
Bryan tidak bisa berlama-lama berada di sekolah dengan melihat wajah seseorang yang membuatnya kecewa, siapa lagi kalau bukan felli. Bryan pun pulang kerumah dengan wajah kesalnya, tidak ada yang berani menghentikan niat Bryan untuk pulang, sekalipun kepala sekolah.
" sial....." umpat Bryan membanting tasnya dengan kesal setelah sampai rumah dan masuk ke kamarnya.
" rencana apalagi yang dibuat Nofan buat hancurin gue ..!?!" sambung Bryan sembari berpikir keras
" dia mau nyari kelemahan gue lewat felli ? brengsek..!?!" umpatnya lagi
" seharusnya gue curiga waktu lihat Nofan begitu memperhatikan felli akhir-akhir ini "
" gue nggak mengira Nofan bisa selicik ini " ucap Bryan frustasi
" gue nggak bisa biarin felli diperalat Nofan buat hancurin gue.., nggak bisa kayak gini...!?! "
Bryan menghabiskan harinya untuk memikirkan cara agar felli mau mempercayai perkataannya bahwa pilihannya salah, benar-benar salah. Felli hanya diperalat oleh Nofan untuk kepentingannya sendiri.
Sedangkan disekolah, felli bimbang dengan jawaban yang akan diberikan pada Nofan, walaupun felli menyukai nofan tetapi dia juga menyayangi Bryan sahabatnya, jangan sampai karena keputusannya persahabatan mereka terganggu.
__ADS_1
" hhaah apa ini..apa yang harus gue lakuin ?" keluh felli pada dirinya
" fell, gue mau tanya sama lo.." tanya gearin yang tiba-tiba datang dengan wajah serius
" tanya apa sih Rin ?"
" Lo beneran nggak ada perasaan kan sama Bryan ?" tanya gearin menyelidik
" nggak ada kok..kenapa sih emang ?"
" ya nggak papa, cuma mau bilang kalau gue sebenarnya suka sama Bryan, jadi gue mohon Lo jangan sampai ada perasaan suka sama Bryan.." jelas gearin
" apanya ?"
" sejak kapan Lo suka sama Bryan !?!" ucap felli tegas
" hahh..Lo nggak peka ya emang...dari dulu gue udah suka sama Bryan..tapi gara-gara Lo, Bryan nggak pernah mengganggap gue ada...gue selalu aja dicuekin..Lo tau alasan gue mau jadi temen Lo !?! karna buat ngedeketin Bryan , tapi cara gue salah dari awal ,Lo malah ngejauhin gue dari Bryan !?!" teriak gearin
__ADS_1
" sumpahhh..Lo aslinya emang kayak gini ya Rin ?, nggak nyangka gue sama lo!?!" ucap felli kesal
" dari pada Lo, cewek yang nggak tau diri, yang bisanya cuma nempel terus sama Bryan.."
" Lo nggak bisa ngaca ? oohh iya dirumah Lo nggak ada kaca ya,..duh kasihan cantik-cantik kok nggak bisa intropeksi diri mubazir dong cantiknya..." maki felli
" Lo bilang apa tadi !?!.." ucap gearin yang kemudian menjadi pusat perhatian teman dikelas
" woiyy kalian apa-apaan sih..?, teriak-teriak nggak jelas dari tadi.. !?!" ucap Dion berusaha melerai felli dan gearin
" bukannya kalian teman ya ? nggak boleh dong teriak-teriak sesama teman !?! " sambung Dion
" temann ? teman yang kayak apa maksud Lo ? yang mau jadi teman supaya bisa deket sama cowok ? itu yang namanya teman ? se-munafik itukan pertemanan !?!" ucap felli, sekarang dirinya tidak bisa berfikir dengan kepala dingin, seakan dirinya akan meledak ditempat itu juga.
" udah ngbacotnya ?..Lo emang cewek nggak tau diri fell..,Lo seakan-akan melimpahkan semua kesalahan ke gue..padahal Lo juga salah kan ? udah deh jangan sok jadi anak baik..Lo tuh jauh dari kata baik !?! " ucap gearin geram
felli hanya mengepalkan tangannya kesal, felli berdiri dan membisikan sesuatu yang membuat gearin tambah emosi
__ADS_1
" dan Lo pikir Lo baik Rin ? saking baiknya Lo nggak akan pernah bisa mendapatkan apa yang Lo mau... Bryan ? Lo nggak akan pernah mendapatkan dia..karena apa ? ya karna dia nggak pernah suka sama Lo, dasar ..brengsek " bisik felli yang sudah tidak bisa menahan amarahnya, setelah membisikan kata-kata itu, ia pun bergegas keluar kelas, pengap rasanya jika berada dalam kelas, apalagi berdebat dengan gearin
#SWMF🧡🧡