
"ya sudah ayo kita ambil apa yang kalian mau tapi Astri janji ya makanan yang manis nya sedikit saja ya takutnya gigi Astri sakit"ucap Dani ke Astri keponakannya itu.
"ok"jawab Astri dengan senang.
Lalu Dani pun memilih cemilan yang kedua bocah itu mau dan memilih cemilan untuk yang lain juga.
Setelah membeli cemilan Dani membayar semua yang di ambil dan semua nya berjumlah tiga ratus dua puluh sembilan ribu termasuk minuman yang Dani ambil.
Setelah belanja Dani meletakan belanjaan itu ke mobil dan pergi menuju tempat Putri dan yang lain makan bersama dua bocah itu.
Sedangkan di mobil yang Andre kendarai untuk menjemput paman dan bibi nya yang dari bangka.
"gimana paman Doni enak gak di bangka" tanya Andre ke paman nya.
"enak loh di sana banyak tempat jual beli kosong untuk saham loh bahkan paman juga kerja di salah satu perusahaan di sana"ucap sang paman yang bernama Doni itu.
"hem gitu ya sebenarnya sih ka Dani juga bisa kalau dia mau bermain saham sih tapi kaya nya dia lagi gak minat sekarang tapi kalau paman mau paman bisa ikut ka Dani buat main saham saja dari pada paman kerja di perusahan orang apa lagi paman pasti sudah mengerti masalah saham kosong itu"ucap Andre ke paman nya itu.
"emang nya Dani bisa main saham apa"tanya Doni ke Andre.
"biasa kok ka Dani bisa main saham sama trading nah kalau aku sama Andri cuman bisa trading saja belum bisa saham soal nya ka Dani belum ngajarin kita berdua"ucap Andre ke paman Doni.
"wah boleh itu bilang saja ke Dani untuk buka perusahaan bermain saham di batam nanti biar paman yang mengelola nya sama paman punya 50 teman yang siap bekerja"ucap Doni ke Andre.
__ADS_1
"emangnya kira kira berapa ya paman modal yang harus di keluarkan untuk membuka usaha itu"tanya Andre penasaran ke sang paman.
"hem gak banyak kok palingan 5 triliun sudah cukup untuk beroperasi selama dua bulan itu pun masih tersisa"ucap Doni ke Andre.
"wah kalau gitu paman kerja sama dengan Andre saja paman nanti Andre minta ka Dani buat jadi pengawas nya biar nanti kalau ada masalah yang tidak bisa paman urus dan pekerja lain biar ka Dani nanti nya yang hendel" ucap Andre ke Doni.
"emang kamu punya uang nya"tanya Doni ke Andre.
"kalau hanya 5 triliun ada sih tapi kalau sudah ke 10 atau 20 Andre gak ada untuk sekarang tapi paling hanya memakan waktu 2 bulan 10 triliun nya sudah ada kok"jawab Andre ke Doni yang membuat Doni kaget tak percaya dengan keponakannya ini.
"buset emang sekarang kamu punya uang berapa di tangan"tanya Doni ke Andre.
"saat ini Andre hanya punya uang 8 triliun lebih sedikit sedangkan Andri ya paling paling ada w triliun sih paman kalau ka Dani ayah sama ibu Andre gak tahu berapa uang yang ada di tangan mereka apa lagi ka Dani susah nebak nya soal nya dia terlalu cepat buat menghasilkan uang bahkan kalau paman kasih ka Dani uang seratus ribu Andre yakin hanya memakan waktu kurang dari satu hari itu uang sudah jadi ratusan juta bahkan mungkin bisa sampai milyaran kok soal nya ka Dani selalu punya cara buat menghasilkan uang"ucap Andre ke paman nya itu.
"terus kalau begitu kenapa kakak kamu itu repot repot buat buka usaha kalau gitu"tanya Doni heran ke Andre.
"kata ka Dani sih sebagai pengalihan opini publik saja biar mereka gak mikir yang macem mace apa lagi sampe nuduh ka Dani ngepet lah atau pelihara tuyul lah gitu katanya"ucap Andre ke Doni.
"hem bener juga ya kalau itu, eh jadi gimana kamu mau gak memberi om dana buat buka usaha di bangka itu"tanya Doni ke Andre.
"jadi kok om tapi nanti kita konsultasi lagi ya ke ka Dani sama ayah dan yang lain nya"ucap Andre ke Doni dan di jawab anggukan kepal oleh Doni tanda dia mengerti.
Saat Andre dan Doni sedang sibuk membahas kerja sama mereka Septi dan Gita malah Asik dengan percakapan mereka juga yang membahas masalah bayi dan anak anak.
__ADS_1
Setelah berbincang seraya makan Andre Septi Doni Gita dan keponakan Andre pun kembali ke mobil setelah Andre membayar makanan mereka dan melanjutkan perjalanan pulang nya.
sedangkan di mobil yang Agung bawa untuk menjemput keluarga nya dan keluarga Septi juga istirahat dan juga makan dengan uang yang Dani kasih ke Agung untuk makan dia dan yang lain nya tak tanggung tanggung Dani memberikan uang sebesar 50 juta ke Agung.
Setelah menempuh perjalanan yang jauh ketiga mobil yang menjemput di lain tempat akhirnya tiba dengan mobil yang Agung bawa laku mobil Dani dan terakhir mobil Andre pun tiba juga sehingga malam itu rumah keluarga Dani sangat lah ramai.
di ruang tamu.
saat ini Dani sedang berbincang dengan semua laki laki yang usia nya yang rata rata di atas Dani semua karena laki laki yang di bawah usianya Dani tak tertarik dengan pembicaraan mereka.
"jadi gimana Dani perusahaan kamu itu"tanya Doni ke Dani.
"aman paman ya palingan pulang dari sini Dani bakalan buat dua sampai lima orang eksekutif di perusaan Dani gigit jadi sih"ucap Dani ke paman nya.
"ya alamat ada yang masuk penjara lagi ini mah"ucap ayah Putri.
"ya resiko mereka mau main main dengan Dani ya paling lama keluar dari penjara nya 3 sampai limat tahun saja kok gak lama"ucap Dani dengan santai.
Saat mendengar ucap Dani yang santai dan tanpa kasihan hampir semua kerabat laki laki dari keluarga Putri dan Septi hanya bisa terdiam dan juga kaget dengan sikap tegas Dani itu apa lagi menyangkut masalah perusahaan itu.
"hem bagus itu tapi menurut paman itu itu terlalu sebentar setidaknya 7 sampai 8 tahun sih kalau di kantor paman"jawab Doni ke Dani.
"sudah sudah bahas masalah kantor atau perusahaan nanti saja sekarang ini kita bahas masalah tempat tidur dulu yang pasti ini malam yang laki laki meronda buat jaga jaga kalau gak biar yang muda muda saja yang meronda"ucap Ayah Dani ke yang lain
__ADS_1