
...Happy Reading 🥀🌻💖...
Pagi ini seperti biasanya
Rissa berangkat ke sekolah,ia sedang berjalan menuju kelas bersama Hanna.
Tiba tiba....
Seseorang mengendarai sepeda motor ninja berwarna hitam melewati genangan air kotor di sebelah Rissa....
"Cross..." Air menyemprot ke seragam Rissa hingga roknya basah.
"Aw...."teriak Rissa.
Rissa dan Hanna berdiri di tempat sambil melihat siapa orang yang tidak bisa hati hati saat membawa motor itu....
Laki laki itu turun dari sepeda,dan perlahan membuka helmnya....
Saat di buka ternyata itu adalah Deon....
Mata Rissa nelotot kaget karena itu adalah Deon.
Dengan santai Deon berdiri sambil melihat Rissa didepannya....
"Kenapa rokmu basah?" Tanya Deon sedikit kaget
"Heh ini tadi karena mu!... kau membawa motor tidak bisa melihat lihat kalau didepan mu itu ada genangan air kotor, rok Rissa terkena percikan air itu barusan..." Kata Hanna sedikit kesal.
"Eh benarkah?..." Tanya Deon kemudian berlari mendekati Rissa.
"Kau tak apa apa?...."tanya Deon
"ayo beli rok baru" ajak Deon Sambil mengusap usap rok Rissa yang basah.
__ADS_1
"Ah tidak usah...,ini hanya basah saja, nanti juga kering" kata Rissa dengan polos.
"Aku minta maaf ya,aku tadi tidak lihat kalau ada air disitu!" Ucap Deon menyesal.
"Hm, tidak apa apa Deon"Jawab Rissa.
"Kalau begitu ayo ku antar kamu ke kelas" ajak Deon.
Deon mengantarkan Rissa dan Hanna ke kelasnya,saat sudah sampai di depan pintu kelas Rissa, Deon tidak sengaja melihat Leon yang duduk di belakang bangku Rissa sedang melamun.
"Dia duduk di belakang mu?" Tanya Deon.
"Iya, guru yang menyuruhnya duduk di situ!"
"Kau tidak keberatan kan?...."Tanya Rissa sedikit merasa takut kalau Deon akan cemburu dan berfikiran aneh aneh.
"Tentu saja tidak apa,memangnya kenapa?" Jawab Deon biasa saja.
"Cemburu?" saut Deon.
(Rissa mengangguk kan kepalanya)
"Haha... Jangan berlebihan,bukan berarti kau pacarku lalu harus dekat denganku saja,kau perlu berteman dengan siapapun Rissa" ujar Deon sambil mengacak acak rambut Rissa.
Deon memang unik, terkadang dia memang sangat menakutkan namun nyatanya dia itu seperti kucing,sangat lembut dan hangat....
Rissa bersyukur memiliki pacar yang seperti Deon,tidak cemburuan dan juga tidak pernah mengekang Rissa....
Dari sini Rissa berfikiran kalau Deon sebenarnya sangat mempercayai perasaan Rissa yang sesungguhnya,Deon membiarkan apapun yang Risa lakukan karena Deon tau kalau Rissa akan menjaga hatinya untuk Deon.
"Tunggu apa lagi?.... Cepat masuk!" Suruh Deon.
__ADS_1
Rissa masih berdiri di situ bersama Deon dan Hanna...
"Loh kemana Hanna?" Tanya Rissa melihat di sebelahnya tidak ada Hanna.
"Dari tadi dia sudah masuk ke kelas duluan,itu dia sudah duduk!" Kata Deon.
Leon yang duduk melihat Deon bersama Rissa di depan pintu kelas langsung mengangkat tangannya yang bermaksud menyapa Deon "hai bro!"
Deon pun juga mengangkat tangannya yang bermaksud "hallo juga!"
"Kalau begitu aku masuk dulu!"ucap Rissa kemudian masuk ke dalam kelas
Baru saja melangkah namun Rissa seketika menghentikan langkahnya karena Deon memegang tangan Rissa.
"Ada apa lagi?" Tanya Rissa.
"Tidak mau memberikan ku ciuman?" Ujar Deon sambil menunjuk nujuk ke pipinya.
"Apa?" Tanya Rissa dengan suara keras sedikit kaget.
"jangan seperti ini... lihat mereka melihat kita!" ucap Rissa dengan suara dikecilkan.
"memangnya kenapa?"tanya Deon
"Ayolah!...cuman cium pipi saja kok" rengek Deon.
"aku tidak mau!" tolak Rissa.
"oh kau tak mau ya!....yasudah lupakan!" jawab Deon santai,namun hatinya sedikit kesal.
"hm... sampai jumpa nanti!" ucap Rissa sedikit canggung.
"hmm..." hanya di jawab dengan deheman oleh Deon.
__ADS_1
Rissa pun masuk ke dalam kelas dan lalu duduk di bangkunya.
..........................