
"iya ka semoga saja Andre juga sama seperti ka Dani yah biar aku bisa merasakan yang namanya nikmat nya berumah tangga"ucap Septi berharap.
"semoga saja yah tapi yang kakak lihat mas Dani sayang sama keluarga itu menurun dari bapak dan sepertinya Andre dan Andri sama kaya Dani sih turunan dari bapak yang suka anak kecil apa lagi Dani sama Andre sudah kelihatan sekali kalau mereka senang sama anak kecil"ucap putri.
"iya apa lagi pas waktu pertama kali aku ketemu ka putri dan ka Dani di danau cinta pas ka Dani beli nasgor ka Dani sama Andri seperti bapak dan anak bukan seperti adik dan kakak"ucap Septi.
"iya kakak juga kaget saat melihat mas Dani sangat suka dengan anak anak"ucap putri.
"wah kode itu ka biar cepat cepat punya anak"ucap Septi dengan tersenyum.
"wah parah sih kamu ka Dani sama kakak saja belum nikah masa sudah nyicil anak sih gak boleh itu mah, tapi kalau dia mau kakak gak keberatan sih heheheh"ucap putri seraya bercanda.
"wah keren sih rencananya nanti sama ka Dani pengen anak berapa ka"tanya Septi ke Dani.
"hem gak banyak banyak kok palingan tiga atau lima saja sudah cukup sih apa lagi nanti ada anak kembar be tambah senang kakak mah itu"jawab putri seraya membayangkan itu semua terjadi.
"wah emang nya kakak Dani atau kakak putri ada yang memiliki keturunan keluarga yang punya gen kembar apa"tanya Septi ke putri.
"ada sih Tante kakak kembar sama ibu nya kakak dan untuk kakak sendiri seharunya punya kembaran tapi saat lahir kata ibu dia gak selamat"jawab putri.
"wah keren dong kalau kakak punya gen kembar kemungkinan 55% bakalan punya anak kembar sih ini mah"ucap Septi.
"semoga saja sih kakak juga pengennya gitu sih"ucap putri.
kembali ke Dani dan dua saudaranya yang lagi main game.
"yah gak asik kalian masa mainnya bisa bantu hidupkan lagi sih gak adik"ucap Dani dengan nada kesal dan tak terima.
"alah ka Dani bilang saja gak mau ngakuin bahwa kakak kalah taruhan"sindir Andri ke Dani.
"mana ada kakak berani kok cuman kakak gak terima saja kalian kerja sama buat ngalahin kakak biar kakak yang top up akun kalian"jawab Dani dengan cemberut.
"kenapa sih sayang"tanya putri ke Dani.
lalu Dani pergi ke dekat putri dan mengadu.
__ADS_1
"mereka mainnya gak asik masa tadi Andre sudah kenok malah di Rivef malah aku yang mati duluan gak asik mainnya"ucap Dani dengan sedih mengadu ke putri.
"yah masa sama adik sendiri gak mau ngalah sih"ucap putri ke Dani supaya Dani mau menerima kekalahannya.
"tapi mereka mainnya curang"ucap Dani lagi.
"udah cup cup cup bayi gede gak boleh ngambek malu sama yang di bawah masa sudah lebat masih suka ngambek sih"ucap putri menggoda Dani.
"ah kamu mah bukannya belain ke atau apa malah ngeledek aku"ucap Dani ngambek ke putri juga.
"wah parah sih mungkin ka Dani lapar ka put pengen minum susu kali"goda Septi.
"hayo loh ka Dani sudah ngambek susah loh ka buat dia gak ngambek lagi"ucap Andri.
"ah ini mah mas Dani gak mau menepati janji yang dia buat kalau dia kala"ucap putri seraya mencoba mengembalikan mood Dani.
"ah kamu ikut ikutan juga sama seperti mereka"ucap Dani cemberut.
lalu Dani mengeluarkan hp nya dan melakukan top up sebanyak 5 juta satu orang.
"yang udah dong gak boleh kaya gitu sama adik sendiri"ucap putri.
"kamu malah belain mereka bukannya belain aku"ucap Dani dengan tatapan tak percaya.
"lah biasanya kamu manggil aku sayang kok sekarang manggilnya kamu"tanya putri.
"gak apa apa aku lagi ngambek sama kamu"Jawab Dani.
"oh jadi ceritanya kalau lagi marah atau lagi kesal sama aku mas manggilnya kamu tapi kalau gak manggilnya sayang boleh juga jadi aku bisa tau kapan kamu marah kapan kamu gak marah"ucap putri dengan tersenyum.
"iya"jawab Dani ketus.
"hahahah lucunya kalau begini mana mau aku cepat cepat punya anak nanti malah baru nika sudah punya bayi gede nantinya"ucap putri tertawa.
"terus kenapa kalau nanti dapat bayi gede"tanya Dani.
__ADS_1
"ya gak apa apa sih palingan aku bakalan lembur tidurnya gara gara menidurkan bayi gede dulu baru nanti nya bisa tidur"Jawab putri dengan tersenyum.
"hu dasar masa Dani di bilang bayi gede"gimana Dani.
"oh yah jadi gak buat jalan jalan nya malam ini"tanya dani ke mereka semua.
"jadi dong gimana mau sekarang atau nanti saja"ucap putri.
"yok gas kita jalan jalan terus jam 7 nonton Boboiboy di tv besar"ucap Andri dengan gembira.
"sebentar sayang ganti dulu pakaiannya mandi dulu baru berangkat kita"ucap putri ke Andri.
"yah sudah mandi masing masing kalau sudah kumpul lagi di sini baru kita berangkat buat jalan jalan"ucap Dani.
"yah sudah deh"jawab Andri.
lalu mereka masuk ke kamar masing masing untuk mandi.
25 menit sudah berlalu dan akhirnya mereka selesai semua untuk Septi dan putri mereka baru selesai sedangkan Dani Andri dan Andre mereka sudah selesai 15 menit yang lalu bahkan hanya menunggu putri dan Septi selesai mereka sempat sempatnya Mabar terlebih dahulu.
"sudah yok yang kita berangkat"ucap putri ke Dani.
"akhirnya selesai juga"ucap Dani.
"yah sudah ayo kita berangkat"ajak Dani.
lalu mereka pergi ke mobil untuk pergi ke mall buat jalan jalan.
di setiap jalan Palembang menuju mall Andri tidak henti hentinya berteriak senang karena ramainya pejalan kaki maupun yang menggunakan kendaraan bahkan saat lampu merah Andri malah membeli makanan khas Palembang ya itu pempek yang mana Andri membeli sebanyak 20 ribu dan dia memakannya sendirian.
"dek pempek nya bagi dong"ucap Andre ke Andri.
"gak ah uang ka Andre kan lebih banyak dari punya Andri masa beli pempek saja harus pake uang Andre pake uang sendiri lah jadi orang gak mau rugi kok"ucap Andri tidak terima saat sang kakak minta pempek nya.
"ye pelit amat sih jadi orang nanti kakak beli banyak kamu gak bakalan kakak kasih"ucap Andre tidak terima.
__ADS_1
"biarin nanti aku bisa minta sama ka Septi bisa minta sama ka putri bahkan ada bos besar dini sini yang bisa Andre mintain wek"ucap Andri meledek Andre dan dia bilang Dani bos besar juga.