
" weeh dasar Lo..emang..gilaaa " ucap felli terpotong-potong karena dibawa ngebut oleh Bryan.
" tapi lo suka kan ? sampai tangan Lo ga mau lepas dari pinggang gue " jawab Bryan sambil nyengir.
Felli segera menarik kedua tangannya dari pinggang Bryan, setelah sadar apa yang diperbuatnya.
" y-yaa kan gue refleks wooy, nggak usah ke-gr-an..." felli segera turun dari motor sambil menahan malu, dan memimpin jalan ke mini market.
Bryan hanya terkekeh melihat tingkah felli yang absurd menurutnya. Satu kata yang keluar dari mulutnya setelah felli masuk mini market
" imut "
Felli mulai menaruh barang kedalam keranjang belanjanya, sedangkan Bryan hanya memperhatikan dari belakang felli.
Ketika felli berhenti untuk memilih beberapa keperluan wanita, seperti pembalut, Bryan langsung berjongkok sambil menutup sebagian matanya.
" eh, lo kira-kira dong kalau mau beli gituan, gue cowok anjir " ucap Bryan malu karena tatapan orang-orang yang berada disekitar tempatnya.
" yang bilang Lo cewek siapa ? tau kok kalau Lo cowok. kenapa ? Lo malu ? " ucap felli dengan tatapan mengejek.
" ahh...cepet selesain dulu, cepet awas Lo kalau lelet.." ucap Bryan kesal.
" iyaaa, ini udahh "
" ayo pindahhh " Bryan mengaitkan lengannya pada leher felli dan menyeretnya.
__ADS_1
" gue sesak napas anjirr "
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
" nyokap bokap gue pergi liburan bareng kakak gue , gue ditinggal sendirian dirumah aaa gimana dong ? " rengek felli pada Bryan yang sedang membawakan barang belanjaan felli keluar mini market, tentu saja Bryan yang membayar semua belanjaannya.
" emang tadi Lo nggak di kabarin sama nyokap Lo ?" ucap Bryan menanggapi rengekan felli.
" nggak, mereka langsung ninggalin gue bryy , entar gue makan sama apa dong ? malam ini gue bakal kesepian, nasib"
" ini Lo beli bahan makanan loh fel, apa jangan -jangan selama ini Lo nggak bisa masak ? " ejek Bryan
" emang Lo bisa masak ? " ucap felli
" ya bisa donggg "
" Lo bener-bener nggak bisa masak sama sekali ? "
" gue cuma bisa masak mie instan hehee " ucap felli sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
" oke fiks, hari ini gue bakal masakin makanan buat Lo biar tau kemampuan memasak gue " ucap Bryan membanggakan diri.
" sekarang ? di rumah gue ? " felli menunjuk dirinya
" ya iya lah cumiii....ayo cepetan naik " ucap Bryan sambil mencubit pipi felli dengan gemas.
" gas kuyyy "
__ADS_1
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
Sesampainya mereka dirumah felli, mereka segera turun dan menenteng kantong belanjaan yang penuh.
" ini beneran nggak ada orang dirumah Lo ? " ucap Bryan memastikan.
" ya beneran lah, kan gue udah bilang tadi " ucap felli dan mempersilahkan Bryan untuk duduk di ruang tamu.
" Lo beneran ya mau masak makanan enak buat gue..." sambung felli
" siapp, gue mah nggak pernah ingkar janji...mana dapur Lo ? " ucap Bryan percaya diri
" mau masak sekarang ? mau gue bantuin nggak ? "
" iya dong "
Mereka berdua pun mulai menyiapkan bahan-bahan yang di perlukan, rencananya mereka bakalan membuat makanan yang berbahan dasar daging ayam.
" tepungnya jangan buat mainan felli " ucap Bryan gemas dengan kelakuan felli yang meniup dan mencipratkan tepung kewajah dan rambutnya.
" hahhaaa Lo udah siap digoreng nihhh " ucap felli melihat penampakan badan Bryan yang ditaburi tepung olehnya.
" dasar si cumiii " Bryan membalas menaburkan tepung ke rambut dan wajah felli bersamaan.
" banyak banget woyyy " ucap felli sambil terkekeh , mereka berdua tak habisnya bercanda hingga sore.
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
__ADS_1
🧡🧡