
"iya"jawab Dani dengan suara yang serak khas orang bangun tidur.
"yang bangun"ucap Putri lagi ke Dani.
"iya yang ini sudah bangun kok"Jawab Dani lagi.
lalu Dani pun bangun dan langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
selesai mandi Dani keluar lalu mengganti pakaiannya.
saat Dani keluar dari kamar dengan pakaian yang baru dan segar Putri menjadi terpana apa lagi dengan gaya yang sangat sangat menarik perhatian nya.
"sayang kok aku jadi gak ikhlas yah kamu di pandangi cewek cewek di luar sana"ucap Putri tiba tiba ke Dani.
"lah terus mau gimana, masa iya aku harus di kurung sih kalau gitu mah bakalan lama kita nikahnya"ucap Dani ke Putri.
"yah jangan dong kalau bisa di percepat saja"ucap Putri menawar ke Dani.
"hahahahah yah sudah yok kita berangkat sekalian aku sewa saja mobil hotel buat kita hari ini"ucap Dani ke Putri.
"yah sudah"jawab Putri ke Dani.
"oh yah yang Dora gimana"tanya Putri ke Dani.
"palingan lagi main dengan Andri dan yang lain"ucap Dani.
"yah sudah ayo kita berangkat"ucap Putri ke Dani.
__ADS_1
lalu Dani dan Putri pun turun menuju loby hotel untuk menyewa mobil.
setibanya di loby Dani langsung menyewa mobil untuk pergi.
"permisi saya mau menyewa mobil"ucap Dani ke pegawai itu.
"silahkan mas"ucap pegawai itu kepada Dani.
lalu Dani mengambil kunci mobil dan memberikan uang sewanya.
setelah itu Dani dan Putri pun pergi menuju parkiran untuk mengambil mobil itu dan mereka akan langsung berangkat menuju gedung yang di miliki Dani.
1 jam lebih mereka berkendara menuju gedung yang di dapat kan oleh Dani akhirnya mereka sampai yang mana saat tiba Putri merasa dia melihat gedung yang sangat tinggi untuk pertama kalinya di depan matanya sendiri.
seharunya Dani dan Putri sudah tiba 26 menit yang lalu tapi karena Dani membawa mobil nya dengan santai jadi mereka baru tiba sekarang.
"sayang gedungnya bagus banget"ucap Putri dengan kagum melihat gedung yang tinggi itu.
"ini belum seberapa sayang nanti saat kita sudah ke Macau nanti kamu pasti akan melihat gedung gedung yang lebih tinggi dari ini sehingga kamu berfikir kalau gedung ini belum tinggi"ucap Dani kepada Putri.
"wah yang benar, aku jadi gak sabar buat ke Macau jadinya"ucap Putri dengan sangat bersemangat.
"buat apa beli rumah sama mobil"tanya Putri dengan penasaran ke Dani.
"supaya nanti kalau kita ke sini lagi gak usah buat ke hotel atau buat sewa mobil karena kita sudah ada jadi kalau kita mau ke Kalimantan kita sudah punya persiapan"ucap Dani ke Putri dengan tersenyum.
"oh gitu ternyata"Jawab Putri seraya mangut mangut kepalanya.
"yah sudah yok kita masuk"ajak Dani ke Putri.
lalu Dani dan Putri pun masuk ke dalam gedung namun sebelum mereka masuk Dani melihat dua laki laki yang berbeda usia sedang menunggu seseorang di depan pintu gedung.
"maaf mas sama mbak nya ada perlu apa yah datang ke gedung yang belum beroperasi ini yah"tanya salah satu dari dua laki laki itu dengan sopan.
"oh begini pak ini pacar saya namanya Putri pak sedangkan saya sendiri Dani pak yang punya gedung ini, saya datang ke sini mau memeriksa gedung siapa tau nanti ada yang harus di renovasi pak"ucap Dani dengan sopan ke dua laki laki itu.
"oh maaf pak bos saya tidak tahu kalau pak bos yang punya saya hanya tahu nama pemiliknya saja untuk wajahnya baru kali ini saya melihatnya pak bos"ucap laki laki yang bertanya ke Dani tadi.
__ADS_1
"gak apa apa kok pak saya mengerti kok itu sudah menjadi tugas kalian"ucap Dani dengan tersenyum.
"kalau begitu saya dan pacar saya izin masuk yah pak"ucap Dani lagi ke laki laki tadi.
"silahkan pak bos teman saya yang akan mengantar pak bos dan buk bos buat lihat lihat gedung ini"ucap laki laki tadi.
"ok trimakasih atas bantuannya, oh yah saya mau tanya nama kedua bapak ini siapa"tanya Dani ke laki laki tadi.
"saya Ucok pak bos sedangkan teman saya ini namanya Udin pak bos"ucap laki laki tadi yang ternyata bernama Ucok.
"ok pak Ucok saya izin masuk dulu yah"ucap Dani seraya berjalan masuk dengan Putri yang mengikutinya dan Udin menyusul setelahnya lalu Ucok menunduk saat Dani dan Putri melewatinya.
lalu Dani Udin dan Putri pun masuk untuk melihat lihat gedung yang akan di jadikan tempat penjualan perhiasan dan berbagai macam hasil dari batu giok nanti bahkan nanti Dani akan menjadikan gedung ini sebagai pusat dari usaha usaha nya yang anak dia bangun di Kalimantan pusat ini.
setelah 2 jam berlalu akhirnya Dani Putri dan Udin pun keluar dari dalam gedung setelah selesai melihat lihat isi dari gedung dan juga warna dari tombok nya.
"wah trimakasih pak Udin sudah mau menemani saya dan pacar saya untuk mengecek gedung ini, dan ini ada sedikit rezeki buat pak Udin dan pak Ucok mohon di terima dan di bagi sama rata yah"ucap Dani seraya menyerahkan sebuah amplop yang lumayan tebal.
"wah trimakasih pak bos trimakasih banyak"ucap Udin seraya menerima amplop itu.
"iya sama sama kalau begitu saya mohon pamit dengan pacar saya mau lanjut buat mencari sorum dan juga agen rumah"pamit Dani ke Ucok dan Udin.
"wah kebetulan pak bos anak saya itu salah satu seller di sebuah sorum mobil yang lumayan besar sedangkan anaknya Ucok itu bekerja di sebuah perusahaan perumahan"ucap Udi ke Dani.
"wah bagus dong kalau gitu, apa saya boleh minta nomer nya supaya saya bisa menghubunginya"tanya Dani ke Udin.
"tentu pak bos tentu"jawab Udin.
lalu Udin memberikan nomor kontak anak nya sedangkan Ucok juga memberikan nomor kontak anak nya juga ke Dani.
setelah itu Dani pun pergi.
saat di mobil Dani mencoba untuk menghubungi anak udin yang bekerja di sebuah sorum mobil.
tiga kali Dani mencoba menghubungi akhirnya dia tersambung juga.
"halo dengan siapa ini dan ada yang bisa saya bantu"tanya anak udin.
__ADS_1
"halo sebelumnya perkenalkan nama saya Dani saya ingin bertanya apa benar anda bekerja di sebuah sorum mobil"jawab Dani seraya bertanya.
"ah yah benar"jawab anak udin itu.