
" Anda yakin masih mau memesan makanan lagi? " tanya Ji Na untuk memastikan ucapan Kyung Soo
" Iya, aku masih mau menikmati makanan yang kamu sajikan di restomu ini " ucap Kyung Soo tanpa basa-basi
" Baiklah pelanggan, mohon ditunggu sebentar 10 menit lagi makanan akan sampai " ucap Ji Na yang mulai undur diri dari hadapan Jae Hwan dan Kyung Soo
Jae Hwan yang tak menyangka nafsu makan bos nya sangat meningkat mulai sedikit khawatir.
" Bos, apa tidak apa-apa, anda makan lagi barusan kan anda sudah menghabiskan seluruh makanan yang ada di meja ini " ucap Jae Hwan sembari berbisik-bisik agar tak di dengar orang lain
" Tadi kan kau ikut makan makanan di meja ini jadi aku masih belum sepenuhnya kenyang, dan lagi aku hanya menguji lidahku yang mulai bisa merasakan rasa dari makanan " ucap Kyung Soo dengan penuh percaya diri
" Hehe.. gitu ya bos, baiklah terserah bos saja " ucap Jae Hwan yang ingin berdebat dengan Kyung Soo
Sepuluh menit kemudian..
" Maaf menunggu lama pelanggan, ini makanan spesial yang bisa kami buatkan untuk anda " ucap Ji Na sembari meletakkan makanan di atas meja
Kedua mata Kyung Soo mulai terbuka lebar melihat makanan yang baru saja muncul dihadapannya itu. Tangan kanannya mulai bersiap untuk mengambil makanan yang baru saja datang dengan kedua sumpit yang sudah ia siapkan.
" Terimakasih, kau boleh pergi " ucap Kyung Soo yang sudah mau mencoba makanan
" Baik pelanggan " ucap Ji Na sembari tersenyum terpaksa
__ADS_1
Kyung Soo pun mulai memakan makanan dengan lahap sembari menikmati rasa dari makanan yang disajikan oleh Ji Na. Jae Hwan yang melihat nafsu makan bos nya mulai membaik hanya bisa menelan ludah sembari menahan malu karna bos telah makan cukup banyak makanan.
" Sepertinya pemuda itu sangat suka dengan masakanmu Ji " ucap Ayah Ji Na sembari melihat ke arah Kyung Soo yang sedang makan
" Sepertinya iya yah, karna sebelumnya Jae Hwan bilang kalo temannya itu punya masalah dengan indera perasanya " ucap Ji Na yang ikut melihat ke arah Kyung Soo
" Syukurlah kalo dia bisa cocok dengan masakanmu " ucap Ayah Ji Na yang berbicara dengan nada lirih
" Ayah bicara apa? " tanya Ji Na yang tak begitu mendengar ucapan Ayah nya
" Ah tidak apa-apa, lebih baik kita beres-beres meja yang sudah tak di pake sebentar lagi kan sudah mau tutup " ucap Ayah Ji Na yang mulai mengambil kain lap untuk membersihkan meja
" Baiklah Ayah " ucap Ji Na sembari tersenyum pada Ayahnya
" Rasanya ini enak sekali, aku mau memesan lagi " ucap Kyung Soo yang mulai mengangkat tangan kanannya
" Eh bos, tunggu dulu " ucap Jae Hwan sembari menahan tangan Kyung Soo agar tak diangkat
" Ada apa? " ucap Kyung Soo yang tak merasa bersalah
" Bos, aku tau kalo indera perasamu sudah kembali normal saat memakan masakan Ji Na, tapi anda perlu lihat sikon sekarang bos " ucap Jae Hwan yang mulai sedikit kesal pada Kyung Soo
" Memangnya kenapa dengan sikon saat ini, bukannya ini masih pas untuk menikmati makanan " ucap Kyung Soo yang masih belum paham maksud Jae Hwan
__ADS_1
" Bos, sekarang ini sudah jam 21.45 sudah waktunya resto ini mau tutup, dan lagi anda lihat sudah tidak ada pelanggan lagi selain kita " ucap Jae Hwan sembari menghelai nafas karna kesal
" Lalu?? " ucap Kyung Soo yang masih bersikap menyebalkan
" Ya ampun bos, sudahlah lebih baik sekarang kita bayar saja besok pagi saat resto sudah buka aku bawakan makanan dari sini " ucap Jae yang mulai beranjak berdiri dari kursi
Ji Na yang melihat Jae Hwan sedikit kesal dengan Kyung Soo mulai menghampiri ke arah Jae Hwan dan Kyung Soo.
" Permisi, apakah kalian berdua sudah selesai? " ucap Ji Na sebagai kode bahwa restonya akan segera tutup
" Ah iya Ji Na, ini kami sudah selesai dan ini tolong bayarkan semua tagihannya ya " ucap Jae Hwan yang menoleh ke arah Ji Na
Belum sempat menerima kartu debit milik Jae Hwan, pergerakan tangan kanan Ji Na mulai ditahan oleh Kyung Soo.
" Tunggu, tolong masakan aku 1 makanan dan akan aku bayar 3x lipatnya " ucap Kyung Soo yang semakin menjadi-jadi
" Bos!! " ucap Jae Hwan yang mulai kesal dengan sikap Kyung Soo
Melihat sikap Kyung Soo yang belum menyadari situasinya Ji Na pun mulai melepaskan pegangan tangan Kyung Soo dari pergelangannya.
" Maaf tuan Kyung Soo, tapi resto kecil kami ini sudah mau tutup jika anda ingin memakan makanan dari resto kami silahkan anda datang lagi besok pagi " ucap Ji Na dengan senyum terpaksanya.
__ADS_1
*****