Started From The Game

Started From The Game
INGATAN


__ADS_3

"hei...kenapa sendirian?" ucap seorang perempuan berumur 7 tahun dengan rambut hitam panjangnya , wanita tersebut melihat seorang laki laki sendirian di taman bermain dan sedang menangis.


laki laki berambut coklat tersebut menoleh ke wanita yang tersenyum manis dengan bebasnya , suasana pada saat itu sangatlah cerah , sebuah taman bermain luas yang hanya ada mereka berdua, mungkin karena langit sudah mulai menampakkan warna oranye sehingga para anak anak segera pulang


tapi tidak dengan mereka berdua , laki laki berambut coklat tersebut tengah berayun ayun di ayunan dengan sangat pelan sambil menampakkan muka murungnya ,


" wah percuma punya wajah setampan ini tapi gak bisa senyum" ucap perempuan tersebut memecahkan keheningan sore pada waktu itu


anak laki laki tersebut melihat perempuan itu dengan tatapan heran , yang mana anak perempuan itu tengah berayun ayun di ayunan di sisi kanan anak laki laki tersebut.


" emangnya kamu gak pulang waktu sudah sore , orang tua mu pasti sangat khawatir" celoteh wanita tersebut dengan berdiri di ayunan sambil berayun dengan sangat kencangnya ,


laki laki tersebut tiba tiba mengeluarkan air matanya dengan sangat deras , sampai sampai tangisannya pecah , memecahkan keheningan taman pada waktu itu


" lah ??" gumam wanita itu heran dengan melihat laki laki yang sedang menangis tersebut , gadis kecil berambut hitam pekat turun dari ayunannya dan mendekati laki laki cengeng tersebut.


"hei lihat aku " ucap gadis kecil tersebut yang berdiri di hadapan radith yang sedang menangis di atas ayunan .


" hei cengeng lihat aku" ucap sekali lagi gadis tersebut dengan nada menghibur yang kali ini dia jongkok di hadapan laki laki tersebut.


laki laki berambut coklat pekat tersebut mengangkat pandangan nya dan melihat gadis tersebut yang tersenyum manis padanya , saat melihat senyuman gadis tersebut tangis laki laki tersebut mulai mereda, walau sedikit demi sedikit


"kenapa tidak baik loh nangis sendirian di tempat seperti ini " tambah gadis tersebut dengan duduk di bawah , yang tidak beralaskan apapun


"aku benci orang tua ku!!!" balas anak laki laki tersebut dengan nada sedikit kesal dan agak keras,


laki laki yang berambut coklat setelah mengatakan itu dia langsung diam dengan mukanya yang di tekuk, kesal dan aura amarah memenuhi tubuhnya .


" emangnya kenapa " tanya polos gadis berambut panjang hitamnya yang sesekali terurai terkena angin sepoi sepoi.

__ADS_1


" mereka memaksaku , untuk menjadi yang mereka mau!" balas laki laki tersebut dengan lirih sambil mengusap ke dua mata nya membersikan air mata yang tersisa dari tangisannya


"wah sama aku juga loh.." balas dengan sangat gesit gadis tersebut sambil mendekatkan wajahnya ke arah laki laki tersebut, yang laki laki tersebut memundurkan lehernya sedikit dan merasa sangat heran.


"aku malah di paksa latihan vokal setiap hari sampai sampai suara ku habis loh.... padahal kan aku gak pandai bernyanyi sebenarnya " tambah gadis tersebut dengan muka polosnya menghibur .


" kau aneh ." ucap lirih laki laki tersebut dengan menunjuk gadis itu dengan muka datarnya


gadis berusia 7 tahun tersebut menatap radith dengan tersenyum ramah.


" tapi tidak pentingkan , mereka menyuruh kita menjadi apa , kalau kita tidak mampu yasudah kita tinggal bilang tidak bisa " ucap serius gadis tersebut dengan tersenyum tipis.


" kita tidak usah berpikir apa yang mereka pikirkan selanjutnya tentang kita yang menyerah , karena kita masih punya impian sendiri ,bukanya kita durhaka tapi emang itulah diri kita sebenarnya" tambah gadis tersebut dengan melihat laki laki tersebut , dan laki laki tersebut hanya menatap nya dengan muka kebingungan apa yang di bicarakan nya.


" eh..... intinya?" tanya laki laki tersebut .


" hmm.. sudahlah aku mau pulang " ucap laki laki itu dengan tiba sambil turun dari ayunannya .


" namamu siapa , kita belum kenalan loh, kita kan udah bicara lebih dari 1 menit berarti kita teman " pintah gadis kecil tersebut dengan menyodorkan tangan kanannya pada laki laki tersebut.


""houf.... nama ku radityah alifiandra umur 8 tahun,hmm... lebih sih!" gumam laki laki kecil tadi yang ternyata Radit waktu berumur 8 tahun.


" wah ... kau kakak kelas ku yah.."balas gadis kecil tersebut yang mukanya bersinar pertanda dia sangat bersemangat sekali


" ke...kenapa!" balas heran radith yang melihat gadis tersebut yang memasang raut wajah yang aneh.


"aku tidak percaya , ternyata aku menasehati kakak kelas ,keren......" balas gadis tersebut dengan muka gembiranya ,


"tenang kak kalau kakak butuh bantuan aku sebagai Adek kakak akan membantu " balas gadis tersebut dengan meletakkan ke dua tangan nya ke pinggang dan memajukan sedikit dadanya yang masih datar.

__ADS_1


"hahaha.....aneh ..kau anak aneh" balas radith kecil dengan tertawa bebas karena melihat tingkah laku gadis tersebut.


" ngomong ..ngomong siapa nama mu" tambah radith dengan tersenyum ramah ke gadis tersebut .


" hmmm.... perkenalkan kak nama ku *** "balas gadis itu dengan tersenyum.


.............


" radith radith .... bangun " tiba tiba suara lirih terdengar dari belakang radith sambil menggerak gerakkan punggung radith.


"apa sih?" balas radith dengan ketusnya tidak menghiraukan dan melanjutkan tidurnya .


set...... tapi tiba tiba radith bangun dengan sangat cepat di sertai muka kagetnya, sambil melihat seisi kelas yang sudah ramai murid murid dari kantin kembali ke kelas karena waktu istirahat hampir selesai .


" kenapa dith " tapi tiba tiba dari belakang radith di kaget kan dengan sapaan dari aura pada waktu itu .


" tidak ..aku hanya mimpi " balas radith dengan tetap mengalihkan pandangan untuk tidak menatap aura .


" tidak sopan ! kalau bicara lihat orangnya " kritik aura dengan dihiasi muka kesalnya .


" muku kau buriq gak berani lihat ," balas radith dengan menutup mukanya dengan ke dua tangannya ,dan mukanya agak merona pada waktu itu


"sak karepmu" balas kesal aura dengan nada ketusnya pada radith.


*sak karepmu \= terserah


#like woi


__ADS_1


__ADS_2