
...Happy Reading 🌻🥀💖...
"Tok Tok Tok....." terdengar bunyi orang yang sedang mengetuk ngetuk pintu kamar Deon.
"Siapa?" teriak Deon.
"ini bibi!"
"Tuan muda,Ibumu menelfon!" pembantu Deon memberi tahu bahwa ibunya menelfon.
"Oh,iya sebentar!" teriak Deon
"Tunggu sini sebentar,aku harus mengangkat telfon dari ibuku!" ucap Deon kepada Rissa lalu berdiri untuk membuka pintu.
"Hm baiklah..." jawab Rissa.
"ini tuan" ucap pembantu Deon sambil memberikan ponsel yang di genggamannya.
"um terimakasih bik!" ucap Deon lalu menerima telfon dari ibunya.
"Hallo!, mengapa ibu menelfon ku?" tanya Deon kepada ibunya.
"Hallo anakku!,Ibu ingin memberitahumu bahwa bulan depan ini sepertinya ibu akan pulang ke Indonesia" ucap ibunya di telfon.
"ah benarkah?..." Deon merasa senang karena mendengar ibunya akan segera pulang.
"iya,ibu sangat merindukanmu jadi aku memutuskan untuk cuti sebentar dan pergi ke Indonesia menemui mu"
"oh iya,kemana Jeslyn,ibu ingin ngobrol sebentar dengannya" Tanya ibunya.
"dia baru saja pergi keluar,tapi aku tak tau dia mau kemana, memangnya kenapa?" tanya Deon.
"oh dia pergi?,yasudah kalau begitu ibu akan menelfon nya nanti saja"
"hari ini ibu lumayan sibuk,ibu tidak punya banyak waktu untuk mengobrol lama denganmu"
"ibu harus segera menyelesaikan pekerjaan ibu dulu,agar bisa segera pergi ke Indonesia tanpa banyak memikirkan beban pekerjaan"
"ibu menyayangi mu Deon" ucap ibunya dengan lembut.
"aku juga menyayangimu ibu" jawab Deon kemudian langsung mematikan tefonnya.
"bii..bibi" teriak Deon memanggil pembantunya.
"iya tuan?"
"bulan depan ibu akan segera pulang,beri tau Jeslyn nanti jika dia pulang!" suruh Deon.
"oh baiklah tuan muda!"jawab pembantu Deon.
"hm, terimakasih bik" ucap Deon lalu menutup pintu kamar nya.
"aku mendengar sedikit pembicaraan mu Barusan,apa Ibumu akan pulang?" tanya Rissa yang masih duduk di bawah sambil meminum soda.
__ADS_1
"iya,bulan depan dia akan pulang!" jawab Deon.
"Umm bulan depan ini aku dan Jeslyn akan menjemputnya di bandara,kau juga harus ikut oke!" ajak Deon kemudian duduk lagi di sebelah Rissa.
"ah.... tidak mau... a-aku malu untuk bertemu menemui ibumu!" tolak Rissa.
"ch.... ayolah... sekali ini saja,aku harus memperkenalkan mu di hadapan ibu,aku mohon ikut lah denganku!" Deon memohon kepada Rissa agar dia mau ikut.
"T-tapi aku takut!" jawab Rissa
"apa yang kau takutkan,ibuku itu orang yang baik,ya walaupun dia juga sedikit cerewet" ucap Deon.
"umm memangnya kak Jeslyn memperbolehkan ku ikut denganmu?" tanya Rissa.
"ah... pasti boleh,tenang saja" Jawab Deon
"umm yasudah!" akhir nya Rissa mau untuk ikut menjemput ibu Deon di bandara bersamanya.
"yay!" jawab Deon senang.
Waktu sudah semakin sore.
"Tak terasa sudah sore saja"
"Aku harus pulang" ucap Rissa
"Baiklah"
"Tunggu SERLY,aku akan mengantarkan mu....eh..." tanya Deon dengan menyebut nama Serly,Selry??,siapa dia??,Deon salah mengucapkan nama.
Saat itu Rissa terdiam,Rissa mengalami Rassa sakit yang melukai hatinya,Rissa mencoba bersabar,karena dia sadar,kalau dia hanyalah sahabat dekat Deon mulai sekarang.
"Tidak apa, lagi pula,a-aku tidak punya hak untuk marah padamu" ujar Rissa perlahan mencoba tersenyum menutupi Rasa sedih di wajahnya.
"Baiklah aku akan pulang!"
"Aa-aku akan mengantarmu sampai ke rumah" kata Deon sambil memegang tangan Rissa.
"Tidak perlu,aku bisa pulang sendiri" tolak Rissa dengan nada dingin.
"Lihat!! Ini semakin gelap,tidak mungkin aku membiarkan mu berjalan sendiri di jalanan yang sepi dan gelap,aku tidak mau terjadi apa apa kepadamu" Ujar Deon dengan nada sedikit membentak.
"Tidak perlu cemas padaku,la-lagi pula kau juga bukan siapa siapaku" Rissa menjawabnya dengan ketus dan langsung berlari pulang sendirian.
Saat itu Deon hanya bisa pasrah dia tidak mau berdebat dengan Rissa,Deon takut kalau Rissa akan marah padanya dan menjauhinya.
**********
Saat di perjalanan menuju rumah
Rissa berjalan dengan wajah lemas,Rissa tak bisa berbohong kepada dirinya sendiri,dia merasa cemburu karena Deon mengucapkan nama perempuan di hadapannya, pikiran nya penuh dengan tanda tanya,siapa Serly yang di katakan Deon tadi?!, apakah dia mantan Deon yang Cia bilang waktu di sekolah kemarin, kenapa Deon menyebut namanya saat sedang bersama Rissa?!....
*******
__ADS_1
"Apakah aku bisa mempercayai mu?" Rissa mengirimkan SMS kepada Deon sambil berjalan pelan.
"Tentu saja!" Jawaban Deon.
"Apa kau sudah sampai rumah?"tanya Deon
"Aku sudah sampai rumah,tidak perlu khawatir!" Rissa berbohong kepada Deon, padahal jarak rumahnya masih jauh,kemudian Rissa segera mematikan ponselnya agar tidak ada notice pesan yang masuk.
***************
Rissa menengok ke kanan kiri, melihat apakah ada seseorang yang lewat atau mungkin seorang tukang ojek,namun tidak ada seorangpun yang ia lihat, suasana jalan yang damai atau bisa di bilang lumayan sepi.
Dengan samar samar Rissa melihat tiga orang laki laki yang berjalan berlawanan dengannya atau bisa di bilang berjalan ke arahnya.
Rissa tidak berani menatap wajah mereka saat berpapasan dengan laki laki tersebut,Rissa menambah kecepatan langkahnya.
"Hai cantik, kenapa kau berjalan sendirian,mari kita temani" goda dari salah satu laki laki itu dengan seringai di bibirnya.
"Menjauh lah dariku!" suruh Rissa dengan nada ketus.
"ah tidak tidak... kita hanya ingin menemanimu saja,dimana rumahmu mari kita antar" ucap salah satu dari mereka sambil memegang punggung Rissa.
"Lepaskan!" bentak Rissa merasa geli karena punggungnya dipegang.
"Jangan coba macam macan padaku"Rissa memperingatkan mereka untuk menjauh dari nya, Rissa ketakutan sambil berjalan cepat mencoba menjauh dari laki laki yang haus akan nafsu itu.
"Ah kau cantik sekali" godanya lagi sambil memegang dagu Rissa,
Tiba tiba....
dengan cepat Deon langsung menepis tangan orang itu dengan kasar......
"Berani beraninya kalian menyentuh pacarku!" ucap Deon dengan wajahnya yang marah,dan bersiap menghajar tiga laki laki itu.
"Siapa kau,jangan sok jadi pahlawan baginya"ucap salah satu dari mereka lagi dengan nada menantang.
Bugh!...
Tanpa banyak bicara Deon langsung memberikan satu pukulan di sudut bibir pria tersebut hingga mengeluarkan darah.
Adu jotos pun mulai terjadi Antara mereka ber 4
3 lawan 1 orang, kemungkinan besar mereka ber 3 yang akan menang,tapi....
Gimana?......
penasaran gak bagaimana cerita selanjutnya?
Kalau kalian penasaran Next baca yang eps selanjutnya yah!
*Jangan lupa tinggalkan komentar kalian,Like dan share juga ya!🤗💗
Cerita ini akan semakin seru,akan banyak kejutan di setiap episode,jadi terus lah mengikuti novelku dan jangan sampai kalian ketinggalan ceritanya.💖*
__ADS_1
...~Thank you!*🤗**❤️*~...