Special Taste

Special Taste
Makanlah Masakannya


__ADS_3

Suasana tegang menyelimuti ruang tengah milik rumah Kyung Soo akibat Rey membicarakan masa lalu sahabatnya itu. Jae Hwan yang berada diposisi pertengahan mereka mulai merasa khawatir dengan kedua sahabatnya itu yang sama-sama memiliki temperamen buruk. Di sisi lain Rey mulai merasa bersalah pada Kyung Soo karna mengungkit masalah yang membuat Kyung Soo terluka.


" Ehem,, maaf karna ucapanku sudah keterlaluan " ucap Rey yang merasa bersalah


Kyung Soo tak begitu menggubris ucapan sahabatnya itu, dirinya hanya menoleh sesaat lalu kembali berdiam diri. Melihat sikap Kyung Soo yang mulai dingin Jae Hwan pun mencoba meredakan suasana tegang yang sedang terjadi.


" Rey.. lalu selanjutnya apa yang harus kita lakukan supaya bos bisa kembali normal lagi? " ucap Jae untuk mengalihkan pembicaraan


Rey yang masih belum begitu paham dengan kondisi yang dialami Kyung Soo mencoba mengambil kesimpulan yang mudah terlebih dahulu agar dapat menemukan jawaban yang selama ini ia cari.


" Jika Kyung Soo bisa hidup dari makan masakan warung makan langgananmu, maka biarkan dia makan ditempat itu " ucap Rey sembari menoleh ke arah Jae dan Kyung


Kyung Soo yang sebelumnya hanya termenung diam mulai merespon ucapan yang dilontarkan oleh Rey.


" Apa kau yakin ini cara terbaik untukku? " ucap Kyung Soo yang bertanya pada Rey

__ADS_1


" Iya tentu saja, jika kau tidak ingin mati kelaparan karna lidahmu yang mati rasa itu, aku sarankan kau makan masakan dari warung kecil itu " ucap Rey dengan serius


Kyung Soo pun mencoba memikirkan saran dari sahabatnya itu.


" Oh iya Jae, apa kau mengenal pemilik warung makan langgananmu itu? " tanya Rey yang mulai mengajak bicara Jae


" Tentu saja mengenal, nama pemilik warung itu adalah ayahnya teman dari temanku, namanya paman Choi Ji Nam dan nama putrinya Choi Ji Na " ucap Jae dengan jawaban yang tegas


" Hemt..kalo gitu kau temui pemilik warung untuk bisa kita ajak kerjasama, buat mereka mau membuat masakan buat Kyung Soo " ucap Rey yang menjelaskan pada Jae


" Mmm.. masalahnya itu Rey kemarin bos kita ini baru saja mengeluarkan temperamennya pada anak pemilik warung dan anak pemilik warung itu yang bertugas memasak semua makanan ini " ucap Jae dengan sedikit ragu-ragu


" Aku tidak menabur kebencian, aku hanya datang untuk melihat pertanggung jawaban dari pegawainya yang menabrak mobilku " ucap Kyung Soo yang merasa benar


" Kau itu sangat kekanakan sekali, ada berapa banyak mobil yang kau punya untuk apa kau minta pertanggungjawaban jika orang yang menbrak mobilmu sudah minta maaf " ucap Rey yang mengetahui kebiasaan Kyung Soo

__ADS_1


Kyung Soo pun hanya diam dan melanjutkan acara makannya.


" Tapi Rey bukannya bos hanya perlu makan dari warung milik Ji Na, jika seprti itu tinggal kita beli saja makanan disana setiap hari kan " ucap Jae yang belum begitu paham dengan maksud Rey


" Jae.. jika kau ingin melihat bos gilamu ini sembuh total maka kita perlu mencari semua sumber masalahnya, Dan lagi jika kita bisa bekerjasama dengan orang yang memasak semua makanan yang bisa dia makan maka itu artinya kita perlu melihat orang yang memasak juga " jelas Rey sambil melihat ke arah Jae dan Kyung Soo yang masih lahap makan


" Owh.. gitu " ucap Jae yang mulai mengerti dengan maksud Rey


Kyung Soo yang awalnya hanya makan mulai terhenti dari kegiatan makannya.


" Aku setuju dengan ucapanmu, aku penasaran kenapa hanya masakan ini yang bisa aku nikmati " ucap Kyung Soo sembari menoleh ke arah Rey


" Benarkan kau sepemahaman denganku " ucap Rey sembari menjentikkan jarinya ke arah Kyung Soo


Kyung Soo pun menganggukkan kepalanya tanda bahwa ia sependapat dengan Rey.

__ADS_1


 


******


__ADS_2