
" gue terlalu kasar ya ? " ucap Bryan pada dirinya sendiri setelah melihat felli masuk kedalam rumah
" gue kenapa sih sekali aja nggak bikin kesal felli, gue merasa nggak bisa jauh darinya" sambung Bryan,
Sedangkan dikamar , felli sedang berbaring dengan memeluk boneka kesayangannya
" apaan sih bryan pakai acara meluk-meluk gue lagi, rese' banget emang tuh orang " gerutu felli, terdengar seseorang mengetok pintu kamar berkali-kali meminta untuk masuk
" fell, bunda boleh masuk ?" ucap seseorang yang tak lain adalah ibunda felli
" iya bun masuk aja "
" nak, teman kamu kenapa nggak di ajak masuk malah ditinggal diluar ?" ucap Tiara ibunda felli
" teman ? siapa Bun ?" jawab felli tidak mengerti
" itu katanya namanya siapa ya tadi ?... oh Nofan iya Nofan, dari tadi nyariin kamu loh nak " ucap Tiara
" nofannn !?!" ucap felli terkejut, berarti Nofan melihat Bryan memeluknya tadi ?
" sekarang masih dibawah Bun ?"
" iya, lagi nungguin kamu, dia juga berkali-kali telphone kamu dari tadi " jelas Tiara
" astaga gue baru sadar hp gue ketinggalan dirumah Bryan" gumam felli dalam hati
" goblok banget kamu sih fell, ah dasar " gumam felli merutuki kecerobohannya
" sekarang samperin dulu teman kamu itu, kasihan dari tadi nungguin kamu malah kamu nggak peduli "
" iya bun, maaf Bun felli jadi ngerepotin bunda " ucap felli
" ya udah gih samperin dulu keburu orangnya pergi "
__ADS_1
" siap bunda "
felli pun bergegas turun menghampiri Nofan yang sedang duduk di ruang tamu
" a-anu, Nofan g-gue minta maaf tadi gue nggak liat Lo disini, gue bener-bener minta maaf" ucap felli
" iya nggak papa kok, santai aja " jawab Nofan santai
" j-jadi, Lo tadi L-liat..." ucap felli ragu namun belum selesai felli bicara Nofan langsung menyela
" nggak liat" jawab Nofan dingin seolah dia tau apa yang akan ditanyakan oleh felli
" o-ohh, iya, begitu" ucap felli canggung
" Lo pacaran sama bryan ?" tanya Nofan tiba-tiba
" ng-nggak lah, kita cuma temenan sumpahhh" ucap felli meyakinkan
" Lo yakin ?" ucap Nofan mengintrogasi
" mau jadi pacar gue nggak ?" ucap Nofan tiba-tiba yang sukses membuat jantung felli serasa berhenti berdetak
" hah !?!" satu kata yang keluar dari felli karena terlalu terkejut dengan ucapan nofan
" Lo nggak mau ? kalau Lo nggak mau gue pamit pulang aja deh "
" tunggu tunggu tunggu, g-gue bukannya nggak mau, t-tapi g-gue bingung mau jawab apa, ini bener bener cepet banget, maksudnya gue belum bisa kasih jawaban sekarang, gue butuh waktu " ucap felli gugup
" it's okay , gue ngerti kok, tapi gue harap Lo nggak nolak gue " ucap Nofan santai
" a-hahaa" tawa felli canggung
" yaudah gue pamit pulang dulu ya, gue masih ada acara hari ini " ucap Nofan
__ADS_1
" o-oh okay hati-hati ya dijalan" ucap felli
" iya "
felli pun mengantar Nofan hingga depan rumah, setelah Nofan pergi..
" gilaaa, gilaaa gilaaa...gue tadi nggak salah denger kan ? Nofan nembak gue !?!, gilaa mimpi apa gue tadi malem ? sumpahhh ini bener-bener gilaa" ucap felli tak percaya
" eeh tapi kalau gue nerima Nofan jadi pacar gue Bryan nggak masalah kan ?... takutnya kalau gue jadian sama Nofan mereka malah musuhan gara-gara gue..gue harus gimana !?!"
" bentar fell bentarrr...Lo harus mikirrr" ucap felli dengan memijit dahinya
" ahhh gue harus gimana ya tuhannn " sambung felli yang tak kunjung menemukan jalan keluarnya
" felli kenapa dari tadi kamu teriak-teriak sih nak malu sama tetangga " teriak Tiara mengingatkan felli
" upss maaf Bun kelepasan, hheee"
" udah masuk, kamu belum mandi kan dari tadi, anak gadis kok pulang sekolah nggak mandi, kebiasaan "
" iya bundaku sayang" jawab felli sambil memeluk bundanya
Dirumah Bryan
" felli lagi ngapain ya ? apa gue telphone aja ? eh tapi kalau nanti marah gimana ? gausah deh, tapi gue kangen " ucap Bryan bimbang
" ahhh dasar, harusnya gue nggak bawa felli kerumah kalau begini jadinya "
Disisi lain,
" bagus fan Lo udah selangkah untuk hancurin Bryan,.."
"ini baru permulaan " sambungnya,
__ADS_1
#SWMF🧡🧡