
sesampai nya mereka di tempat makan KFC heni dan anak anaknya menuju meja dan memesan makanan nya
"mbak saya pesan ayam goreng 3 porsi + kentang goreng nya yah terus minum nya teh botol aja"pesan ku
"lila sama lula tadi belajar apa nak"tanyaku sambil menunggu pesanan kami
"lila tadi gambar sama hapal nama nama buah pakai bahasa inggris bun"jawab lila menanggapi.
"ohh ya kalo lula tadi ngapain nak"tanyaku karena lula ini agak pendiam ia lebih asik bermain dari pada berinteraksi
"lula sama gambar juga bun"jawab lula pendek
pesanan datang kami pun makan ayam goreng kesukaan anak anak mereka sangat lahap jika menyangkut ayam goreng
setelah kami selesai makan aku menuju kasir untuk membayar makanan kami dan membungkus ayam goreng untuk lila dan lula agar tak repot masak nanti malam
di perjalanan pulang kami singgah ke indomaret dekat rumahku untuk membeli eskrim pesanan si kembar
__ADS_1
si kembar sangat antusias saat memilih eskrim kesukaan mereka dan aku mengijikan mereka mengambil masing masing 2 es krim sebagai permintaan maafku karena lalai menjemput mereka pulang sekolah tadi
saat kami pulang ke rumah ku lihat ibu mertuaku sudah ada di depan pintu ada apa gerangan kah
"Assalamualaikum bu "ucapku langsung menyalim tangan mertuaku meskipun beliau jahat padaku tetapi aku masih menghormati beliau karena masih berstatus sebagai mertuaku
"walaikumsalam, dari mana aja jam segini baru pulang kerumah. kelayapan aja kerjaan pasti ngabisin uang anak ku kan"jawab nya langsung tiba tibe menuduh aing menghabiskan gajih anaknya yang seuprit itu ku pakai buat perawatan ajaa kurang
"habis ngambil anak anak bu terus sekalian makan diluar karena heni nggak masak hari ini "jawab ku pelan sambil memasukan anak kunci ke pintu setelah terbuka aku dan anak anak langsung masuk tak terkecuali ibu mertuaku meskipun tak di suruh ia akan tetap menerobos rumah ini
"gegayaan makan di luar, poya poya kamu yah pakai uang anak ku "ucap mertuaku ketus namun aku sudah biasa dengan sikapnya jadi tak mempermasalahkan sikapnya lagi dan takan sakit hati lagi
"uang anak ku itu hak ku, bukan untuk mu poya poya dasar mantu tak tau diri"ucap mertuaku dengan marah
"yaudah jika menurut ibu uang mas sandy hak ibu. sekalian aja ibu bawa mas sandy pulang nggak usah nikah "tantangku sudah lama aku ingin melawan perlakuan nya yang semena mena kepadaku
"lancang mulutmu melawan sekarang. memangnya kamu siap jadi janda miskin, secara kalo kamu tak kerja mau jadi gembel kamu jadi jangan belagu kamu "ucap mertuaku
__ADS_1
"ya terserah ibu aja, jadi apa pun aku nggak akan juga ngemis ngemis sama ibu "jawab ku dengan santai
"bagus lah saya juga tak sudi jika anak saya terus terusan di hinggapi benalu kaya kamu "ucap mertuaku angkuh. aku hanya terkekeh sebenarnya siapa yang benalu disini
"baik mulai besok ibu bawa anak ibu pulang nanti aku kemasi pakaian nya "ucapku.
"loh kamu ngusir anakku dari rumahnya sendiri, kurang ajar banget kamu "ucap mertuaku meradang
"seharusnya kamu yang keluar dari rumah anakku ini, karena rumah ini akan aku jual agar membayar hasil keringat anakku saat menjadi suamimu"ucap mertuaku dengan enteng nah kan mulai ngawur dia
"maaf nih yah bu. rumah ini adalah rumah heni sebelum nikah pun sudah berdiri +seisi rumahnya dan mas sandy saat menikah denganku cuman membawa 1 tas baju saja "jelasku seharusnya tak perlu ku perjelaskan juga iya mengerti karena ia tau kemampuan anaknya mana mungkin seorang security bisa membangun rumah besar dan seisinya lagian juga anaknya cuman menafkahiku 1juta di awal pernikahan dan saat sudah beranak 2 malah makin berkurang bukannya bertambah
"enak saja pokoknya rumah ini akan ku jual, kamu itu harus nya bersyukur karena menikah dengan anakmu jadi nggak capek capek kerja jadi sebagai gantinya rumah ini ku jual"ucap mertuaku ketus
"silahkan saja jika berani. karena surat surat rumah beserta tanah ini atas namaku jika berani menjual nya tanpa seizin ku siap siap saja tidur di hotel terpadu"ucapku bersedekap menatap mertuaku
"sok pintar kamu.. lihat saja kamu akan segera keluar dalam rumah ini "ucap mertuaku dan berlalu pergi
__ADS_1
seteleh nenek lampir itu pergi ku ambil lauk yang ku beli dalam jok sepeda motor ku untung saja lauknya ku taroh di jok jika di lihat mertuaku pasti langsung di embat tanpa babibu