
apa hobimu?? apakah tidak bisa kita menjalani hidup ini sesuai dengan hobi, bekerja sesuai hobi , sekolah sesuai hobi , wah.... pasti enak yah! walau kebanyakan mereka yang menjalani hidup ini karena paksaan.
terlihat di kelas x suasana memantapkan tujuan dan konsep SMK di jelaskan oleh kepala sekolah , waktu itu adalah jam 1 siang terlihat cuaca pada saat itu sangat panas dan tidak bersahabat dengan kelas yang dipakai, mungkin karena kelas baru belum ada kipas nya.
" baik anak anak sampai di sini aja yah , besok adalah pembagian jurusan jadi jangan sampai tidak masuk!!" tegas kepala sekolah dengan merapikan semua buku yang ada di meja guru
" baik pak !!" balas para murid dengan semangat pada kepala sekolah. pak kepala sekolah pun keluar kelas dengan tersenyum kepada murid murid pada saat itu
" akhirnya bisa pulang" ucap lirih Angga yang terlihat di mejanya penuh denga origami kertas
" ikut ke rental yuk "
"nanti malam ada acara ??"
" gerah banget sumpah"
terdengar kegaduhan para murid kelas x yang sudah merapikan peralatan tulisnya, dan berjalan keluar dari kelas
tapi terlihat radith tidak beranjak dari tempat duduknya dia malah mengeluarkan headsednya dan menempelkan kepalanya di meja
" dith gak pulang!" terdengar Angga memanggil radith yang sedang tiduran, yang pada saat itu Angga memasukkan buku pelajarannya sambil ber jalan
" duluan aja " balas singkat radith yang tidak mengangkat kepalanya sedikitpun
"kenapa juga lu harus malu pada hobi lu sendiri" pintah Angga dengan berjalan keluar kelas dengan muka agak kecewa pada temannya
tak selang beberapa lama Angga keluar terlihat radith melirik sedikit ke pintu keluar melihat apa masih ada orang di kelas ini
" hei coklat ngapain gak pulang" tiba tiba dari belakang radith terdengar seorang yang memanggil radith dengan coklat maka dengan reflek radith melihat kebelakang.
terlihat aura sedang meringkas apa yang tadi sedang di bicarakan kepala sekolah, dan sesekali melirik ke Angga yang sedang melihatnya .
" coklat?? " balas dingin radith dengan menatap aura denga muka dingin nya
__ADS_1
" iya ... kan rambut kamu coklat tapi wajah kamu gak semanis coklat selalu sok dingin dan apa lah" balas aura dengan kembali melihat buku catatannya
" terserah kau panggil aku apa toh itu juga gak penting" pintah radith dengan kembali menatap depan sambil mendengarkan lagu.
" kan aneh!" tambah aura dengan senyum tipisnya
" apanya sih yang aneh" balas radith agak kesal dengan wajah nya sedikit merona malu tapi pandangan Radit masih ke depan
" hahaha kan tadi katanya terserah" ucap aura dengan tertawa geli sambil di tahan dengan tangan kanannya
set ... terllihat radith mengeluarkan buku tebal berwarna biru dari tas nya , radith pun membuka buku tersebut dan menulis sesuatu di buku tebal tersebut.
dia menulis dengan sangat serius sesekali di berhenti menulis dan berpikir kemudian menulis kembali.
" kau ngapain sih " balas Radit yang langsung menutup buku nya sambil melihat aura dengan muka kesalnya.
" penasaran aja , kok kayak serius amat hahaha" ucap aura dengan muka yang tidak menampakan wajah wajah penyesalan
" ngomong ngomong boleh pinjam nggak "tambah aura dengan muka memohon kepada radith yang radith hanya menatap dengan muka dingin nya
" nggak boleh" balas radith dengan menutup bukunya dan tidak menatap aura sedikitpun
" ah kau orang paling gak seru di seluruh dunia " ucap aura dengan wajah kesalnya yang kembali ketempat duduknya
" ketimbang jadi orang yang gak sopan di seluruh dunia "balas radith dengan nada ketusnya sambil membuka kembali bukunya
__ADS_1
"hmm... ayolah pinjam setidaknya satu halaman saja ayolah" ucap aura dengan sedikit memaksa yang kembali mendekati radith
" kau hode yah??" ucap dingin radith yang memberikan bukunya ke aura
" eh di kasih" ucap lirih aura tidak percaya dia boleh meminjamnya
" aku tidak tau, apa yang kau pikirkan setelah membaca cerita ku, tapi yang kutahu semua yang membaca cerita ku dan yang berpikir kalau orang yang suka mengkhayal adalah orang yang tidak akan berhasil..." ucapan radith terpotong karena aura menyelah omongan radith
" kau ngomong apa sih justru orang yang tidak pernah membuat karya tulis yang perlu di kritik , karena menulis bukan tanda kau culun loh, justru menulis itu melatih mental dan melatih diri siap untuk di kritik dan di evaluasi oleh orang lain jadi jangan khawatir hobi kamu hebat kok" balas aura dengan mengambil buku radith dengan tersenyum manis
radith pun menatap aura sejenak sambil di iringi tatapan kagum , dan senyuman manisnya
"terima kasih " balas radith yang langsung menempelkan kepalanya ke meja dan memasang headset nya dan terlihat radith sedang menutupi muka nya yang merona
" ngomong ngomong judulnya apa , kau lupa menulisnya " ucap dari belakang aura yang sedang memulai membaca cerita tersebut
" skadi the God of ice" ucap lirih radith yang masih menempelkan kepalanya di meja
"emmmm.... ngomong ngomong kapan kau mulai menulis cerita sebanyak ini " tanya aura dengan di barengi membaca cerita yang ada di buku radith
" setahun yang lalu " balas lirih radith yang lagi lagi dia tidak mengangkat mukanya sedikitpun.
" wah.. hebat yah setahun bisa bikin sebanyak ini , saranku kau ikut lomba atau apa gitu percuma ada skill kayak gini tapi gak dipakai" ucap aura menasehati radith
" gak tertarik , bisa diam dan baca aja aku mau tidur sebentar jangan di ganggu" balas radith yang masih tidak mengangkat kepalanya sedikitpun, yang aura hanya tersenyum manis dari belakang tanpa sepengatahuan radith.
"okey" ucap sangat lirih aura
# like nya kasihan gw
__ADS_1