
Jae Hwan yang sudah dipanggil oleh Kyung Soo untuk segera
kembali ke kantor telah sampe di kantor tempat ia bekerja. Dirinya yang cukup
baik dan ramah cukup terkenal dikalangan para pegawai mengalahkan bos nya
sendiri Kyung Soo.
" Selamat siang pak seketaris Jae Hwan " sapa para
pegawai perempuan yang melihat Jae Hwan sedang berjalan seorang diri
" Selamat siang " ucap Jae Hwan sembari tersenyum
hangat pada karyawan yang menyapanya
" Pak Jae, tumben datangnya siang " ucap pegawai
laki-laki yang berpapasan dengan Jae
" Iya nih, tadi ada keperluan diluar kantor " ucap
Jae sembari masuk kedalam lift
" Aku naik dulu ya " ucap Jae yang bersiap menutup
pintu lift
" Iya pak " jawab pegawai laki-laki yang menyapa
Jae
Jae pun kembali seorang diri di dalam lift menuju lantai 12
tempat ia dan Kyung Soo bekerja. Setelah berdiam diri di dalam lift selama
beberapa detik pintu lift pun mulai terbuka. Dengan perasaan cukup senang karna
sudah makan enak Jae Hwan pun datang menghampiri ruang kerja milik Kyung Soo.
" Bos, aku sudah kembali "ucap Jae Hwan yang
menyapa Kyung Soo
Kyung Soo pun tak begitu mempedulikan ocehan Jae Hwan yang
datang menyapa dirinya. Kedua matanya terfokus pada lembaran dokumen penting
yang perlu ia tanda tangani. Jae Hwan yang sudah biasa dengan perilaku yang ia
dapat dari Kyung Soo hanya diam sembari melihat Kyung Soo yang sibuk dengan
pekerjaannya.
" Bagaimana dengan urusanmu apa sudah selesai "
ucap Kyung Soo yang mulai menggubris kehadiran Jae yang sedang berdiri di depan
mejanya
" Sudah bos, makanya aku langsung datang kemari "
ucap Jae Hwan sembari tersenyum memperlihatkan gigi putihnya
" Baguslah, karna hari ini kita punya banyak pekerjaan
yang harus diselesaikan " ucap Kyung Soo sembari memberikan tumpukan
kertas pada Jae
" Ini semua berkas apa bos, kok banyak sekali? "
ucap Jae yang merasa sebelumnya tak ada pekerjaan yang ia tinggalkan
" Itu ada beberapa berkas yang baru datang dari kantor
__ADS_1
cabang China dan Perancis semua berkas itu ada laporan yang aku minta pada tim
khusus yang sengaja aku tempatkan disana dan baru datang tadi pagi, Kau cek lah
berkas-berkas itu apa sesuai dengan berkas yang dikirim oleh orang itu "
ucap Kyung Soo yang mulai berjalan ke tempat pembuat kopi yang berada dikantornya
" Baiklah bos, akan segera aku kerjakan " ucap Jae
yang mulai berjalan mundur untuk menuju kantornya
" Eh sebentar " ucap Kyung Soo yang mencoba
menahan Jae agar tak pergi
" Iya bos, ada apa? " tanya Jae yang menoleh
sebentar ke arah Kyung Soo
" Resto milik temanmu itu buka sampe jam berapa? "
ucap Kyung Soo sembari menyeruput kopi buatannya
" Oh Ji Na, kalo tidak salah sampe jam 10 malam bos
" ucap Jae yang menjawab pertanyaan Kyung Soo sembari membawa tumpukan
berkas yang akan ia kerjakan
" Kalo gitu nanti malam kita makan disana lagi saja" ucap Kyung Soo sembari berjalan ke kursi kerjanya
Jae Hwan yang sudah mengetahui bahwa lidah bos nya mulai
membaik ketika memakan masakan Ji Na mulai mebgerti dan setuju dengan
permintaan bos nya itu.
" Baiklah bos, tapi nanti aku dibayari ya karna aku kan
Kyung Soo
" Baiklah, tapi gajimu akan aku potong jika pekerjaanmu
ada yang salah " ucap Kyung Soo sembari meletakkan cangkir kopinya diatas
meja kerjanya
" Hehe..kalo gitu aku coba kerjakan semaksimal mungkin
dulu bos " ucap Jae yang mulai bergegas pergi dari ruang kerja milik Kyung
Soo
Kyung Soo pun hanya menatap tingkah konyol temannya itu
sembari menggelengkan kepala.
Kedua laki-laki itu pun mulai mengerjakan tugas kantor yang
sudah menumpuk di atas meja mereka. Kyung Soo yang memiliki sikap tegas dan
teliti akan semua hal mengecek semua hasil kerja karyawannya melalui komputer
pribadinya. Sedangkan Jae Han yang mempunyai sikap dan kecerdasaan yang setara
dengan Kyung Soo mulai mengetik pada papan keyboard komputer sembari
melihat-lihat berkas yang diberikan oleh Kyung Soo.
Di sisi lain para pegawai perempuan yang menyaksikan mereka
berdua dari luar kaca ruang kerja mereka mulai membayangkan hal-hal yang
membuat mereka semakin berhalusinasi.
__ADS_1
" Woah..lihat itu Direktur Kyung Soo dan Seketaris Jae
Hwan benar-benar tampan " ucap salah satu pegawai perempuan yang ikut
menyaksikan Kyung Soo dan Jae Hwan.
" Walaupun kerja disini cukup berat tapi aku menjadi
semangat ketika menyaksikkan Direktur dan Seketaris sedang fokus kerja seperti
ini " ucap perempuan lainnya.
" Iya benar, aku setuju dengan kalian, mereka berdua
itu benar-benar mahakarya yang diciptakan Tuhan " ucap pegawai perempuan
lainnya.
" Aku berharap punya pacar seperti mereka " ucap
pegawai perempuan pertama
" Iya aku juga " ucap dua pegawai perempuan yang
ikut memperhatikkan dari awal
" Dan aku berharap kalian bisa bekerja dengan benar" ucap seorang laki-laki yang berdiri dibelakang 3 pegawai perempuan itu
Ketiga pegawai perempuan yang sedang menyaksikan Kyung Soo
dan Jae Hwan yang sedang bekerja mulai menoleh ke arah belakang mereka.
" Eh pak manajer " ucap ketiga pegawai perempuan
itu
" Eh kalian lagi, sudah selesai pekerjaannya "
ucap pak manajer yang sedikit melotot ke arah para pegawai itu
" Ini baru mau lanjut lagi kok pak " ucap salah
satu pegawai perempuan itu
" Iya pak, kami permisi dulu ya pak " ucap salah
satu pegawai lain yang mulai mendorong temannya agar segera bergegas pergi
Ketiga pegawai perempuan itu pun pergi dari hadapan manajer
yang sudah memergokki mereka sedang mengawasi Kyung Soo dan Jae Hwan. Pak
manajer yang melihat kebiasan pegawai perempuan ditempat ia bekerja hanya bisa
menggelengkan kepala seolah sudah tak heran dengan kejadian yang ada.
Waktu pun terus berjalan hingga tak terasa para pegawai di kantor Kyung Soo sudah mulai pulang satu persatu. Kini hanya tinggal Pak Manajer, Kyung Soo dan Jae Hwan yang masih berada di dalam kantor. Pak Manajer datang ke ruang kerja milik Kyung Soo untuk mengingatkan kalo jam sudah menunjukkan jam 9 malam.
" Tok..tok.. " suara ketukan pintu
" Iya, masuk saja " ucap Kyung Soo yang masih fokus pada layar komputer nya
" Permisi pak, saya hanya mengingatkan saja bahwa ini sudah jam 9 malam " ucap Pak Manajer dengan penuh sopan
Kyung Soo yang tak memperhatikan waktu mulai melihat waktu di jam tangan yang dia pasang di tangan kanannya.
" Terimakasih pak Kim karna sudah mengingatkanku, kalo begitu ayo kita bersiap-siap pulang " ucap Kyung Soo pada pak Kim yang menjadi manajer di kantornya
" Iya pak, kalo begitu saya permisi pamit pulang dulu ya pak " ucap Pak Manajer yang mulai undur diri dari ruang kerja Kyung Soo
" Iya pak, hati-hati dijalan " ucap Kyung Soo sembari mengenakan jas
*****
__ADS_1