.
__ADS_1
"bahas masalah perusahaan, masalah apa emangnya pak"tanya Dani ke bapak nya itu.
"lah bukannya kamu pernah bilang kalau perusahaan batu giok sudah berdiri kamu bakalan menunjuk pak jarwo yang bakalan mengurusnya itu"ucap bapak Dani ke Dani.
"oh iya Dani lupa masalah itu yah maaf Dani lupa, gini Dani punya plan B masalah itu buat bapak bapak sama ibu ibu yang sudah tua semua"ucap Dani dengan sedikit mengejek orang tua tua yang ada di sana.
"eh anak setan enak banget itu mulut yang ngomong tua tua gitu"ucap bapak Dani yang tidak terima di bilang tua.
"wah parah bapak ngatain ibu setan hayo loh"ucap Dani yang mengolok olok.
"eh"bapak Dani yang baru sadar ucapannya itu langsung melihat ke sang istri.
"hehehehe damai bu damai bapak kelepasan"ucap bapak Dani seraya senyum senyum kikuk.
"hem"jawab singkat ibu Dani.
"hayo loh ibu sudah kaya gitu Dani gak tau yah masalah nya apa hehehehe"ucap Dani seraya tersenyum yang tak memiliki dosa sama sekali melihat sang bapak yang mulai gelagapan itu.
"sudah sudah kamu itu, jadi ala plan B mu itu"tanya ibu Dani penasaran kala itu.
"jadi gini masalah bapak Jarwo yang bakal ngurusin itu mungkin akan Dani ganti soalnya Dani gak tega bikin bapak jarwo pusing tiap hari jadi rencananya Dani bakalan nunjuk Agung yang bakal menggantikan bapak Jarwo"ucap Dani.
"lah ka tapi ka Agung gak tau ka"ucap Agung.
"gak apa apa nanti kakak yang ngajarin biar yang pada tua pada istirahat di rumah saja bila perlu bapak semua sama ibu semua tinggal di rumah yang ada di kampung jadi kalau kita pulang bisa kumpul rame rame jadi gak usah ke rumah yang jauh jauh lagi"ucap Dani seraya memberikan saran.
"hem kalau bapak sih setuju setuju aja sih lagian pula kalau kamu pergi di rumah bakalan sepi kalau dua bapak yang lain ada di rumah pula nanti bisa bapak ajak mancing di empang yang ada di belakang rumah deh"ucap bapak Dani yabg setuju dengan usulan dari Dani.
"kalau ibu sih juga setuju hanya saja gimana tanggapan bapak bapak sama ibu ibu yang lain apa keberatan kalau tinggal di rumah kita"jawab ibu Dani yang juga setuju dengan usulan itu.
"nah gimana pak bu setuju gak kalau setuju nanti Dani sama Putri cepet nyusul pulangnya biar bisa bantu bantu pindah nya"ucap Dani seraya bertanya.
"hem kalau bapak boleh boleh saja sih gak tau sama ibu mau atau enggak"jawab bapak Septi.
__ADS_1
"kalau ibu boleh aja lagian kalau Andre sama Septi kuliah di kalimantan terus bapak sama ibu saja di rumah"ucap ibu Septi yang juga setuju.