Special Person For Bad Boy

Special Person For Bad Boy
Awal


__ADS_3

"aarghhhhhhh Tuhannn. Mengapa ini tidak adil bagiku?orang yang kucintai bahkan sudah tidak ada disampingku" air mata itu lulus mengalir dengan deras di tengah kumpulan manusia yang melakukan aktivitasnya masing masing.


Gadis itu menangis tersedu sedu ditengah jalan dengan kondisi yang memprihatinkan. Baju lusuh, rambut berantakan, wajah penuh debu, dan berjalan ditengah hiruk pikuknya dunia tanpa mengenakan alas kaki.


Gadis itu menangis meratapi nasibnya yang malang, baru saja ia merayakan ulang tahunnya yang ke-16 namun ia harus kehilangan beberapa orang terdekatnya. Ia berasal dari keluarga yang cukup .


Ayahnya memiliki bisnis menengah yang cukup untuk menafkahi keluarganya. Ibunya , Kanaya Saras seorang ibu rumah tangga yang lembut, anggun, dan tegas. Baru saja kemarin ia bergurau dengan ayahnya kini ia harus menerima kenyataan pahit.


Ayahnya , Afnan Prameswara mengalami serangan jantung dadakan akibat penurunan saham di perusahaannya yang cukup drastis hingga mengakibatkan perusahaannya gulung tikar dalam hitungan jam.


Ayahnya terkejut menerima serangan besar besaran dari musuhnya. Entah apa kesalahan Afnan padahal ia orang yang ramah, dermawan, baik, tegas, dan disegani banyak orang hingga ia memiliki tali licik yang dengan teganya menghancurkan bisnis yang ia tekuni sejak kelahiran putri tercintanya, Dirchella Naya Aurora.


Bisnis itu ia rintis dengan seseorang untuk menyiapkan masa depan putrinya agar lebih baik daripada dirinya.

__ADS_1


Tepat siang itu Naya merasakan aura dari angin yang menyampaikan bahwa ayahnya telah menghembuskan nafas terakhir nya tepat didepan matanya.


Sebelum meninggalkan orang tercintanya, Ayahnya berpesan pada keluarganya agar mencari kehidupan baru di kota xxx agar dapat menghapus kenangan yang buruk sekaligus memiliki misi menemui orang misterius yang selama ini membantu Afnan dalam berusaha.


ia berpesan pada Naya agar dapat menjaga dirinya dan tetap menyayangi ibu dan adiknya serta harus bijak memilih pendamping hidup.


Naya memiliki seorang adik yang berusia 2tahun lebih muda darinya, Arvin Pramudya, bocah manis yang baru menginjak bangku kelas 3 sekolah menengah pertama harus kehilangan ayahnya di usia yang dia butuhkan kasih sayang orang tua yang utuh.


Dalam kondisi itu hanya sedikit saudara dan kerabat yang bersimpati menghadiri pemakaman Afnan karena dalang dari semua itu tidak lain adalah Adik dari Afnan sendiri yaitu Andre yang telah menghasut dan mencuci otak seluruh saudara dan kerabat bahwa Afnan adalah orang yang egois,ambisius,kejam,dan tidak tahu malu yang telah merebut semua warisan keluarga Pram yang gemilang pada masanya namun harus suram karena perselisihan kakak beradik.


Adik Afnan memiliki dendam kepada Afnan karena Afnan orang yang kompeten dan selalu mendapat apa yang dia inginkan berbeda dengan Andre yang memiliki temperamen yang sulit ditebak sehingga orangtuanya lebih sayang pada Afnan.


Diusia yang muda Afnan mampu mendirikan perusahaan yang cukup besar dan kuat koneksinya sehingga pada saat itu Afnan tak tahu jika salah satu klien dari perusahaan adiknya berpindah ke perusahaannya sehingga menyebabkan perusahaan adiknya mengalami pemerosotan hingga hampir menimbulkan kebangkrutan.

__ADS_1


Afnan tak mengetahui hal itu karena yang ia ketahui Adiknya telah berbisnis di luar negeri namun siapa sangka ternyata adik Afnan lah yang tega menghancurkan itu semua dalam hitungan menit karena ia memiliki orang dalam yang cukup berpengaruh dari kota xxx.


.


Siang itu setelah berjalan cukup jauh meninggalkan kesedihannya Naya pulang kerumah dan alangkah terkejutnya ia ketika ia tiba di gang kecil dekat perumahan mewah yang ia tempati.


Rumah, mobil, dan seluruh aset kekayaan ayahnya telah disita bank dan yang membuat Naya miris adalah ketika melihat ibu tercintanya memohon pada petugas bank tersebut agar tidak menyita seluruh aset nya.


kini aset dari keluarga Pram telah diambil alih oleh Andre selaku Paman Naya dan aset dari Afnan sendiri lah yang disita sehingga saat itu Naya dan ibunya tidak memiliki banyak uang.


Naya berlari masuk kedalam gerbang rumah itu dan ketika membantu ibunya berdiri ia di hadiahi tumpukan koper dan barang berharga lainnya yang telah dikemas rapih. Ia segera membantu ibunya berdiri dan menggandeng tangan adiknya agar segera mungkin menjauhi rumah yang penuh segala kenangan itu. Ia mengajak adik dan ibunya keluar dan meninggalkan pesan di dalam hatinya


suatu hari nanti aku akan kembali dan menempati rumah ini lagi tak peduli berapa banyak rintangan yang kulalui, aku tak kan pernah meninggalkan kenangan ini. Ayah aku akan selalu mengingatmu dalam ingatanku, mendoakanmu dalam hatiku, dan menyimpanmu dalam memoriku agar dmasa depan aku tahu bila aku salah jalan maka aku akan mengingat segala petuahmu.

__ADS_1


.


Hallo readers, ini novel pertama ku ya. Mohon dukungannya. Apabila ada typo mohon maaf ya, masih pemula ini. terimakasih🙏


__ADS_2