
"astaga Putri apa yang kamu pikirkan"ucap Putri di dalam hatinya lagi yang gerutu atas apa yang dia pikirkan.
"sayang ayo di makan apa kamu gak suka dan mau pesan menu lainnya"ucap Dani ke Putri seraya minum.
"gak kok aku suka dengan ini hanya saja aku senang lihat kamu makan dengan lahap"ucap Putri berbohong ke Dani.
"oh kirain kenapa"ucap Dani lalu dia melanjutkan makannya dan Putri juga ikut melanjutkan makannya.
setelah makan Dani dan Putri duduk santai di atas atap mall itu seraya menunggu matahari terbenam.
dan tak lama matahari hampir terbenam dan Dani pun berlutut dengan satu kaki di depan Putri seraya membuka kotak merah di hadapan Putri.
"Will you meri me"tanya Dani ke Putri dengan tersenyum.
Putri yang mendengar Dani melamarnya di atas atap mall dengan latar belakang matahari terbenam yang sangat indah itu merasa terharu yang mana di danau cinta dengan berlatar belakang kan danau yang pemandangan matahari terbenam semua impian Putri terwujud mulai dari punya kekasih yang baik dan hampir mendekati kesempurnaan hingga dia di lamar dengan latar belakang matahari terbenam sehingga Putri menjadi senang sekaligus terharu hingga air mata kebahagiaan pun mengalir dari matanya.
"Will you meri me"tanya Dani lagi seraya mengulangi pertanyaan nya lagi ke Putri dengan senyuman yang tak pernah luntur.
"yes i Will"jawab Putri dengan bahagia seraya mengulurkan tangannya ke Dani supaya cincin yang di bawa oleh Dani bisa di sematkan di jari manis nya itu.
setelah mendengar jawaban dari Putri Dani langsung memasangkan cincin itu lalu memeluk Putri dengan perasaan bahagia juga.
dan setelah itu Dani mengajak Putri untuk pergi menuju bioskop untuk menonton yang mana bioskop itu sudah di boking langsung oleh Dani untuk nya dan Putri secara pribadi sehingga saat masuk Putri melihat tidka ada orang selain mereka berdua.
lalu Dani dan Putri pun duduk dan menyaksikan video kemesraan mereka selama mereka menjadi sepasang kekasih dan itu membuat Putri kembali tersentuh karena Dani membuat kenangan yang sangat Putri sukai itu.
skip 2 jam berlalu akhirnya video dokumentasi Putri dan Dani selesai juga dan Dani mengajak Putri untuk jalan jalan atau belanja namun Putri malah menolaknya dan memilih untuk pulang.
"yang yok pulang nanti yang lain nyariin loh"ajak Dani ke Putri.
__ADS_1
"ayo aku juga udah capek kok pengen istirahat juga"jawab Putri seraya menggandeng tangan Dani.
lalu mereka berdua pun berjalan menuju parkiran untuk ke mobil.
setibanya mereka di parkiran mereka langsung masuk ke mobil untuk pulang.
dalam perjalanan Putri tak henti hentinya tersenyum seraya memandangi jari nya yang suda di sematkan cincin oleh orang yang sangat dia cintai itu.
"sudah kali yang liatin jari Mulu perasaan dari tadi loh"ucap Dani kepada Putri.
"biarin orang aku lagi seneng kok di bilang gila juga aku rela kok"ucap Putri seraya tersenyum.
"astaga yang segitunya kah kamu sayang sama aku sampe cincin yang aku sematkan di jari mu sampe kamu pandangi terus menerus"ucap Dani tak percaya.
"lebih dari itu kok"jawab Putri seraya tersenyum.
Dani yang mendengar itu hanya bisa geleng geleng kepala mendengar ucapan sang kekasih yang mencintainya lebih dari yang dia tahu.
skip perjalanan pulang.
dan tak terasa akhirnya Dani dan Putri pun tiba di rumah dan mereka pun duduk di ruang tamu untuk santai santai seraya menunggu makan malam dan tak lama Putri pun pergi ke dapur untuk ikut menyiapkan makanan buat makan malam.
dan saat tiba di dapur Putri selalu tersenyum seraya melakukan kegiatan dan juga membantu mempersiapkan semuanya sehingga saat Putri senyum senyum semua orang yang di dapur merasa heran dengan Putri yang selalu tersenyum setelah pulang jalan jalan dengan Dani tadi sore.
"nak kamu kok senyum senyum terus ibu perhatiin"tanya ibu Putri seraya memotong bawang.
"hehehehe Adah deh Bu urusan anak muda"balas Putri ke ibu nya itu.
"astaga kalian masa gak ngerti yang baru saja di lamar sama pujaan hati"ucap ibu Septi ke ibu Putri setelah dia melihat di jari Putri yang melingkar sebua cincin.
__ADS_1
"astaga aku baru nyadar loh"ucap ibu Dani setelah melihat jari Putri yang ada sebua cincin yang melingkar di jari manisnya itu.
"wah gak bakal lama lagi ini bakalan jadi besan kita tinggal nunggu Andre sama Septi lagi"ucap ibu Dani yang senang.
"hahahaha iya sepertinya gak bakal lama lagi ada yang jadi manten ini mah"ucap ibu Septi yang tertawa melihat Putri sedang menahan malu karena di goda oleh mereka.
sedangkan Septi sendiri tidak beda jauh dengan Putri saat di bilang hanya menunggu dia dan Andre lulus sekolah saja.
"wah kayanya sih Andre sama Septi bakalan kuliah dulu deh"ucap ibu Septi yang memancing reaksi sang anak.
"gak kok Bu yang Septi tahu kalau kuliah boleh kok yang sudah menikah atau pun belum menikah bahkan ada yang umur 30 lebih kuliah nya"ucap Septi buru buru menjelaskan ke sang ibu.
"hahahahah kayanya udah ada dua nih perempuan yang ngebet pengen cepet cepet nikah"ucap ibu Dani seraya tertawa.
"heheheh"Putri dan septi hanya bisa tersenyum kikuk saat di bahas nikah.
"hahaha gak bakal lama lagi nih aku bakalan laku dua pangeran ku hanya sisa satu lagi dong hahah"ucap ibu Dani bercanda ke semua orang.
"hahahaha kamu enak sisa satu lah aku sol out sudah pada menikah semua sisa si bontot yang gak bakal lama lagi nikah sama anak kamu itu"ucap ibu Septi yang membuat semua orang tertawa.
"hahahahah"tawa semua orang yang ada di dapur mendengar tuturan ibu Septi itu.
"yah sabar nanti setelah si Andre dan Septi nikah kan mereka bisa tinggal di rumah kalian seraya nunggu jadwal kuliah mereka"ucap ibu Dani.
"wah ide yang bagus itu"jawab ibu Septi menyetujui usulan dari ibu Dani.
"sudah sudah ayo cepetan masaknya takut laki laki di ruang tamu pada ngamuk karena kelamaan nungguin masakan"ucap ibu Putri.
lalu semua orang melanjutkan masak mereka termasuk ibu Dani juga.
__ADS_1
sedangkan di ruang tamu Dani Andre Andri dan Agung sedang masa tegang karena sedikit lagi pada GM.