Suamiku Menafkahi Dapur Lain

Suamiku Menafkahi Dapur Lain
tidak ada jatah


__ADS_3

sesampainya kami di tempat makan ku suruh lila dan lula untuk duduk terlebih dahulu dan aku pergi memesan makanan untuk lila dan lula ayam goreng tepung dan untuk diriku sop iga dan ku tambah udang goreng tepung. lama sekali aku tak makan enak kanapa aku bodoh yah selama ini mau maunya aja ikut hemat gegara nafkah tidam cukup akhirnya anak anakku tidak bisa makan yang bergizi. setelah ku pesan segera aku menuju tempat duduk yang di pojokan tempat lila dan lula


"maa lihat itu ada ikan kecil kecil yang bisa gigit kaki tapi nggak sakit "ucap lula dengan antusias tempat makan ini memang di sediakan saung seperti pondok pondok kecil dan dibawahnya ada sungai yang berisi ikan kecil maupun besar. ikan kecil ini berfungsi untuk terapi dikaki katanya sih nggak paham juga tapi geli geli sih rasanya


tidak lama kemudian pesanan kamipun sampai. ku letakan makanannya dan bersiap mengambil gambar untuk ku post di WA biar yang iri makin iri. dikira mereka saja bisa makan enak akupun bisa lebih mampu karena aku ini bukan orang miskin meskipun orang kampung tentunya


disaat makan aku melihat lila dan lula sangat lahap sampai sampai mau nambah ku panggil pelayan minta nasi tambahan 2 porsi untukku dan anakku.


rasanya enak sekali, lama banget udah nggak makan sapi terakhir makan sapi habis hari raya kurban itupun bagianku tinggal sedikit karena diminta ibu mertuaku padahal kan dia juga dapat bagian alasannya karena dirumahnya banyak orang tapi kan anak anaknya juga dapat bagian dan mas sandy selalu membela ibunya. iyapun ikut andil makan bagian kami dirumah ibunya sedangkan kami dirumah cuman makan seadanya

__ADS_1


setelah selesai makan aku segera menuju kasih dan membayar semuanya tak lupa juga aku memesan untuk di bawa pulang untuk anak anakku besok pagi


di perjalanan pulang aku melihat ada penjual martabak ku belokan sepeda motor dan turun memesannya, ku pesan martabak telor setengah porsi saja hanya untukku anak anak tidak suka dan mas sandy tidak bisa makan telor bebek sengaja aku memesan telor bebek biar dia nggak ikut makan. huh enak saja di saat aku menunggu pesanan ku buka hawaii untuk memastikan acara makan kami tadi biar mereka iri hii emang cuman mereka doang yang bisa makan enak kamipun bisa. beli tempat makannya pun lebih dari bisa maksudnya piring yah guys heee pesananku pun selesai segera aku mengeluarkan uang sebesar 20rb dan *********** 5 karena aku cuman pesan setengah porsi harganya 15ribu


ku lajukan motorku menuju rumah, ku lihat sudah ada sepeda motor suamiku di depan segera ku parkirkan sepeda motorku di sebelahnya dan menguci kontak


"kaka sama adek cuci kaki dan tangannya terus gosok giginya yah sebelum tidur "perintahku kepada mereka berdua.


saat aku menuju kamar mas sandy keluar dengan muka marah mukin karena aku tidak izin keluar atau karena postinganku mungkin

__ADS_1


"dari mana saja kamu bawa anak malam malam, gegayaan makan diluar baru punya uang dikit sudah boros. lebih baik uang pemberian bapak kamu kasih ke aku biar kamu nggak boros "ucapnya dengan marah marah aku cuman melewati nya saja tanpa mengiraukannya ku buka hijabku dan mengganti pakaian untuk tidur. sebelum tidur aku ingin makan martabak telor yang ku beli


ku lihat mas sandy celinguk celinguk mencari oleh oleh untung saja lauk makan yang ku beli tadi segera ku simpan dalam lemari bawah karena tidak ada yang bakal membukanya karena tidak pernah di gunakan pastinya ia tak tau


"de kamu ko makan enak nggak beli apa apa untuk mas. mana beli martabak telur pakai telor bebek lagi, sengaja yah kamu nggak mau bagi bagi. baru uang sedikit udah pelit awas aja kalo mas gajihan nggak bakal aku kasih kamu. mau "tanyanya kepadaku


"terserah aku lah mas mau beli apa kan itu uang aku. lagian juga mas klo makan diluar nggak pernah tu ingat ingat kami dirumah, jangan kan ingat aku buat anak anak aja nggak ingat... "jawabku dengan tanang sambil memainkan gawaiku


"oh satu lagi, kalo kamu nggak ngasih uang bulan depan sih nggak papa ridho aku kasih aja buat ibu dan ipar iparmu aja biar mereka senang dan sekalian saja bawa baju bajumu pulang ketempat ibumu atau iparmu. biar sekalian aku jadi janda "sambungku dengan sinis ku lihat mukanya merah

__ADS_1


__ADS_2