Story Love Of The Blue Sky

Story Love Of The Blue Sky
The Blue Sky [Eps.13]


__ADS_3

...Happy Reading🥀🌻💖...


Pagi harinya di ruangan makan rumah Rissa.


"Minggu depan,ibu mau ke rumah saudara ibu yang ada di luar kota,mungkin menginap di sana satu hari,kamu mau ikut atau tidak?" Tanya ibu Rissa.


"Aku disini saja"jawab Rissa.


"Kamu mau disini sendirian?"tanya ibunya.


"Kan ada Bu idah,ya kan Bu idah!...." Teriak Rissa kepada Bu idah (Pembantu di rumah Rissa)


"Siap non!" teriak Bu idah yang sedang beberes


"Hmm... Ya sudah..."


"Oh iya.... tadi Deon menelfon mu,kau tadi masih di kamar mandi jadi ibu yang mengangkatnya" Kata ibunya sambil menyiapkan bekal roti selai strawberry untuk Rissa.


"Oh benarkah?, Deon mengatakan apa?" Tanya Rissa sambil memakai sepatu.


"Katanya dia ingin menjemput mu pagi ini"


"yang benar saja?"tanya Rissa.


"iya....Ini bekalmu,jangan lupa dimakan ya!" Suruh ibunya.


"Terimakasih ibu!"


"Tin... Tin..." (Suara klakson sepeda)


"Itu mungkin Deon" ucap ibunya


"Hm iya,coba ku lihat!" Kata Rissa kemudian keluar memastikan apa itu Deon.


"Selamat pagi!...." Teriak Deon yang masih duduk di sepeda ninja nya sambil melepas helm.


"Pagi" jawab Rissa.


"Dimana ibu?" Tanya Deon sambil berjalan menuju Rissa.


"Dia didalam,sedang sarapan."


"Ayo masuk dulu sebentar!" Ajak Rissa sambil menarik lengan Deon.


"Selamat pagi Tante!" Ucap Deon sambil mencium tangan ibu Rissa.


"Pagi Deon!...."


"Kalian sudah mau berangkat?" Tanya ibu Rissa.


"Iya Tante,kami pamit dulu!" Ucap Deon kepada ibu Rissa dengan sopan.


"tidak mau sarapan dulu?" tanya Ibunya yang sedang duduk di ruangan makan.


"ah terimakasih Tante,tadi aku sudah sarapan di rumah bersama kakakku"


"oh ya sudah kalau begitu..." Ucap ibunya.


"aku berangkat dulu ibu!" kata Rissa sambil mencium tangan ibunya juga.


"iya... hati hati ya..." ucap Ibunya.


...***********...


Saat ingin menaiki sepedanya,Deon melihat kotak bekal yang sedang di bawa oleh Rissa.


"Apa itu?" Tanya Deon


"Ini roti selai strawberry buatan ibukku" jawab Rissa.


"boleh aku mencobanya sedikit?" tanya Deon


"tentu saja" jawab Rissa sambil membuka kotak bekal yang berisi roti selai itu.


Rissa pun akhirnya menyuapkan sebagian roti itu kepada Deon.


"Enak?" Tanya Rissa.

__ADS_1


"Lumayan" ucap Deon sambil tersenyum senyum kepada Rissa.


...*************...


Mereka berdua akhirnya menaiki sepeda ninja hitam itu, Deon pun mulai menancapkan gas.


Di pertengahan jalan tiba tiba Deon memberhentikan motornya......


"Loh kenapa berhenti?"Tanya Rissa.


"Ch... Sepertinya ada yang salah..." Ucap Deon.


"Apa yang salah" tanya Rissa


"Kenapa kau tidak memegang perutku seperti biasanya?" Ujar Deon.


"Haha... Begini?" Tanya Rissa sambil memeluk erat perut Deon.


"Aku tidak ingin kamu jatuh,jadi salah satu cara agar kau aman ya begini" ujar Deon


"Haha... Kau bisa saja"Kata Rissa semakin memeluk Deon dengan lembut dan perlahan bersandar di punggung Deon.


Bum bum..... Akhirnya mereka melanjutkan perjalanan nya lagi....


(Sesampainya di sekolah)


"Nanti ketemu di kantin ya!" Ucap Deon.


"Iya... Yasudah aku ke kelas dulu" kata Rissa kemudian berjalan ke kelasnya.


"Kring kring...." (Bell masuk berbunyi)


**********Skip!!**********


Di kantin.


"Heh apa kalian tidak ada rencana untuk mengadakan pesta tahun baru?" Tanya Adelio.


"Hm benar,hanya tinggal beberapa minggu lagi" Kata Rachel.


"Akan sangat menyenangkan jika kita merayakannya bersama" ucap Hanna.


"Memangnya Tahun baru kurang berapa Minggu?" Tanya Deon


"Kalau tidak salah kurang 1 Minggu" kata Rachel.


"Kebetulan sekali Minggu depan ibuku tidak ada dirumah,Bagaimana kalau kita merayakannya di rumah ku saja" Tanya Rissa kepada semua teman temannya.


"Jangan... Mending di rumahku saja, bagaimana?" Ajak Deon.


"Boleh juga" jawab teman temannya setuju setuju untuk merayakannya di rumah Deon.


"kau tidak keberatan kan Rissa?" tanya Deon.


"tentu saja tidak" jawab Rissa.


"bagus!..."


**********Skip!!**********


"Rissa!"Teriak Deon di perjalanan mengantarkan Rissa pulang.


"iya?" tanya Rissa.


"Cita cita kamu apa sih?" tanya Deon.


"Dokter" jawab Rissa dengan percaya diri.


"kenapa kamu pingin jadi dokter?" tanya Deon penasaran.


"umm karena... jika misalkan kamu sakit,aku bisa mengobati mu,aku juga akan merawat mu dengan penuh kasih sayang hihi...." ujar Rissa.


"ah aku ingin sakit!"


"heh jangan bilang seperti itu,jika kau sakit kan aku jadi cemas" ujar Rissa.


"ya sudah tidak jadi" jawab Deon.

__ADS_1


"hm... kalau kamu sakit,aku pasti curiga"


"curiga kenapa?" tanya Deon.


"Aku curiga,pasti kamu sakit bohong an...agar aku bisa merawat mu,iya kan?" gurau Rissa.


"haha kau benar" jawab Deon sambil tertawa.


"ngomong ngomong bagaimana denganmu,apa cita cita mu?" tanya Rissa balik.


"umm... cita citaku...."


"Menikah sama kamu!" ujar Deon.


"haha..." Rissa Tertawa.


"mau?" tanya Deon.


"Tentu saja" teriak Rissa sambil tertawa bahagia.


Rissa benar benar merasa bahagia,sangat-sangat bahagia,saat itu dia berfikir bahwa dia adalah orang yang paling bahagia di dunia ini...


Deon segalanya bagi Rissa,Deon yang mampu membuat Rissa tertawa,Deon yang mau menerima Rissa apa adanya,dan Deon yang berbeda.....


...************...


Sesampainya di depan rumah Rissa.


(Rissa turun dari motor Deon)


"Terimakasih ya!" ucap Rissa.


"Tidak perlu berterimakasih" kata Deon.


"eh mobil siapa itu?" tanya Deon yang tidak sengaja melihat mobil di depan rumah Rissa.


"tidak tau" jawab Rissa sambil menoleh ke arah mobil didepan rumah nya.


"Ya sudah aku masuk dulu ya" Ucap Rissa Sabil tersenyum manis kepada Deon dan mulai membalikkan badannya.


"Eh tunggu!"


"ada apa?"tanya Rissa seketika menghentikan langkahnya.


"Cium, jangan?" tanya Deon.


(Rissa menoleh ke kanan dan kiri, memastikan tidak ada orang yang lewat atau pun melihat mereka)


"um... kapan kapan aja ya!" tolak Rissa sedikit canggung.


"Hm... yasudah kalau begitu aku pergi dulu" Ucap Deon sambil mengacak acak rambut Rissa.


"a-hati hati Deon!"


"daa..." ucap Deon sambil melambaikan tangannya kepada Rissa, Rissa pun juga melambaikan tangannya.


...*************...


"aku pulang ibu!" teriak Rissa yang sedang melepas sepatu di depan pintu.


saat melewati ruang tamu Rissa menghentikan langkahnya sedikit kaget karena melihat seorang laki laki bersama ibu dan ayahnya sedang duduk di sofa rumahnya.


"hai Rissa! how are you?" ucap seorang laki laki yang wajahnya terlihat familiar di mata Rissa.


Siapa dia?... kenapa dia berbicara menggunakan bahasa Inggris?....


...**************...


Bagaimana???


Penasaran atau tidak,siapa sebenarnya mereka?...


kalau penasaran tunggu episode yang selanjutnya Okey!,terus ikuti cerita novelku...🤗


Jangan lupa Like,dan tinggalkan komentar kalian juga ya 🤗❤️,agar aku bisa lebih semangat lagi....


oh iya... aku minta maaf jika misal ada banyak typo dan agak gak nyambung🙏☺️

__ADS_1


...~Thank y'all!❤️🤗🥳~...


__ADS_2