
Sedangkan di tempat acara pernikahan sandy dan wendah gagal total dan ibu wendah kembali pingsan karena mengetahui pernikahan anaknya gagal semua dana yang iya keluarkan tak dapat kembali
dan terpaksa malam itu juga sandy dan wendah menikah siri karna wendah tak ingin gagal menikah meskipun tak bisa di resmikan secara negara namun tak apa asal anak yang ada di kandungan nya di pertanggung jawabi
"aku nggak mau tau pokoknya pernikahan ini harus terjadi, nikah siri pun tak apa mas"ucap wendah
"baiklah kita cari penghulu terlebih dahulu agar bisa menikah siri"jawab sandy
Paman wendah pun pergi mencari penghulu di temani sandy karna ia sudah tua dan tak bisa memakai kendaraan
sesampainya di rumah penghulu di desa tetangga mereka pun mengutarakan niat mereka
"Assalamulaikum pak hasan"ucap paman wendah /pak suryo
"walaikumsalam ,siapa"sahut dari dalam suara wanita
"pak suryo mbak"ucap pak suryo dan bu misnah pun membuka pintu
"ehh kamu yoo ayo masuk si bapak masih di dalam makan"ucap bu misnah
"eh iya mbak yuu ,"mereka pun masuk menunggu pak hasan si penghulu desa itu dan tak lama kemudian datanglah pak hasal yang tengah mengenakan sarung dan baju dalaman saja
"ada apa yoo kau datang kemari "ucap pak hasan
"ini mas ,keponakan ku wendah minta di nikahi haryo harap mas bersedia meluangkan waktu malam ini di tempat adik iparku mas"jelas pak suryo
"kenapa tiba tiba seperti ini yo"tanya pak hasan
__ADS_1
"anu mas ,calon nya keponakan ku itu tak bisa menikahi secara agama karna belum cerai dari istrinya jadilah mereka minta dinikahi siri saja karna kecelakaan mas "jawab pak suryo pelan
Pak hasan seperti menghembuskan nafas ia diam memikir kan jawaban nya
"susah yoo ,mas sebenarnya takut kalau urusan begitu takut di tuntut dan segala macam ,tapi jika katamu keponakan mu sudah kecelakaan maka mas akan bantu"ucap pak hasan akhirnya meskipun keputusan nya menikah kan mempelai yang tak memiliki izin dari istri pertama itu bisa menjadi bumerang baginya namun iya tak bisa menolak suryo karna iya pernah mempunyai hutang budi dan baru kali ini suryo meminta tolong padanya
"terima kasih mas ,nanti malam ada yang jemput mas di kediaman mas .sekali lagi terima kasih mas ,suryo pamit dulu"ucap suryo sambil menyalim tangan pak hasan begitu pun sandy ikut menyalim
"buru buru yoo santai lah tunggu mbak mu lagi bikinin air minum"ucap pak hasan
"maaf mas suryo masih ada kesibukan yang lain nya ,salam buat mbak yu mas ,suryo pamit pulang dulu Assalamulaikum "pamit pak suryo
"walaikumsalam .hati hati di jalan"jawab pak hasan
Pak hasan melihat bayangan suryo dan sandy sudah mulai jauh sedangkan istrinya meletakan teh hangat ke atas meja ,ia bingung karna tamu nya sudah tak ada
"lo pak kemana si suryo sama teman nya tadi"tanya bu misnah
"oooualah ibu lama bikin airnya kasihan belum sempat minum ,air panas nya habis jadi ibu masak dulu ehhh tau tau ndak sempat mereka minum"ucap bu misnah
"ya ndak papa biar bapak minum teh nya"jawab pak hasan dengan senyum lebar
"huss ingat gula darah mu pak ,ibu ndak ijinin bapak minum teh ini"peringat bu misnah pak hasan tergelak karna ia senang menggoda istrinya itu ,istrinya begitu menjaga kesehatan nya
"ya dari pada mubazir kan bu lebih baik bapak minum"jawab pak hasan menggoda sambil menarik turun alis nya
"ehhh ndak ada ,biar ibu kasih kasno aja biar ndak mubazir"ucap bu misnah sambil membawa minuman nya ke rumah sebelahnya
__ADS_1
........
Di sebuah rumah yang nampak sederhana tengah berkumpul dua keluarga yaitu pak danu dan istri dan orang tua kandung arum
"maaf kan kami kurang baik dalam mendidik anakmu ,saya memulangkan arum karna merasa telah gagal mendidik arum selama ini jadi saya titip arum pada kalian agar arum bisa mendapat pelajaran hidup disini saya dan istri saya bukan lepas tangan namun kami memberikan arum waktu untuk berubah "ucap pak danu pada orang tua arum
"apakah arum membuat kesalah juragan"ucap pak tono ayah kandung arum
"bisa di katakan begitu namun saya tidak menyerahkan arum sepenuh pada kalian ,kami hanya memberi waktu agar arum berubah"jelas pak danu
"baiklah kalau begitu juragan ,tolong maaf kan anak kami"ucap pak tono
"apakah juragan akan memberikan uang untuk merawat arum"tanya mia kaka ipar arum istri dari rapi
"mia apa maksud kamu ,rapi bawa istrimu pulang membuat malu saja"ucap pak tono
"kenapa bapak marah kan yang mia ucapkan benar"dukung ibu kandung arum
"pak danu selama ini sudah merawat arum saja kita harusnya bersyukur bu bagaimana bisa kau meminta biaya merawat anakmu sendiri"marah pak tono kepada istrinya
iya malu kepada pak danu dan istrinya karna istri dan mantunya meminta uang kepada orang yang telah merawat anak nya dan iya tak habis pikir pada istrinya ini
"tak apa pak tono saya harap maklum ,kalian tenang saja saya akan memberikan arum uang saku kepada arum sendiri setiap bulan akan saya transfer ke rekening nya jadi iya tak akan merepotkan kalian "jawab pak danu dengan tegas
"tapi bagaimana dengan makan ,apakah juragan tidak memberikan biaya hidupnya juga kan arum juga perlu makan"tanya istri pak tono dengan wajah yang tak tau malu padahal yang ingin tinggal dengan nya adalah anak kandungnya sendiri malah iya manfaatkan untuk kepentingan nya sendiri
"maaf yah mbak arum itu kan anak kandungmu kenapa malah kami yang kalian minta biaya hidupnya ,apakah tidak kebalik yah selama ini kami merawat anakmu tak pernah minta makan atau biaya hidup anakmu"ucap bu salma geram
__ADS_1
"eh bukan gitu bu ,kalian kan tau kamu ini susah jadi jika arum tinggal di sini bakal menambah beban kami bu tapi jika kalian memberi uang untuk biaya arum selama disini kami akan menerima arum dengan baik bu ,juragan"ucap istri pak tono dan pak tonk sendiri tak bisa berkata kata lagi karna iya terlampau malu atas sikap istrinya itu
"sudah bu ,jangan buat bapa malu arum itu anak kandung kita seharusnya kau malu meminta itu semua pada juragan dan istrinya mereka telah baik merawat arum sedari kecil dan memberikan pendidikan untuk arum"ucap pak tono dengan nada yang lemah iya lelah dengan sikap istrinya ini