Stuck With My Feelings

Stuck With My Feelings
SWMF. Bagian 4


__ADS_3

Sesampainya di kelas, felli segera menuju ketempat duduknya,


" Tumben gue nggak liat Bryan dari tadi.."


" Apa Bryan sakit ya?..,gue kok jadi cemas sih.."


" Ekhm..." ucap Bryan berjalan melewati felli yang sedang duduk di kursinya.


"Tumben Lo nggak telat fell..? " Sambung Bryan dengan menyenderkan tubuhnya di kursi.


" Ya bagus dong kalau gue bisa berangkat tepat waktu ?"


" Lo pasti udah dapat hidayah nih.., nggak percaya gue kalau Lo bisa bangun pagi.."


" Begini ya bry.., terserah gue lah..mau bangun pagi kek..mau bangun siang kek..mau bangun malam kek...itu hak gue oke?.." ucap felli kesal.


" Iya tau gue,..Lo kan emang Putri tidur, jadinya nggak heran gue.." kata Bryan


" Iya gue Putri tidur dan Lo pangeran nyinyir,.." timpal felli dengan menjulurkan lidahnya.


" Gemes gue sama Lo..gue cubit nih pipi Lo.." ucap Bryan, yang kemudian meraih pipi felli dan mencubitnya.


" Bryyy sakitt tau.. dasar playboy cap kampret.."


" Tunggu tunggu tunggu...Lo bilang apa tadi ? Hah? " Tanya Bryan dengan meraih telinga felli dan menariknya.

__ADS_1


" Playboy capp kamprett...puasss ?" Jelas felli


" Dasar cumi kering ...Lo ya kalau sehari aja nggak buat gue marah apa nggak bisa ?..." Ucap Bryan dengan ekspresi dingin.


" Gue tanya.. yang mulai duluan siapa ? Hah? Dan satu lagi gue bukan cumi kering !..paham ?"


" Dan gue bukan playboy cap kampret..ngerti..?"


" Bodo amatt" ucap felli dan kembali menghadap kedepan


" Awas aja Lo nanti.." ucap Bryan yang tidak didengarkan oleh felli


Felli meraih botol minumnya, karena perdebatan dengan Bryan tadi pagi cukup menguras energinya, " ngeselin banget sih jadi orang ..." gumam felli dalam hati. Namun felli teringat dengan lebam yang ada di wajah Bryan yang masih jelas diwajah tampannya itu, felli berfikir darimana Bryan bisa mendapatkan lebam itu sedangkan Bryan yang felli tau adalah cowok yang anti kekerasan, walaupun ada masalah pasti selalu di rundingkan dan mengambil jalan tengahnya, tidak sampai berkelahi bahkan saling melukai, kecuali jika masalah tersebut benar-benar tidak bisa di rundingkan lagi.


" Oyy fell kantin yukk ?.." ajak raina


" Lo laper ya Ra ? Ini masih pagi loh Ra...Lo udah laper aja.."


" Ya inilah derita punya perut karet fell, bawaannya laperrrr teruss" jelas Raina.


" Ya udah yuk gue temenin.."


" Nah gitu dong, Lo kan baik hati dan tidak sombong " goda Raina


" Nah mulai dehh..." Ejek felli

__ADS_1


" Hhee"


sesampainya di kantin, Raina langsung memesan makanan kesukaannya yaitu bakso


" lo nggak bosen apa Ra? tiap hari makan baksooo Mulu ?.." tanya felli yang heran dengan temanya satu ini


" ya nggak dong..ini tuh ya makanan yang bener -bener juara menurut gue, nggak tau kenapa setiap makan dirumah atau di luar rumah harus ada bakso.." jelas Raina


" iya Ra gue tau..tapi setidaknya Lo juga harus makan nasi dan sayur juga dong biar seimbang " ucap felli menjelaskan


" iya felli calon dokter udah deh jangan bawel "


" eh iya Lo tau nggak , ada cowok pindahan dari SMA XX, denger-denger cakep loh fell.. Lo nggak penasaran..?" ucap Raina antusias


" oh siapa emang namanya? ya kali gue langsung ajak kenalan tuh cowok " jelas felli heran.


" gue udah punya nomor wa nya fell, kali aja Lo penasaran sama cowok pindahan.." ucap Raina


" ya gimana ya.. gue nggak tertarik Ra.. gue mau fokus aja sama pelajaran"


" jangan bilang Lo masih ada rasa sama Nofan fell..?" tanya Raina ingin tahu


" g-g-gue.. ng-nggak kok , gue udah biasa aja sama Nofan.., apaan sih Ra bawa-bawa Nofan segala, nggak ada kaitannya kali .."


#SWMF🧡🧡

__ADS_1


__ADS_2