Strongest Hunter System

Strongest Hunter System
Invasi Goblin


__ADS_3

Jangan lupa like sebelum membaca dan berikan komentar setelah selesai membaca.


Like dan komen itu gratis, jadi jangan ragu untuk memberikan itu pada author... Terimakasih...


***


Setelah malam yang membuat Raka ingin mengubur dirinya sendiri berlalu. Pagi ini dia terbangun dan dikejutkan dengan berita di TV yang tengah menayangkan puluhan ribu Goblin yang tengah menduduki wilayah pelabuhan penghubung Jawa dan Sumatera.


Goblin bukan monster dengan level tinggi, tetapi jumlah mereka sangatlah tidak masuk akal. Pertama kali mereka muncul dua jam yang lalu melalui portal yang sampai sekarang masih terus mengeluarkan jenis monster yang sama, dan dalam waktu dua jam jumlah mereka sudah hampir menyentuh angka seratus ribu.


Kemunculan Goblin dalam jumlah banyak tak hanya terjadi di Indonesia, di negara lainnya juga terjadi hal yang sama. Kemunculan Goblin dalam jumlah besar membuat puluhan Guild mengerahkan kekuatan penuh mereka untuk memusnahkan Goblin yang telah mengganggu perekonomian negara.


“Setidaknya butuh ribuan hunter tingkat A untuk membereskan mereka...” Ucap Raka sambil menikmati menu sarapan pagi yang di siapkan oleh Natasya sebelum gadis itu pergi untuk mengawasi anggota Guild nya yang tengah memerangi goblin.


Perang besar melawan puluhan ribu Goblin di siarkan secara langsung di seluruh stasiun TV. Biarpun Goblin mudah di bunuh, tetapi jumlah mereka terus bertambah dengan adanya portal yang terus mengeluarkan ribuan goblin setiap menitnya.


“Ini akan menjadi bencana kalau tidak segera di selesaikan...” Ucap Raka saat melihat jumlah goblin yang terus meningkat.


“Setelah portal aneh, sekarang muncul portal yang sepertinya terhubung dengan dunia para Goblin. Makhluk hijau menjijikkan itu sepertinya ingin menginvasi Bumi...” Raka telah menyelesaikan urusan perutnya, dan kini dia tengah bersiap untuk turun ke medan perang.


Dengan menggunakan seragam dan topeng yang merupakan ciri Guild Silver Mask, Raka melesat terbang ke markas milik kelompoknya.


Keberadaan kelompok Raka adalah ujung tombak bagi Guild Silver Mask. Seluruh anggota kelompok Raka sudah dipromosikan menjadi hunter tingkat Jenderal, dan itu adalah hal yang sangat mengejutkan bagi Guild lainnya.


Bagaimanapun juga Guild Silver Mask hanyalah sebuah Guild menengah, tetapi dengan adanya delapan hunter tingkat Jenderal di dalamnya, Guild Silver Mask dapat disandingkan dengan kekuatan Guild besar.


Mungkin kalau mereka tahu kekuatan asli Raka, bisa saja Guild Silver Mask masuk dalam urutan tiga besar Guild paling berpengaruh di Indonesia.


Sebelum sampai ke markas untuk menemui seluruh sahabatnya yang merupakan anggota kelompoknya, Raka menyempatkan diri membeli dua busur panah sihir. Senjata tingkat SSS+ yang menggunakan 1 MP untuk menciptakan sebuah busur panah.


Raka membeli dua busur panah karena salah satunya akan dia berikan pada Rizka yang merupakan seorang ahli memanah dengan kemampuan jauh lebih baik dirinya.


Hanya dalam sekejap mata Raka telah sampai ke markas milik kelompoknya, dan kedatangannya langsung disambut keenam anggota kelompoknya yang sudah menunggu-nunggu kedatangannya.


Raka hanya bisa meminta maaf karena telat, lalu dia menjelaskan kenapa dia bisa telat datang.


Semua anggotanya memaklumi kondisi Raka, karena mereka tahu sekeras apa perjuangan Raka mengalahkan monster yang level kekuatannya berada jauh diatas dirinya.


“Ketua, kapan kita berangkat?...” Ucap Aldo yang tangannya sudah gatal ingin mencoba kekuatan barunya.


Raka yang melihat seluruh anggota kelompoknya sudah tidak sabar untuk segera memasuki medan peperangan, dia mulai membagikan masing-masing dua botol berisi 100 pil pemulih HP dan 100 pil pemulih MP.


“Rizka, kamu bisa menggunakan ini untuk melakukan serangan jarak jauh, dan pelajari gulungan Skill ini sambil berjalan!...” Ucap Raka menyerahkan busur panah dan sebuah gulungan Skill memanah pada Rizka.


Rizka mengangguk dan menerima pemberian Raka. Melihat Raka memberikan senjata dan gulungan Skill pada Rizka, tak membuat yang lainnya iri karena mereka juga telah mendapatkan hal yang sama.


Setelah semua persiapan selesai, dengan penuh semangat keenam anggota kelompok Raka terbang mengikuti sang ketua yang memimpin tepat di depan mereka. Melihat jumlah Goblin yang muncul, mereka semua sudah tidak sabar untuk memanen poin pengalaman dari membunuh para Goblin yang mengganggu aktivitas di pelabuhan.

__ADS_1


Sampai di pelabuhan, Raka membawa kelompoknya ke sisi yang hanya terdapat sedikit hunter, dan cukup dengan satu instruksi mereka langsung menyerang ke tengah-tengah ribuan Goblin.


“Bunuh dan jangan menyisakan satupun dari mereka!...” Ucap Raka berteriak lalu dia memimpin kelompoknya membantai Goblin yang berada di jangkauan serangan mereka.


Saat para hunter yang lebih dulu datang melihat kedatangan tujuh hunter bertopeng perak dengan seragam mereka yang memiliki jubah di punggungnya, mereka tahu jika tujuh orang itu adalah anggota utama Guild Silver Mask, dan semua tahu kalau mereka adalah sekumpulan monster yang kekuatannya telah mencapai tingkatan Jenderal pada usia yang masih begitu muda.


Brak... Brak... Boomm... Boomm...


Lautan Goblin dengan cepat berkurang setelah kedatangan kelompok Raka yang terlihat begitu kuat dan tak kenal lelah.


Goblin yang rata-rata memiliki level di bawah 100 terlihat seperti sekumpulan semut dimata para monster yang berasal dari Guild Silver Mask.


Dalam waktu singkat ribuan Goblin telah dibunuh oleh Raka dan anggota kelompoknya, tetapi tak sedikitpun mereka menunjukkan ekspresi kelelahan.


Melihat kekuatan mereka, banyak hunter yang menilai mereka adalah monster yang sebenarnya. Di saat hunter tingkat Jenderal lainnya banyak yang sudah kelelahan setelah membunuh satu sampai dua ribu Goblin, mereka bertujuh justru terlihat semakin bersemangat setelah membunuh lebih dari dua puluh ribu Goblin.


Di sisi lain, Daisy dan ketiga wakilnya, beserta puluhan anggota baru Guild Silver Mask, mereka juga membuat banyak hunter kagum akan kekuatan yang mereka tunjukkan.


Di sebuah ruangan dengan layar besar yang tengah menayangkan peperangan antara hunter melawan monster jenis Goblin.


“Ketua, apa keberadaan Guild itu yang perlu kita waspadai?...” Ucap seorang pria dengan separuh wajah tertutup topeng berwarna merah sambil melihat keberadaan orang yang dia panggil dengan sebutan tuan.


“Kekuatan mereka terlalu misterius, tapi daripada mewaspadai sekumpulan bocah seperti mereka, aku justru lebih waspada pada kekuatan yang ada dibelakang mereka. Hanya orang bod*h yang menganggap wajar sebuah Guild baru bisa memiliki kekuatan sebesar mereka...” Ucap tuan dari pria yang menggunakan topeng berwarna merah untuk menutupi sebagian wajahnya.


“Lalu, apa yang ingin saya lakukan pada mereka?...”


Pria bertopeng mengangguk. “Tuan, kita telah menemukan keberadaan putra mereka...” Ucap pria bertopeng yang membuat tersenyum pria yang dia panggil tuan.


“Singkirkan keberadaan bocah itu!... Biarpun dia putra dari wanita yang aku cintai, tetapi dia juga putra orang yang telah menghancurkan hidupku...”


“Baik tuan...” Ucap Pria bertopeng lalu dia menghilang dari tempatnya.


Sementara itu di pelabuhan tempat munculnya Goblin, semua hunter melihat jumlah Goblin yang terus berkurang, tetapi semakin sedikit jumlahnya, semakin tinggi level Goblin yang keluar dari portal.


Nama : Hobgoblins


Level : 180


HP : 100.000/100.000


MP : 100/100


“Mereka lebih kuat dari yang sebelumnya. Ini justru semakin menarik...” Ucap Raka yang terus mengayunkan pedang ke arah musuh yang ada di sekitarnya.


Melihat datangnya musuh yang lebih kuat, banyak Guild kecil yang menarik mundur hunter mereka yang levelnya berada dibawah level Hobgoblins.


Tetapi Hobgoblins bukanlah masalah berarti bagi hunter tingkat S ke atas, karena dengan mudah mereka dapa menghabisi seluruh Hobgoblins yang keluar dari dalam portal.

__ADS_1


[Tuan, kekuatan utama mereka akan datang. Jumlah mereka lebih sedikit, tetapi kekuatan mereka jauh lebih kuat dari yang sebelumnya muncul...]


“Apa mereka sekuat Black Boar Demon yang semalam aku lawan?...” Ucap Raka sambil mempersiapkan diri menghadapi musuh yang akan membuatnya repot.


[Kekuatan mereka masih dibawah Black Boar Demon, tapi jumlah mereka jauh lebih banyak. Dengan jumlah, mereka akan terlihat lebih mengerikan dari sepuluh Black Boar Demon...]


Raka mengangguk dan tak lama muncullah ratusan monster jenis Goblin yang dipimpin oleh Goblin dengan kampak besar yang berada di genggaman tangan kanannya.


Nama : Goblin Champions


Level : 460


MP : 880.000/880.000


HP : 10.000/10.000


Nama : Goblin King


Level : 615


HP : 2.200.000/2.200.000


MP : 30.000/30.000


“700 Goblin Champions dengan rata-rata memiliki level 460 atau setara dengan hunter tingkat SSS+, dan satu Goblin King yang kekuatannya setara dengan hunter tingkat Raja dan hampir menyamai kekuatan hunter tingkat Kaisar...” Ucap Raka mengamati kekuatan monster yang akan menjadi lawannya.


Selesai mengamati kekuatan lawannya, Raka beralih melihat kekuatan yang dimiliki para hunter yang ada di medan perang.


“500 lebih hunter tingkat SSS, dan 120 hunter tingkat SSS+. Dengan keberadaan belasan hunter tingkat Jenderal, 700 Goblin Champions tak akan bisa berbuat banyak di hadapan mereka...” Ucap Raka lalu dia melihat keberadaan Natasya yang bersiap menyerang Goblin King.


“Swuusshh...” Raka muncul di dekat Natasya. “Aku akan membantu...” Ucap Raka sambil tersenyum di balik topeng yang dia gunakan.


“Level kekuatannya berada di atas ku. Apa kamu yakin akan membantu ku?...”Tanya Natasya yang entah kenapa kali ini dia tidak bisa melihat level Raka. “Apa levelnya sudah melebihi ku?...” Ucap Natasya membatin.


Skill Divine Eye yang dimiliki Natasya hanya dapat melihat informasi dari hunter yang tingkat kekuatannya berada di bawahnya, tetapi Skill itu tak berguna pada orang yang memiliki kekuatan lebih tinggi darinya.


“Aku rasa kamu sudah tau jawabannya...” Ucap Raka lalu dia mengeluarkan dua pedang dan di genggamnya kedua pedang itu dengan kedua tangannya.


“Peningkatan yang mengerikan, itu sudah sepantasnya dimiliki oleh calon suamiku...” Ucap Natasya sambil menunjukkan sebuah senyuman yang hanya dapat dinikmati oleh Raka.


“Uuhh, aku bisa terkena diabetes kalau terus melihat senyumnya!...” Gumam Raka lalu dia dengan cepat mengalihkan pandangannya.


“Mari kita bereskan!...” Ucap Raka pada Natasya dan setelahnya mereka langsung melesat menyerang Goblin King yang penampilannya cukup mengintimidasi lawan-lawannya.


***


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2