Special Taste

Special Taste
Rasa Masakan Ini


__ADS_3

Setelah bertemu dengan Ji Na untuk menyelesaikan masalah pegawai Ji Na yang menabrak mobilnya Kyung Soo kembali kerumahnya yang diantar pulang oleh Jae Hwan seketaris pribadinya.


" Bos.. tunggu sebentar " ucap Jae Hwan yang menahan Kyung Soo agar tak masuk rumah dulu


" Ada apa? " ucap Kyung Soo sembari menoleh ke arah Jae Hwan


" Bos, ini silahkan anda makan bubur ini karna tadi anda belum makan sama sekali " ucap Jae Hwan sembari menyodorkan bingkisan bubur ayam


" Kenapa kau bisa punya bubur ini? " tanya Kyung Soo yang sedikit heran


" Tadi waktu aku mau mau masuk mobil, paman pemilik resto memberikan ini katanya beliau dia enggak mau melihat bos terlihat kurus " ucap Jae Hwan yang keceplosan bicara


" Paman pemilik resto? itu artinya ayahnya perempuan tadi " ucap Kyung Soo untuk memastikan


" Benar bos, paman yang ramah tadi adalah ayahnya Ji Na " ucap Jae Hwan yang memberikan pembenaran


" Baiklah aku terima, sebaiknya kau cepat pulang " ucap Kyung Soo yang mulai melanjutkan langkah kakinya untuk menuju pintu masuk rumahnya

__ADS_1


" Siap bos " ucap Jae Hwan dengan penuh semangat


Kyung Soo pun masuk kedalam rumahnya hanya dia tempati seorang diri. Tubuh atletisnya langsung ia sandarkan diatas sofa empuk yang terdapat diruang tengah rumahnya. Dirinya yang merasa sedikit lelah langsung melonggarkan dasi yang sudah melekat di kemeja bagian leher sepanjang hari.


Tampak wajah nya yang tampan terlihat seperti sedih yang cukup mendalam akan sesuatu yang menyakitkan. Kyung Soo yang tak ingin berlarut dalam kesedihan langsung beranjak dari sofa yang ia dudukki. Langkah kakinya berjalan menuju arah kamar mandi, kali ini ia ingin melepas penat dengan mandi air hangat agar tubuhnya yang lelah bisa kembali rileks.


Pancuran shower pun membasahi ujung kepala hingga kakinya. Suara tetesan air yang muncul dari balik shower terus mengalir dan mengisi kesunyian yang dirasakan Kyung Soo. Setelah beberapa menit mandi Kyung Soo merasa kembali segar, sembari menunggu rambutnya kering dirinya berjalan ke arah ruang santai yang terdapat televisi.


Saat mau sampe ke ruang tengah langkah kakinya mulai terhenti karna sebuah bingkisan yang diberikan oleh Jae Hwan. Kyung Soo mencoba membuka isi bingkisan tersebut


" Bubur ayam " ucap Kyung Soo seorang diri


" Aku cicipi dulu saja " ucap Kyung Soo sambil membawa bubur ayam untuk ia cicipi bersama menonton siara televisi


Saat ia membuka bungkusan bubur ayam, dirinya merasa biasa dan tidak tertarik, namun kejadian aneh pun terjadi.


" Rasa ini.." ucap Kyung Soo yang mendadak bisa merasakan rasa dari bubur ayam

__ADS_1


Kyung Soo pun mencoba mencicipi sesendok bubur ayam untuk memastikan lidahnya yang sebelumnya mati rasa.


" Ternyata benar, rasa ini, aku benar-benar bisa merasakannya " ucap Kyung Soo yang mulai tampak tak percaya dengan apa yang ia rasakan


Kyung Soo pun melanjutkan mencicipi bubur ayam yang diberikan oleh Jae Hwan untuk ia cicipi. Karna masih tak begitu percaya, Kyung Soo langsung meraih ponsel genggamnya untuk menghubungi dokter pribadinya "


" Halo.. dok, saya bisa merasakan rasa dari makanan " ucap Kyung Soo yang masih tak percaya


" Apa, benarkah? " ucap seorang dokter dari balik telepon


" Iya, aku sendiri saja tak percaya " ucap Kyung Soo dengan nada yang meyakinkan dokter


" Oke kalo gitu kita lakukan pemeriksaan besok pagi dan untuk malam ini kau coba habiskan dulu bubur ayam itu " ucap seorang dokter dengan sedikit menguap karna tidurnya terganggu oleh panggilan dari Kyung Soo


" Baikalah, besok pagi datanglah kerumah " ucap Kyung Soo sembari mengakhiri panggilannya


Kyung Soo pun mecoba menghabiskan  bubur ayam yang telah membuat lidahnya bisa merasakan enaknya sebuah makanan.

__ADS_1


*****


__ADS_2