Started From The Game

Started From The Game
mulai bangkit


__ADS_3

terlihat pelajaran telah di mulai di kelas 10 TKJ , di bangku depan pojok dekat cendela terdapat Angga yang memperhatikan apa yang di terangkan oleh guru praktek tersebut , walaupun hanya menjelaskan teori tapi kelihatannya Angga sangat serius di pelajaran inti ,


" houf..... " tiba tiba di belakang Angga terdengar nafas panjang yang keluar dari mulut seorang perempuan berambut putih yang ternyata aura .


" kau kenapa lemas sekali "tanya Adzkia yang memperhatikan tingkah teman duduk nya tersebut yang terlihat berbeda dari hari hari yang lain


aura pun menatap Adzkia dengan muka malas nya .


"entahlah tiba tiba saja aku tidak bersemangat " balas lirih aura supaya tidak terdengar oleh guru praktik tersebut.


"baiklah anak anak kalian pasti bosan kan !? karena bapak cuma menyampaikan teori , maka dari itu besok kita akan praktek tapi kalian harus beli PC nya buat praktek , jadi bapak harap Minggu depan bisa praktek dengan PC masing masing " pintah bapak guru tersebut dengan membereskan buku nya yang berada di meja dan di masukkan ke dalam tas besarnya " bapak pamit dulu , Minggu depan kita akan praktek jadi jangan lupa "


guru yang kira kira umur 40 an tersebut keluar dari kelas sepuluh TKJ .


" hei mata musang mau kemana " tiba tiba Adzkia memanggil Angga dengan sebutan mata musang karena mata Angga mirip dengan mata seekor kyubi ,


setelah Adzkia memanggil Angga dengan sebutan tersebut, Angga pun menoleh ke arah adzkia dengan tatapan keheranan , sedangkan aura hanya melihat tidak menghiraukan.


"emm.... mau ke kantin kenapa mau nitip ? " balas Angga dengan melihat ke arah adzkia yang seperti biasa di mulutnya terdapat sebuah permen yang entah kali ini bermerek apa.


"tidak begitu , bukan itu yang ingin ku tanyakan tapi... setelah sekolah ini kau mau kemana " tanya Adzkia sedikit serius


"aku mau nyari PC seperti kata guru tadi , jangan bilang kau mau nitip !? maaf saja tapi aku tidak akan bisa membawa 2 PC sekaligus " jawab Angga dengan berjalan keluar dari kelas x TKJ


" hei....aku tidak bilang mau nitip , aku akan ikut , kau juga ikut kan aura " balas Adzkia dengan mukanya yang di hiasi muka penuh rencana .


" nggak ah ....setelah aku pulang kayaknya aku akan ada LES " ucap lirih aura dengan nada malas nya sambil menempelkan pipi kanan nya di atas telapak tangan kirinya .

__ADS_1


" baiklah kalau kau mau ikut , tapi kita ke rumah radith dulu soalnya kakak nya yang paling paham dengan benda benda elektronik seperti ini " pintah Angga dengan berjalan keluar kelas untuk menuju ke kantin ,


tapi perhatian kita tertuju ke arah aura yang tiba tiba mukanya di hiasi expresi kaget .


" bagaimana jadi tidak ikut ?" tanya Adzkia dengan tersenyum seperti senyuman kemenangan yang kembali mengelum permen miliknya , sedangkan aura langsung menstabilkan mukanya yang kaget tersebut .


"entahlah ...aku harus izin dulu " balas aura pura pura tidak peduli dengan membenamkan mukanya di antara ke dua tangan nya


" phuft....." ejek adzkia dengan mukanya agak tersenyum mengejek sambil menatap aura dengan tatapan menggemaskan


" imut " gumam Adzkia


" hei ... aku dengar jadi jangan macam macam aku masih normal " balas aura dengan nada ketusnya


..................


sedangkan disisi lain terlihat Malik dan hayya keluar dari ruangan kepala sekolah seperti nya ada kabar baik bagi mereka karena terlihat di muka mereka penuh dengan kegembiraan .


" aku akan bermain seluruh game , kecuali game moba , aku tidak punya skill di game bocah seperti itu "gumam hayya dengan rambut biru nya menghiasi wajah imutnya


" Halah....bilang saja gak jago game moba " goda Malik dengan sedikit tertawa geli


"diam .....jadi tahap selanjutnya bagaimana , kita tidak mungkin memasukkan orang sembarangan , apa lagi memasukkan orang tanpa skill apapun ke dalam anggota kita " pikir hayya dengan wajahnya bak detektif yang sedang berpikir memecahkan masalah " bagaimana kita undang mereka berdu...." sebelum kata kata hayya selesai Malik pun menyahut dengan nada kasarnya


" TIDAK!! aku tidak akan mengundang radith ke guild ku , aku tau kau masih punya perasaan ke dia dan aku tau akun PB mu masih berada di guild lama kita , tapi kau juga tau aku masih kesal dengan nya " jelas Malik menolak dengan sangat keras pendapat hayya


" bagaimana dengan dia !" ucap aura yang melihat Angga berjalan ke arah kantin , " dia pemain MOBA terbaik loh di guild kita dulu "

__ADS_1


" hmm...tak masalah mari kita bicara dengan si rambut putih itu " balas Malik yang mendekati Angga yang berjalan ke arah kantin sedangkan hayya hanya berjalan mengikuti Malik sambil meletakkan 2 tangan nya ke dalam saku jaketnya.


..................


di tempat yang ramai tepatnya di sebuah restorant jepang terlihat radith dan Nia mengobrol dengan sangat santainya , jam waktu itu menunjukan pukul 12.30 kelihatan mereka istirahat setelah jalan jalan di Sidayu lebih dari 4 jam.


" jadi setelah kau keluar dari guild DCYRUS kau masuk X wolf " tanya radith dengan memakan sebuah mochi berwarna putih kenyal , sedangkan Nia hanya mengangguk sambil tersenyum tipis kepada radith


" tapi akun mu kan masih di GUILD DC aku lihat nickname mu ASHIM terpampang di guild " tanya heran radith .


" guild x wolf memberiku akun baru , sekarang kan lagi ramainya game moba ! jadi mereka merekrut ku sebagai admin langsung , keren kan!?" balas Nia yang menyeruput minuman nya " uhuk ...uhuk...."


" hei pelan pelan " ucap radith yang melihat Nia tersedak karena minuman nya


" ha..ha..ha ... maaf maaf habisnya mochi nya nyangkut di tenggorokan " balas Nia dengan menggaruk garuk atas kepalanya .


"jadi...apa kau mau membangun kembali guild DC?" tanya Nia yang tiba tiba nada nya mulai melirih sambil dia menatap radith dengan tatapan serius .


" tidak akan...kenapa kau berpikir seperti itu ?" tanya radith yang nadanya agak mendesak untuk memberi jawaban dengan cepat .


" baguslah ...tidak apa hanya tanya " balas Nia dengan tersenyum kepada radith


" emm....ngomong ngomong bagaimana dengan kak mora " tanya Nia berbasa basi


" masih belum berubah , single dan mungkin akan selalu single " balas radith bersamaan habis nya mochi yang berada di depan nya


" ha...ha...ha aku ingin sekali bertemu dengan nya "

__ADS_1


" apa kau mau main kesana , sepi tidak seperti dulu " balas radith berniat mengajak Nia ke rumahnya


" wah pasti berasa nostalgia banget yah ...baiklah aku sepertinya sangat ingin mengunjungi markas pertama ku setelah x wolf" balas Nia dengan tersenyum manis , yang membuat radith terbawa suasana yang di sebabkan oleh senyuman Nia


__ADS_2