Strongest Hunter System

Strongest Hunter System
Anggota Baru Guild Silver Mask


__ADS_3

Jangan lupa like sebelum membaca dan berikan komentar setelah selesai membaca.


Like dan komen itu gratis, jadi jangan ragu untuk memberikan itu pada author... Terimakasih...


***


Satu Minggu telah berlalu, Raka saat ini tengah melihat hunter baru yang akan menjadi anggota Guild Silver Mask.


Sebenarnya dia sangat malas untuk melihat hunter baru yang telah resmi menjadi anggota Guild Silver Mask, tetapi karena seluruh orang hadir untuk melihat, mau tidak mau Raka akhirnya datang dan ikut melihat.


Selama seminggu ini Daisy dan yang lainnya telah melakukan seleksi ketat pada ribuan hunter yang mendaftar sebagai anggota Guild Silver Mask, tetapi dari ribuan hanya ada dua puluh orang yang lolos seleksi, dan hari ini mereka diresmikan menjadi anggota Guild Silver Mask.


“Huh, akhirnya selesai juga...” Ucap Raka sambil merenggangkan otot-otot tubuhnya setelah cukup lama berdiam diri dalam keadaan duduk.


Raka melihat semua sahabatnya yang tengah menyambut kedatangan anggota baru Guild Silver Mask, Raka hanya tersenyum lalu dia berjalan keluar dari ruangan untuk menghirup udara segar. Sosok wanita muncul dengan membawa segelas minuman dan dia memberikan minuman itu pada Raka.


“Kamu tidak ingin bergabung dengan yang lainnya?...” Tanya Rizka yang kini telah resmi menjadi anggota Guild Silver Mask, dan dia masuk kedalam kelompok yang dipimpin Raka.


Raka menggelengkan kepalanya. “Mereka terlalu berisik...” Ucap Raka sambil meminum minuman yang di berikan Rizka padanya.


Sekarang seluruh anggota Guild Silver Mask tak ada yang menggunakan topeng, jadi mereka bisa saling melihat wajah sesama anggota Guild Silver Mask.


Wajah Raka yang lebih menarik dari anggota pria lainnya, membuat banyak anggota baru sering mencuri pandang ke arahnya, tetapi sedari tadi ada seorang pria yang terang-terangan tidak menyukai sosok Raka. Pria itu semakin menunjukkan ketidak sukaannya pada Raka saat melihat Rizka yang begitu dekat dengannya.


“Kau bukannya hunter tidak berguna yang telah di keluarkan Akademi Garuda?... Untuk apa orang tidak berguna seperti mu ada di tempat ini?...” Ucap Tiyo, anggota baru Guild Silver Mask yang tidak menyukai keberadaan Raka di tengah-tengah hunter berbakat yang dimiliki Guild Silver Mask.


“Diantara kita tidak pernah terjadi masalah, jadi kau tidak perlu membuat masalah muncul diantara kita!...” Ucap Raka datar.


Tiyo tersenyum sinis mendengar apa yang diucapkan Raka, tetapi setelahnya dia merasa dingin di punggungnya saat sorot mata tajam Raka menatap ke arahnya.


“Tapi jika kamu ingin membuat masalah denganku, dengan senang hati aku akan melayani mu...” Ucap Raka sambil menyeringai melihat wajah Tiyo yang sedikit memucat.


Tubuh Tiyo terasa lemas saat melihat senyum Raka yang begitu mengerikan. Hanya dengan melihat senyum Raka, dia tahu jika dia baru saja menyinggung orang yang salah, dan entah kenapa dia merasa menyesal.


Baru juga Raka ingin melempar Tiyo yang sudah mengganggu waktu bersantai nya, tiba-tiba Daisy muncul dan menghentikan keributan yang akan terjadi.

__ADS_1


“Jangan mengganggu singa jantan yang tengah bersantai kalau kamu tidak ingin di terkam!...” Ucap Daisy lalu dia menyuruh Tiyo untuk menjaga jarak dengan Raka dan kelompoknya.


Anggota baru Guild Silver Mask belum tahu kekuatan asli dari ketujuh senior mereka. Yang mereka ketahui hanyalah keberadaan dua hunter tingkat Jenderal yang menjadi bagian dari Guild Silver Mask.


“Ketua, apa sekumpulan sampah seperti mereka yang menjadi anggota baru Guild kita?...” Tanya Raka dengan sedikit nada kekesalan.


Raka menatap dua puluh hunter yang telah menjadi anggota baru Guild Silver Mask. Kebanyakan dari mereka adalah hunter tingkat B dan ada empat orang yang merupakan hunter tingkat A, termasuk Tiyo.


“Nasib mereka akan sedikit kurang baik gara-gara orang bod*h yang berani mengganggu waktu bersantai ketua...” Ucap Cindi pada Laura yang ada di dekatnya.


“Sudahlah, mungkin dengan sedikit pelajaran yang akan diberikan oleh ketua, kedepannya mereka akan jauh labih baik dari apa yang sekarang dapat kita lihat...” Ucap Laura sambil menikmati cemilan yang tersedia cukup banyak untuknya.


“Apa barusan kamu menghina kami?...” Ucap Mike yang merasa terhina atas ucapan yang keluar dari mulut Raka.


“Baamm...” Raka tiba-tiba muncul di depan Mike dan langsung melayangkan sebuah pukulan kearah perutnya.


Mike yang tidak siap menghadapi serangan tiba-tiba dari Raka, dia hanya mengeram sakit dan langsung terjatuh di lantai sambil memegangi perutnya.


“Aku memang menghina kalian, lalu kalian mau apa?... Ingin menyerangku?... Kalau ingin menyerangku, lebih baik kalian maju secara bersamaan!...” Ucap Raka dengan senyum sinis yang menghiasi wajahnya.


Sepuluh wanita yang merupakan anggota baru Guild Silver Mask tak ada yang bergerak untuk menyerang Raka. Tetapi beda dengan sembilan pria yang merupakan anggota baru Guild Silver Mask. Dengan di pimpin Tiyo mereka maju secara bersamaan dan langsung menyerang Raka.


Boomm... Boomm... Boomm...


Suasana seketika hening saat Tiyo dan delapan orang yang menyerang Raka terpental setelah mereka dihajar balik oleh Raka.


“Jangan bermimpi bisa memukul ku dengan kekuatan kalian yang begitu lemah!...” Ucap Raka lalu detik berikutnya dia telah menghilang dari tempatnya.


Daisy dan anggota lama Guild Silver Mask hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat apa yang menimpa sepuluh pria anggota baru Guild Silver Mask yang baru di hajar Raka.


“Kalian salah menyinggung orang...” Ucap Laura dengan mulut tak berhenti mengunyah makanan.


“Aku saja tidak berani menyinggung nya...” Ucap Daisy yang merasa jika kekuatannya masih terlalu jauh untuk bisa menyamai kekuatan Raka.


Ke-sepuluh wanita agak bingung dengan ucapan Daisy. Mereka tahu kalau Raka itu kuat setelah menghajar sepuluh pria anggota baru Guild Silver Mask. Tetapi mereka tidak tahu aksn sekuat apa Raka sampai membuat ketua Guild mereka tak berani menyinggungnya.

__ADS_1


“Setidaknya butuh dua sampai tiga hunter tingkat Jenderal untuk bisa menyamai kekuatannya...” Ucap Daisy lalu dia memberikan sepuluh pil pemulih pada sepuluh pria yang masih merasakan sakit akibat terkena pukulan dan tendangan Raka.


“Kalian masih beruntung cuma mendapatkan luka ringan. Asal kalian tahu, biasanya dia akan membuat kritis orang yang mengganggunya...” Ucap Cindi.


Sepuluh pria yang baru di hajar Raka menyesal karena telah melakukan sebuah kesalahan besar di hari pertama merek, terutama Tiyo yang benar-benar telah menyinggung orang yang tak seharusnya dia singgung.


Di sisi lain, para wanita justru semakin mengagumi Raka. Selain wajah yang menjual, kekuatan Raka juga membuat mereka kagum, dan mereka akan berjuang untuk mendapatkan perhatian dari pria yang mereka idolakan.


Di luar markas besar Guild Silver Mask


Setelah meninggalkan bangunan markas besar Guild Silver Mask yang kembali bisa digunakan, Raka berniat pergi ke markas cadangan Guild Silver Mask yang kini dijadikan markas kelompok Raka.


Dengan memakai topeng dan jubah yang merupakan perlengkapan hunter miliknya, Raka terbang dengan kecepatan sedang menuju markas yang dimiliki kelompoknya.


Tapi belum juga sampai tujuan, dua hunter muncul secara tiba-tiba dan menghadang perjalanannya.


Raka diam di tempatnya sambil menunggu apa yang akan dilakukan dua orang yang telah mengganggu perjalanannya.


Dua hunter yang menghadangnya tiba-tiba melakukan serangan yang mengarah pada titik-titik vital di tubuhnya, tetapi serangan mereka hanya mengenai udara kosong saat Raka berhasil menghindari serangan mereka.


Mereka berdua kembali mencoba menyerang Raka dengan meningkatkan kecepatan yang mereka miliki, tetapi sekali lagi mereka gagal karena dengan kecepatan yang lebih tinggi Raka berhasil menghindari serangan mereka.


“Pak Alex dan Bu Sonya yang terhormat, kalian hanya akan menyesali apa yang saat ini kalian lakukan...” Ucap Raka lalu dia pergi begitu saja meninggalkan dua orang yang baru melakukan penyerangan padanya.


“Seperti kata tuan, bocah itu sangat kuat!... Aku merasa dia lebih berbahaya daripada Natasya...” Ucap Sonya.


“Begitu juga dengan apa yang aku rasakan. Di masa depan, dia adalah ancaman terbesar yang bisa menjadi pengganggu keberhasilan rencana tuan...” Ucap Alex sambil menyimpan kembali pedangnya yang baru dia gunakan untuk melukai Raka.


“Lebih baik kita kembali ke markas dan meminta tambahan beberapa hunter tingkat SSS+ agar kita bisa melenyapkan bocah itu...” Ucap Sonya.


Alex hanya mengangguk dan selanjutnya dia pergi mengikuti Sonya yang sudah pergi meninggalkannya.


Beberapa saat setelah kepergian Alex dan Sonya, sosok bertopeng hitam muncul dan menatap kearah mereka berdua.


“Orang tua sialan itu telah bergerak!... Tapi sayangnya dia sudah tertinggal puluhan langkah di belakang ku...” Ucap sosok bertopeng hitam sebelum wujudnya hilang bagai asap yang terbawa angin.

__ADS_1


***


Bersambung...


__ADS_2