
Tak terasa hari yang di tunggu oleh sandy dan wendah pun tiba hari yang menyatukan cinta mereka meskipun harus mengorban kan rumah tangga masing masing cinta yang mereka landaskan dari nafsu sesaat
karena cinta itulah sandy melupakan kewajiban nya sebagai suami dan ayah ia lebih memilih mencukupi nafkah dapur lain untuk keberlangsungan cintanya itu entah hanya nafsu sesaat atau benar cinta sebenarnya
"masss koo mas kawin nya cuman uang 5ratus ribu sih"bisik wendah yang sejak tadi kesal melihat seserahan mahar miliknya cuman uang saja tak ada emas yang iya minta sebagai ganti karena tak memiliki acara meriah .semejak beberapa hari ia ingin melangsungkan pernikahan ia kerap memanggil sandy dengan sebutan mas agar terbiasa
"mas juga nggak tau itu semua ibu yang ngatur udah kamu jangan banyak tanya ntar ibu marah"balas sandy berbisik sedang kan ibu ibu kampung itu yang sedang menyaksikan pernikahan mereka pun banyak yang berbisik karena pemilik acara bu normah ibunya wendah sudah koar koar karena anaknya di nikahi pria kota dan mahar yang gede serta emas yang banyak namun kenyataan nya membuat iya malu sekali namun iya tak bisa berbuat banyak sebab acara akan segera di langsungkan
"ihhh katanya mahar nya gede itu mah anaknya ce iis yang nggak sekolah pun lebih gede dari anaknya ibu normah ini kan mbak"ucap bu sinta
"iya mbak ,padahal mbak normah kan udah koar koar eh pas hari H nya beda malu nggak tuh"ucap bu salamah
"nggak bakal malu lah dia mbak udah kebal dia tuh suka ngomong sombong tapi nggak sesuai ,cicilan nya aja nggak ada yang lunas"ucap bu sinta
Sedang kan yang mereka bicarakan sedang mendekam tak berani keluar kamar anak nya ia sangat malu sekali mengetahui kebenaran nya padahal ia sudah rela berhutang sana sini untuk membayar acaranya karena ia ingin menunjukan jika menantunya kaya sampai sampai ia mengambik jasa ketring di desa sebelah yang terkenal mahal namun sekarang ia harus menelan pil pahitnya ,mungkin iya akan lama tak keluar kamar karena malu
di tempat lain heni beserta ibu dan bapak nya datang ke acara untuk memergoki pernikahan sandy dan selingkuhan nya dan tak lupa juga heni memvideo penggrebekan kali ini ia akan membuat sandy dan keluarga nya menyesal telah mendukung perselingkuhan sandy
__ADS_1
"nak kamu yakin nggak papa"tanya ibu nya
"udah bu santai aja heni udah kebal ko ,ibu nggak usah takut heni udah nggak cinta sama mas sandy lagi sejak mengetahui perselingkuhan itu"jawabku menenangkan ibuku.
"sudah sebaik nya kita cepat berjalan agar tak ketinggalan "ucap bapak
Saat kami memasuki gang rumah orang tua mbak wendah yang sudah banyak para tamu undangan ,kami pun mendekat dan masuk ke dalam rumah di mana acara akad di laksanakan mas sandy dan mbak wendah belum sadar keberadaan ku namun ibu mertuaku lah yang melihat ke arahku ku balas dengan senyum iya kelihatan tegang sekali
Aku duduk di sebelah mertuaku dan di dampingi orang tuaku
mertua gelisah tak nyaman karena mengetahui keberadaan ku
"mempelai pria sudah siap"tanya pak penghulu kepada mas sandy
"siap pak"jawan mas sandy
"baik jabat tangan saya dan ikuti yang saya ucapkan mengerti"ucap pak penghulu dan mas sandy mengangguk saja
__ADS_1
"tunggu pak pernikahan ini bisa di lanjutkan jika istri pertama setuju ,bukan begitu mbak wendah"ucapku dengan lantang semua mata tertuju padaku dan mertuaku pun melotot karena terkejut
"bagaimana ini apakah ini pernikahan kedua nak sandy"tanya penguhulu bingung
"lanjut saja pak tak usah hiraukan pelakor itu"ucap mbak wendah dengan gusar
Apa? Bagaimana mungkin iya mengatakan bahwa akulah pelakornya jelas jelas ia yang duri.dalam rumah tanggaku bisa bisanya iya menyebutku pelakor dasar wanita sundal
"heh siapa kau sebut pelakor harusnya kamu yang di sebut pelakor .kamu sudah merebut suami anak ku dasar ipar gatal"cerca ibuku yang sudah naik pitam
"heh bu anak mu saja yang tak cantik dan tak pandai merawat diri makanya suaminya selingkuh ..makanya jadi perempuan tuh di jaga tubuhnya"belas mbak wendah tak mau kalah
"huhhh dasar pelakor ,ayo ibu ibu kita pulang saja ngapain kita hadir di pernikahan pelakor ini sama saja kita mendukung pelakor"ucap bu salamah
"iya ,dasar nggak tau malu masa nyebut istri sah jadi pelakor dasar wanita sundal gila pelakor mati saja lu"ucap ibu ibu itu mendukung
Pernikrahan sandy dan wendah menjadi berantakan
__ADS_1
ibu wendah bergegas keluar saat mendengar suara keributan dan ia bertambah syok saat mengetahui prahara tersebut di sebabkan oleh anak yang menikah dengan suami orang ia sungguh tak tau jika calon mantunya itu adalah suami orang yang ia tau calon suami anak nya adalah ipar nya sendiri