Special Taste

Special Taste
Selidiki Masalah Miracle


__ADS_3

Ayah Ji Na masih melihat ke arah Kyung Soo dan Jae Hwan yang sudah masuk ke dalam mobil.Tak lama kemudian Ji Na berjalan keluar mendekat ke arah Ayahnya yang masih berdiri di luar resto.


" Ayah, apa mereka sudah pergi? " ucap Ji Na sembari melihat ke arah jalanan


" Baru saja mobil mereka masuk ke dalam jalan raya " ucap Ayah Ji Na yang mulai berbalik badan untuk segera masuk ke resto


Ji Na pun ditinggal seorang diri di luar resto oleh Ayahnya yang sudah masuk ke dalam resto.


Di sisi lain Jae Hwan dan Kyung Soo yang masih di dalam mobil untuk perjalanan menuju perusahaan mereka mulai berbincang untuk membahas masalah yang terjadi di panti asuhan miracle.


" Bos, sebenarnya tadi Ji Na bicara apa denganmu? " ucap Jae sembari menyetir mobil


" Dia bicara tentang panti asuhan miracle " ucap Kyung Soo yang duduk di kursi penumpang sembari menyandarkan siku tangannya di jendela mobil


" Bos, sepertinya ada yang tidak beres dengan proyek yang berhubungan dengan tanah di panti miracle " ucap Jae sembari melihat Kyung Soo dari spion tengah


" Aku juga berpikir sama, Jae setelah ini kau selidiki perkara yang berhubungan dengan miracle, Aku ingin perkara ini bisa terlihat sampe besok siang " ucap Kyung Soo yang mulai merubah posisi duduknya


" Siap bos "ucap Jae yang mulai berekspresi serius


Selang beberapa menit Jae Hwan dan Kyung Soo telah sampe di perusahaan. Seperti biasa Jae memarkirkan mobil Kyung Soo di parkiran bawah tanah yang berada paling dasar dari lantai perusahaan mereka. Kyung Soo yang hanya duduk di belakang penumpang mulai membuka pintu mobil dengan sendiri lalu mulai berjalan keluar dari mobil, Jae pun ikut menyusul keluar dari dalam mobil untuk segera mengikuti langkah kaki Kyung Soo yang hampir mendekati lift.


Kedua laki-laki itu pun menggunakan lift untuk segera ke atas gedung menuju ruang kantor mereka. Selang tiga menit pintu lift pun mulai terbuka tepat di lantai yang diharapkan oleh Kyung Soo dan jae. Kedua laki-laki itu melanjutkan langkah kaki mereka untuk segera masuk ke dalam ruang kerja mereka.


Namun belum sampe masuk ke dalam ruang kerja mereka, langkah kaki mereka terhenti karena suara Pak Kim manajer yang memanggil nama Kyung Soo.

__ADS_1


" Pak Direktur Kyung Soo " ucap Pak Kim yang berlari menuju arah Kyung Soo


Kyung Soo dan Jae Hwan pun berhenti sejenak sembari melihat Pak Kim yang berlari ke arah depan mereka dengan sedikit ngos-ngossan.


" Ada apa Pak Kim? " ucap Kyung Soo yang berdiri menatap ke arah Pak Kim


" Pak, Kakek anda, maksud saya Pak Ceo Kyung datang, beliau sudah menunggu anda sejak anda keluar dari tadi " ucap Pak Kim sembari memainkan jempolnya yang menunjukkan arah tempat Kakek Kyung Soo sedang menunggu


" Bos, jangan-jangan masalah Jennie " ucap Jae yang mulai keceplosan bicara


Kyung Soo pun mulai memberikan lirikan tajam ke arah Jae yang keceplosan bicara menyebut nama Jennie.


Jae yang keceplosan bicara saat di kantor langsung menutup mulutnya menggunakan telapak tangan kanannya,


" Ya sudah terimakasih Pak Kim " ucap Kyung Soo yang mulai melanjutkan langkah kakinya


Kyung Soo berjalan dengan tenang disusul oleh Jae Hwan yang mulai membukakan pintu ruang kerja Kyung Soo,


" Kenapa kalian lama sekali!! " ucap Kakek Kyung Soo yang terlihat sedikit sebal


" Salah siapa tidak menghubungi dulu kalo Anda mau datang " ucap Kyung Soo yang sedikit kurang ajar dengan kakeknya


" Cucu menyebalkan, padahal Kakek kemari mau mengajak makan siang bersama " ucap Kakek Kyung Soo sembari menunjukkan ekspresi wajah cemberut


" Saya sudah makan siang " ucap Kyung Soo sembari duduk di kursi kerjanya

__ADS_1


" Benarkah?! Memangnya kau sudah bisa menikmati makanan yang dihidangkan di depanmu " ucap Kakek Kyung Soo dengan nada menyindir


" Jika anda tidak percaya silahkan tanya pada Seketaris Jae " ucap Kyung Soo yang sedikit kesal dengan sindiran Kakeknya


Kakek Kyung So langsung menoleh ke arah Jae Hwan yang masih berdiri di dekat sofa tempat Kakek Kyung Soo sedang duduk.


" Apa itu benar Jae? " ucap Kakek Kyung Soo yang mulai mengangkat satu alisnya


" Benar Kakek, Kyung Soo sudah beberapa hari ini bisa menikmati makanan yang disajikan di depannya " ucap Jae yang mulai menganggukkan kepala saat menjawab pertanyaan Kakek Kyung Soo


" Benarkah? Kalo begitu nanti malam kita makan malam bersama Jennie untuk merayakan kesembuhanmu " ucap Kakek Kyung Soo yang mulaiĀ  terlihat senang


Mendengar nama Jennie terlontar dari mulut Kakeknya, mata Kyung Soo langsung memberi kode ke arah Jae Hwan untuk membantunya mencari alasan.


" Maaf Kakek, malam ini Kyung Soo tidak bisa ikut makan malam, karena ada sedikit masalah dengan proyek di Miracle " ucap Jae yang mulai sedikit merendahkan punggungnya untuk berbicara denga Kakek Kyung Soo


" Apa?! Apa masalah apa kok aku bisa tidak tau? " ucap Kakek Kyung Soo yang mulai terlihat serius


" Kami juga belum menyelidiki tapi yang jelas ada beberapa oknum yang menggunakan nama group Kyung untuk keuntungan pribadi mereka " ucap Kyung Soo yang mulai menjawab pertanyaan kakeknya itu


Kakek Kyung Soo pun mulai berpikir sejenak


" Baiklah, kita tunda dulu makan malamnya, Kalian segera selesaikan masalah di Miracle dan jangan sampe anak-anak di Miracle menderita karena ditipu oleh oknum lain " ucap Kakek Kyung Soo yang mulai beranjak berdiri dari sofa


" Anda tenang saja, bahkan saya sendiri yang akan menghancurkan oknum itu karena sudah berani mencoreng group Kyung " ucap Kyung Soo yang mulai terlihat berapi-api di kedua matanya

__ADS_1


Kakek Kyung Soo pun menatap ke arah cucunya sembari menganggukkan kepala karena mengetahui kinerja cucunya yang bagus.


******


__ADS_2