Suami Isteri Separuh Waktu

Suami Isteri Separuh Waktu
Asrama


__ADS_3

Selama dua hari Adira dan Ben melakukan peran mereka sebagai suami isteri yang rukun dihadapan keluarga mereka.


ya, hanya dua hari!.. karena pada hari ketiga setelah pernikahan mereka ben pergi mengurus bisnis nya.


dan jangan tanyakan bagaimana kehidupan Adira setelah menikah,semuanya tidak berubah. karena ia hanya menjalankan peran sebagai isteri dihadapan keluarganya.


Kini, Adira tengah berdiri menatap kampus impiannya, sembari memilin cincin pernikahan yang tersemat dijari manisnya.


" Universitas A" ucap adira sembari menghela nafasnya


"ayo Dira kau pasti bisa. ini yang sejak dulu kau impikan" Adira memberi semangat pada dirinya.


" Nona "


" kak darta, stop memanggil Adira dengan sebutan nona"


" maaf "


" baik lah, kemana kita akan pergi sekarang kak"


" masuklah, aku akan mengantarmu ke asrama" ucap darta sembari membuka kan pintu mobilnya


" baik lah" adira pun masuk kedalam mobil.

__ADS_1


darta mengendarai mobil dengan kecepatan sedang.


tiada perbincangan di antara keduanya. hanya deru mesin mobil yang adira dengar dalam pendengaran nya.


" kak darta "


" iya"


" kapan kak Ben pulang?"


" aku tidak tahu"


" oh, baiklah"


" ah iya, benson telah menyiapkan mu sebuah mobil serta telah menyewa pelatih. lekas lah belajar mengendarai nya dan ikutilah ujian mengemudi untuk mendapatkan surat izin mengemudi. Benson tidak mau kau menggunakan kendaraan umum"


" ya, turun lah. aku akan mengantarmu hingga sampai kekamar mu"


darta bergegas mengeluarkan semua barang bawaan adira, dan membawanya masuk kedalam asrama Adira.


" adira ini kamarmu, nantinya akan ada beberapa orang yang satu ruangan denganmu. berbaurlah dengan mereka, jika ada masalah lekas hubungi aku.aku pamit"


" baik kak, terimakasih" ucap adira sembari memasukkan barang barangnya.

__ADS_1


Adira melihat isi ruangan tersebut, ruangan yang berisikan satu meja belajar, dua buah ranjang bertingkat. dan empat buah lemari pakaian berukuran kecil.


" pantas saja kak darta menyuruhku membawa sedikit barang, ternyata tempat nya sekecil ini"


Adira duduk di tepi ranjang, lalu melepaskan cincin pernikahan nya dan menyimpannya disebuah box.


" Adira Putri Alesandra, ayo mulai jalani hari harimu sebagai gadis lajang" gumamnya


adira membaringkan dirinya guna melepas sedikit rasa lelahnya setelah mengemasi barang barangnya.


tok tok..


baru Adira akan memejamkan matanya, namun pintu kamarnya sudah diketuk. lekas adira membuka pintu.


Adira melihat ada empat orang wanita sedang berdiri disana. satu orang terlihat seusia dengan mamanya yang ia yakini sebagai ibu pengurus. dan tiga orang terlihat susianya, dan ia yakin mereka adalah teman satu kamarnya.


"Lisa, meta, anisa, ini kamar kalian dan ini nona Alessandra. nona Alessandra mereka adalah teman satu kamarmu" ucap sang pengurus


" Adira " ucap adira memperkenalkan diri mengulurkan tangan nya pada satu persatu temannya sembari tersenyum. yang disambut dengan baik oleh ketiganya


" silahkan masuk, jika ada yang diperlukan bisa hubungi staf yang ada, saya permisi" ucap sang pengurus berlalu pergi


mereka berempat mamasuki ruangan sederhana tersebut.

__ADS_1


" maaf aku sudah memakai kamar ini duluan. ah iya, aku memilih lemari ini dan ranjang bagian ini untuk aku gunakan"


" tak apa Adira, kami bisa gunakan yang lainnya. dan iya kita ini teman jadi jangan sungkan. karena nantinya kita akan menjadi sahabat dan saling berkongsi" ucap meta dengan gurauan nya. yang hanya dibalas anggukan oleh yang lainnya


__ADS_2