Suamiku Menafkahi Dapur Lain

Suamiku Menafkahi Dapur Lain
nafkah 500rb


__ADS_3

Heni dan sandy sudah berumah tangga sekitar 5 tahun lebih dan memiliki 2 anak kembar perempuan, yang pertama lila dan yang kedua lula


sepasang suami itu selalu harmonis jika dari pandangan orang luar akan tetapi tidak demikian karna setiap hari heni selalu memikiran bagaimana agar kebutuhan rumah tangganya tercukupi, karna suaminya yang ia tau adalah pegawai rendahan yaitu sebagai security di sebuah bank swasta


suaminya harus membagi kebutuhan anakistri dan ibunya dirumah, padahal anak lelakinya bukan hanya mas sandy akan tetapi ibu mertuanya lebih memberatkan nafkah untuk mertuanya kepada suaminya yang hanya bekerja sebagai security sedangkan anak anaknya yang lain hanya memberi ala kadarnya saja itupun masih makan ikut mertuaku yah kedua saudara lelaki suamiku tidak ada yang bekerja. mereka sibuk main game dan nongkrong saja padahal mereka sudah mempunyai anak istri.


sudah tau miskin gegayaan nongkrong dan main game nggak mikir apa besok mau makan apa dan anaknya jajan apa


untung saja mas sandy tidak mengikuti kedua saudaranya yang pemalas itu. karena suamiku ini segan dengan ayahku, ayahku meskipun orang kampung tetapi bisa membelikan rumah untuk anaknya

__ADS_1


yah rumah yang kami tempati ini adalah hadiah pernikahan ku, sebenarnya orang tuaku kurang sreg dengan mas sandy akan tetapi aku meyakinkan orang tuaku bahwa mas sandy adalah orang yang pekerja keras dan sangat menyayangi ibu nya...


kata pepatah jika ingin mencari suami yang baik dan penyayang lihatlah bagaimana cara ia memperlakukan ibunya. dan yah mas sandy sangat mengistimewakan ibunya sampai aku merasa iri. karna kukira mas sandy akan memperlakukanku seperti iya menyayangi ibunya ternyata tidak. ia tetap patuh dengan ibunya dan tidak pernah menghiraukan aku


mertuaku dulunya adalah anak orang berada tetapi setelah orang tuanya pergi ia tidak bisa mengelola harta itu dengan baik, jadilah sekarang harta peninggalan orang tuanya tersisa hanya kontrakan 10 pintu itu.. dari situlah mertuaku mendapatkan penghasilan, jangan tanyakan bapak mertuaku sama seperti anak lelakinya suka ongkang ongkang kaki dari situlah anak anaknya menurun. aku tidak tau kenapa ibu mertuaku tidak meninggalkan bapakmertuaku yang pemalas itu. apakah karna bapak mertua masih terlihat awet muda sampai sampai ibu mertuaku tidak ingin meninggalkan suaminya, entalah


pagi ini aku ingin memasak sumur tahu dan tempe + sambel terasi karna suamiku tidak memberi nafkah yang layak makanya aku cuman masak seadanya ketika masak makan siang aku akan memasak lauk yang enak untukku dan anak anakku


"de kamu masak apa"tanya suamiku dengan muka segar dan baju seragam yang rapi

__ADS_1


"masak sumur tahu dan tempe + sambel terasi kesukaanmu mas "kataku dengan ringan, kulihat wajahnya nelangsa dan tidak selera saat melihat sarapan yang kusiapkan. salah siapa cuman ngasih jata 500sebulan beli beras dan listrik aja udah abis dasar suami dzolim huh rasakan kau. untung masih ada lauk nggak bersukur banget


"de mas kan baru 2 hari yang lalu kasi kamu uang gaji masa cuman masak tahu tempe sih. mas bosen masak enak kek sekali kali "jawabnya dengan kesal dan aku hanya tersenyum melihatnya


"mas jika ingin makan enak seharusnya kau menyerahkan semua gajihmu kepadaku.. aku yakin kamu setiap hari bakalan makan enak terus "usulku dengan jahil. aku sangat senang melihat muka merah merona suamiku saat aku membicarakan uang gajihnya yang tidak seberapa bagiku yah. karna aku mempunyai warisan kebun sawit beberapa ribu hektar dan sawah yang ditanami berbagai sayuran dan buah buahan.. tetapi suamiku tidak tahu menahu soal warisanku itu. yang ia tau aku orang kampung dan miskin.. sengaja orang tuaku menyembunyikan kekayaan kami karna ibu dan bapakku punya filing yang kurang baik saat melihat keluarga mas sandy ,warisanku terus mencair jadi uang dan terus bertambah di dalam rekeningku, rekeningku sekarang semakin gendut semejak aku menikah karna jarang ku gunakan. aku takut dimanfaatkan oleh keluarga suamiku yah super super uhhh, astagfirullah nyebut


"kamu ngapain sih nanyain gajih aku segala kan kamu tau gajih aku kecil, aku harus ngasih ibu karna baktiku kepada ibu "cerca suamiku akan tetapi aku hanya tetap makan dengan tenang karna sudah biasa begini


"ya klo gitu jangan protes kalo aku masak yang kaya gitu. itupun tidak cukup untuk sebulan masih harus menambah 1juta aku pakai uang kiriman bapaku "jawabku dengan lantang dan segara membereskan meja makan

__ADS_1


__ADS_2