Story Love Of The Blue Sky

Story Love Of The Blue Sky
The Blue Sky [Eps.6]


__ADS_3

...Happy Reading🥀🌻💖...


Bagh!....


Bagh!....


Bagh!....


Deon memukuli mereka bertiga satu per satu...


3 lawan 1 orang, kemungkinan mereka ber 3 yang akan menang, tapi.....


Dengan kekuatan ilmu bela diri yang hebat, Deon mampu mengalahkan mereka bertiga.


"Ampun!, ampun!"ucap penjahat itu sekarat kesakitan...


Setelah Deon selesai memukuli 3 laki laki berengsek itu,Deon membalikkan badannya ke arah Rissa,sambil menatap Rissa yang Masih berdiri kaku dengan wajah lemas,Rissa merasa shock dengan kejadian yang barusan terjadi padanya, Rissa tidak bisa melakukan apa apa pada saat itu.


"Apa kau baik-baik saja?" tanya Deon sambil berlari mendekati Rissa.


Rissa tersentak kaget mendengar suara Deon, Rissa tidak menyangka kalau Deon telah menyelamatkannya dari orang orang jahat itu,Rissa membayangkan jika Deon tidak segera datang menolongnya,lalu apa yang akan terjadi padanya?!,apa yang akan orang jahat itu lakukan kepada Rissa!...


"Aa-aku baik baik saja" jawab Rissa dengan mulut kaku


"Baiklah, ayo kuantar kau pulang!"gumam Deon.


Saat itu Rissa benar benar merasa sangat bersalah karena sebelumnya telah membentak Deon,Rissa menyesal karena menolak Deon yang ingin mengantarkan nya pulang tadi.


Rissa hanya berdiri lemas tidak berdaya.


Deon menghembuskan nafas kasar melihati Rissa yang masih berdiri di tempat.


"Sampai kapan kau akan berdiri di sini?" Tanya Deon dengan nada dingin


"Ma-maafkan aku Deon" Rissa menundukkan kepalanya sambil menangis.


"Andai saja aku menuruti perkataan mu, mungkin aku tidak akan di goda oleh orang brengsek itu"


"Kau tau!, sekarang aku merasa menyesal karena mengatakan tidak mau saat kau ingin mengantarku pulang"


"Dan aku juga merasa bersalah karena telah membentak mu saat aku memutuskan untuk pulang sendiri" ujar Rissa sambil menangis.


Deon merasa sangat kasihan kepada Rissa.


"Berhentilah menangis!" suruh Deon,kemudian Deon langsung memeluk Rissa yang sedang menangis barusan.


"Ini bukan salahmu!,ini semua salahku"ucap Deon.


"Bagaimana kau bisa menyelamatkan ku dengan cepat?" Tanya Rissa.


"tentu saja!"


"Mana mungkin aku membiarkan mu pulang sendirian"jawab Deon


"Aku mengikuti mu dari belakang,dan bertujuan mengawasimu agar aman sampai rumah" ucapnya dengan nada yang di haluskan.


"Walaupun kau tak membiarkan aku mengantarmu.Aku tetap mengikuti mu,Aku tak tega membiarkan mu pulang sendirian dengan perasaan marah padaku" ucap Deon yang belum melepaskan pelukannya bersama Rissa.


"Sebelumnya aku minta maaf"


"hilangkan air matamu itu,aku tak suka melihat kau menangis"


"Tidak perlu takut,tidak akan ada lagi orang yang bisa menyentuhmu mulai sekarang,jangan pernah kamu merasa takut,karena aku ada disisihmu,mengerti?!" Ucap Deon sambil mengelus elus rambut Rissa.

__ADS_1


Rissa langsung mengusap air matanya,dan tersenyum menatap mata Deon.Dia merasa lega sekarang.


"Hm! Terimakasih banyak Deon" ucap Rissa sambil tersenyum kepada Deon.


********


"hmm.. yasudah ayo ku antar kau pulang" ajaknya


"baiklah"


mereka berdua mulai berjalan pulang sambil bergandengan tangan satu sama lain.


Deon mengantarkan Rissa pulang sampai ke depan pintu rumahnya.


"Ibu aku pulang" teriak Rissa kepada ibunya.


kemudian ibu Rissa membuka pintu....


Ibu Rissa merasa lega karena Rissa pulang, sebelumnya ia khawatir kepada Rissa karena sampai petang ia belum pulang juga,ibu Rissa berperasaan aneh setelah melihat Rissa yang pulang bersama seorang laki laki dengan wajah Rissa yang lesu.


"Rissa!kau kenapa" tanya ibunya khawatir.


"Maaf barusan kami berdua jatuh dari sepeda" jawab Deon berbohong kepada ibu Rissa.


Tanpa ngomong banyak kata, Ibu Rissa langsung membawa Rissa masuk ke dalam,Deon yang berdiri di depan pintunya sambil menundukkan kepala merasa marah pada dirinya sendiri,Deon membalikkan badannya dan pergi meninggalkan rumah Rissa.


**********


Pagi harinya di rumah Rissa🌥️


Rissa yang masih tertidur pulas di bawah selimut terbangun karena mendengar notice pesan di ponselnya,


"Buka jendelamu dan lihat ke bawah!" Deon mengirim SMS pagi pagi kepada Rissa.


dan kemudian berjalan membuka jendelanya perlahan, Rissa melihat Deon yang menaiki sepeda di samping rumahnya.


"Selamat pagi!..." teriak Deon sambil melambai lambaikan tangan kepada Rissa.


"pagi!" teriak Rissa,ikut melambaikan tangannya sambil tersenyum melihat Deon.


**********


"Kita pergi kemana?!"tanya Rissa yang sedang di gonceng oleh Deon .


"Ke suatu tempat" jawab Deon sambil mengayun sepeda roda dua nya.


................


Setelah sampai,


ternyata Deon mengajaknya ke sebuah tempat yang sebelumnya Rissa tidak pernah lihat,tempat itu sangat indah,banyak sekali tumbuh tumbuhan hijau di sekitarnya,didepan tempat itu terdapat sebuah sungai yang sangat jernih,udara sangat sejuk disana, semilir angin membuat rumput rumput disana bergoyang.



"Wah... Tempat apa ini?"tanya Rissa.


"ini adalah tempat yang sebelumnya aku ingin mengajakmu namun tak jadi"


"oh... iya tempat yang kau bilang bisa membuatku tenang kan?" tanya Rissa lagi.


"hm iya,jadi Ini adalah tempat favorit ku" ucap Deon yang kemudian duduk di tanah sambil melihat pemandangan.


"Apa kau mau mendengar sedikit cerita?" tanya Deon.

__ADS_1


"tentu,jika kau tak keberatan" jawab Rissa yang kemudian ikut duduk di sebelahnya,sambil mendengarkan cerita dari Deon.


"Dulu..."


"Waktu masih kecil aku sangat nakal... "


"Haha sungguh?" Ujar Rissa sambil tertawa


"Hm,aku sering berkelahi,hingga wajahku memar,banyak sekali bekas merah merah di sebagian tubuhku"


"Disini..."


"Ini adalah tempat terakhir kali nya aku berkelahi,aku memutuskan untuk menjadi seorang yang pendiam,aku menyadari bahwa aku semakin dewasa"


"jadi...aku harus merubah sikapku"


"Setiap kali aku datang kemari,aku merasa jadi lebih kuat" ucap Deon sambil perlahan mengeluarkan nafas.


"Sudah ku duga..."


"Kau seperti sungai Deon..,sungai yang terus mengalir ke depan" ucap Rissa sambil menunjuk ke sebuah sungai.


"ah..Tapi.. aku lebih suka menjadi Langit, dibandingkan dengan sungai" ujar Deon sambil menunjuk ke atas langit.


"kenapa?" Tanya Rissa.


"Karena... Dimana pun kau berada,aku bisa cepat menemukanmu"


"Jika ada orang yang menggangu mu,aku akan terbang dan memukul mereka"


"Hahaa kau ini ada ada saja...."Rissa tertawa senang mendengar cerita Deon barusan.


"Haha aku tidak bercanda"ujar Deon ikut tertawa.


...................


"Baiklah ayo kita pulang sekarang?" ajak Deon


"Lain waktu aku ingin pergi ke tempat ini lagi bersamamu"


"Bagiku ini adalah tempat terindah kita bersama"


"untuk yang pertama kalinya dan tidak akan menjadi yang terakhir kalinya" ucap Rissa sambil tersenyum manis kepada Deon.


"Disinilah tempat sesungguhnya yang dapat membuat kita tenang,kita bisa melihat langit biru setiap hari" ujar Rissa sambil tersenyum lebar.


"Hm,tentu saja,kita harus sering pergi ke tempat ini"jawab Deon.


"Kalau begitu,Ayo pulang!" Ajak Deon.


***********


Deon mengantarkan Rissa sampai di depan pintu rumahnya,


"Terimakasih untuk hari ini Deon" ucap Rissa.


"Itu tidak masalah!"jawab Deon.


"Sampai bertemu lagi besok di sekolah"


"Sampai jumpa"


Deon mengayunkan sepedanya berjalan pulang meninggalkan Rissa,

__ADS_1


Rissa melambaikan tangannya kepada Deon dan kemudian masuk dengan perasaan bahagia.


__ADS_2