
...Happy Reading 🥀🌻💖...
Setelah beberapa saat Rissa dan teman teman nya menunggu Deon,nampak Dia belum datang juga,Rissa dan teman teman nya berfikiran mungkin Deon sedang dalam perjalanan,jadi mereka bersabar sebentar untuk menunggu Deon datang, sebenarnya teman temannya sudah memutuskan ingin pulang saja karena sudah hampir setengah jam dirumah Rissa,namun Rissa tak mau sendiri an lagi berdua bersama Devano di rumah,jadi Rissa melarang teman temanya pulang dulu sampai Deon datang,teman temannya pun tak jadi pulang dan masih menunggu Deon.
Hampir satu jam akhirnya Deon datang juga, Deon menghentikan langkahnya karena tau ada Devano juga di sana.
"Maaf terlambat!" kata Deon yang masih tetap berdiri.
"Dari mana saja kau ini,kami menunggu mu hampir satu jam,kau bilang cuman mau ganti baju" Tanya Adelio.
"Iya maaf,tadi aku mendadak di suruh Kakakku Jeslyn untuk mengantarkan nya ke bandara" Jawab Deon kemudian duduk di sebelah Rissa.
"Memangnya kak Jeslyn mau kemana" tanya Adelio dan teman teman nya.
"Dia mau ke London, katanya sih ingin tinggal di sana sementara waktu bersama ibu"jawab Deon.
"Bukannya Ibumu berada di Shanghai China?, kenapa tiba tiba ke London?" tanya teman temannya.
"Iya,kata Jeslyn Perusahaan ibu sekarang pindah ke London,tapi aku juga tak tau"Jawab Deon.
"Lalu kenapa kau tak ikut?" tanya Adelio.
"aku memilih untuk tinggal disini saja,lagi pula jika aku ikut,siapa nanti yang akan menjaga Rissa,kasian nanti dia rindu" Ujar Deon, Rissa pun tertawa kecil.
"Bagaimana keadaan mu sekarang, kelihatannya sudah baik" tanya Deon kepada Rissa yang duduk di sebelahnya.
"Hm Aku sudah merasa enakan" jawab Rissa.
"Syukurlah!?" Kata Deon sambil mengelus kening Rissa.
Melihat Deon yang sedang memegang kening Rissa semua teman temannya tampak terlihat Iri,Devano yang duduk di depannya terlihat mulai merasa tidak nyaman, akhirnya Devano pun memutuskan untuk pulang saja.
"Rissa,aku pamit pulang dulu!" Kata Devano kemudian segera berdiri.
"Oh iya Van,hati hati!" kata Rissa.
Deon bertanya kepada Devano kenapa tiba tiba berpamitan pulang sebaiknya dia duduk dulu dan mengobrol bersamanya,tanpa menjawabnya Devano langsung cepat cepat keluar dengan wajah aneh.
Setelah Devano pergi,teman temannya pun ikutan pamit juga.
"sekarang kau sudah bersama Deon,kalau begitu kami pulang dulu Rissa!" kata Hanna.
"Kenapa kalian sudah ingin pulang, disini dulu jangan terburu buru!" ujar Deon.
"ch kami disini sudah satu jam,sebenarnya ingin pulang dari tadi,tapi Rissa melarang kami, katanya suruh menunggumu" jawab Rachel.
"Oh... ya sudah kalau begitu kalian hati hati" ucap Deon.
"iya,Kami pulang dulu ya Rissa,Jaga kesehatan mu,jangan sampai sakit lagi" kata teman temannya kemudian berjalan keluar.
"Terimakasih teman teman sudah menjenguk ku" ucap Rissa lalu mengantarkan mereka sampai di depan rumahnya.
__ADS_1
"Daa Rissa!...." teriak teman temannya kemudian pergi.
"Daaa daa!...." teriak Rissa dan Deon juga sambil melambaikan tangan kepada mereka.
Setelah habis mengantarkan teman temannya Rissa mengajak Deon untuk masuk kedalam rumah bersamanya.
Mereka pun masuk,dan duduk berdua di sofa ruang tamu rumah Rissa.
"Apa kamu sudah makan?" Tanya Deon kepada Rissa, kemudian Risa pun menjawab kalau dia dari pagi belum makan.
"Kau tidak lapar?" Tanya Deon lagi.
"Umm tidak" Jawab Rissa sambil menggelengkan kepalanya.
setelah itu tiba tiba....
"Kruyuk kruyuk....." Terdengar suara kruyukan dari perut Rissa.
Mendengar suara itu Rissa pun langsung memegang perutnya.
"Sepertinya cacing dalam perutmu kelaparan" Ujar Deon.
"Lebih baik kamu makan dulu sana!" suruh Deon kepada Rissa.
"tidak mau" tolak Rissa.
"Kenapa tidak mau?" tanya Deon.
"Umm bagaimana kalau kita makan di luar saja,kau mau?" ajak Deon.
"Aku tak mau....." tolak Rissa lagi.
"Ayolah!.... Umm begini saja,nanti setelah selesai makan kita pergi ke tempat favorit kita, bagaimana?" Bujuk Deon.
"benarkah?.... sudah lama kita tidak kesana,kalau begitu ayo!" Jawab Rissa dengan semangat.
Deon pun menyuruhnya untuk mengganti pakaian dulu, setelah selesai mengganti pakaiannya Rissa Langsung meminta izin kepada ibunya untuk makan di luar bersama Deon, sebenarnya ibu Rissa tak mengizinkan mereka untuk pergi karena Rissa masih sakit,namun karena Rissa merengek dan bilang kalau dia sudah sembuh, akhirnya ibunya pun mengizinkan mereka pergi.
Deon dan Rissa mulai berjalan keluar.
Mereka berdua pun mulai menaiki sepeda ninja hitam milik Deon,Rissa duduk di belakang di gonceng olehnya.
Saat ingin menancapkan gass, Deon menyuruh Rissa untuk membawakan kamera miliknya, Rissa bertanya kenapa Deon membawa kamera segala.
Deon menjawab kalau dia ingin mengambil beberapa gambar untuk di jadikan sebuah kenangan bersama, Rissa pun akhirnya menuruti perkataan Deon.
Bum! Bum!...... (Rissa dan Deon mulai berangkat pergi)
Saat di perjalanan Rissa bertanya kepada Deon di tempat mana Deon akan mengajaknya makan, lalu Deon menjawab "Dimana saja asalkan bisa makan"
...*********...
__ADS_1
Setelah sampai.
Ternyata Deon mengajaknya ke sebuah restoran di depan jalan raya,Rissa dan Deon pun segera masuk kesana.
Setelah sudah masuk mereka berdua segera duduk lalu pelayan mendekati mereka dan memberikan buku menu makanan.
Deon menyuruh Rissa untuk memilih makanan, setelah selesai Rissa memesan sebuah barbeque,sedangkan Deon memesan Mie kesukaannya.
Setelah selesai memilih menu makanan,mereka berdua menunggu beberapa saat sampai pesanannya datang.
......................
Akhirnya makanan mereka sudah datang.
Mereka berdua pun segera menyantapnya.
"Bagaimana rasanya,enak?" tanya Deon.
"hm lumayan!" jawab Rissa sambil menyantap makanan miliknya perlahan lahan.
Saat Rissa sedang asik memakan makanannya,tiba tiba Deon mencolek colek tangan Rissa untuk melihat pasangan yang juga duduk di dekatnya.
"Coba lihat mereka di sebelah situ!" suruh Deon sambil melirik ke arah pasangan itu.
"Ada apa??" tanya Rissa sambil melihat seorang laki laki yang sedang memegang tangan pasangan nya.
"Dia memegang tangan pacarnya terus,takut pacarnya di colong kucing kali" Kata Deon.
"lagi pula Kucing juga gak bakalan mau,kan kucing tertariknya sama ikan asin" Ujar Deon dengan suara yang di kecilkan.
"haha.... emangnya masalah buat kamu?" tanya Rissa sambil tak bisa menahan tertawa.
"Ya enggak sih hehe"Jawab Deon
Rissa terus tertawa karena yang dikatakan Deon barusan.
"ehh sthhh.... berhentilah tertawa!" suruh Deon.
"memangnya kenapa?" tanya Rissa.
"ketawa kamu itu bagus,Kasihan pacarnya orang itu,gimana kalau pasangan nya tertarik sama kamu!" ujar Deon.
"xixixi iya...." Rissa pun mengecilkan nada ketawanya.
Mereka pun melanjutkan makan nya lagi.
Next Eps selanjutnya!.....
__ADS_1
Next episode coming soon!.....