
Sesampainya di rumah, mbak Vivi kelihatan heran karena belum 1 jam kami keluar sudah balik lagi.
"Loh kok sudah balik?" tanya mbak Vivi
"Gak jadi dek, Metha nunggu 1 bulan"
"Nunggu apa 1 bulan?"
"Giniloh mbak..." aku ceritakan semua kejadian tadi sama mbak Vivi
"Astaga Meth, terus kalau selama 1 bulan ini Vian gak kesini gimana?"
"Ya aku jadi urus perceraian kita mbak"
"Hadehh, terserah kamu lah Meth"
"Arsen, ini tante bawain ice cream" ucap ku pada Arsen yang sedari tadi bermain dengan truk nya
"Yeyy, ice cream"Seraya Arsen berlari ke arahku
"Jangan kau kasih banyak si Arsen Metha, bisa meler lagi nanti hidungnya" tegas mbak Vivi dari dalam rumah
"Gak mbak cuma 1 cone aja" jawabku
"Ayo Arsen, kita ke rumah tante, tante tadi pagi udah bikin pudding, kan enak di makan pas panas panas gini" ajak ku pada Arsen yang saat itu telah menghabiskan setengah dari ice creamnya, tak di jawabnya ajakan ku tadi , tapi tetap melangkahkan kakinya mengikuti ku.
"Ihh, ponakan tante kok comot banget, sini tante bersihin" ku ambil tisu dan membersihkan mulut Arsen yang belepotan.
Saat sedang menikmati lezatnya pudding bersama Arsen, tiba tiba HP ku berbunyi.
'Siapa nih?' gumamku
Ku seret tombol hijau itu
"Ya benar, dengan siapa yah?"
..
"Yang benar , pak?"
..
__ADS_1
"Di jalan apa pak?"
..
"Baik baik saya segera kesana, terima kasih pak"
Ku matikan segera telpon, dan mengambil tas ku yang ku simpan di dalam kamar.
"Arsen, tante ada keperluan mendadak, Arsen masih mau puddingnya?" tanyaku pada Arsen, bocah yang sedari tadi sudah menghabiskan 2 potong pudding cokelat yang ku buat.
Tanpa menjawab, ia hanya menganggukkan kepalanya.
"Baiklah, tante susul mama yah, Arsen diam diam disini jangan kemana mana"
Ku langkahkan kaki ku ke rumah mas Aris dengan sedikit cepat, (Padahal rumahnya bersebelahan, kadang author memang sedikit alay dan lebay😆)
"Mas, Mbak, " teriak ku dari luar
"Apa sih Meth, siang bolong teriak teriak, kamu culik kemana Arsen?" tanya mbak Vivi yang keluar duluan di susul mas Aris di belakang.
"Arsen lagi menikmati pudding favoritnya"
"Kamu memang bisa, membuat Arsen berat badannya naik drastis"
"Gaya mu Meth, mau kemana kamu bawa bawa tas segala?" tanya mas Aris
"Waduhh" jawabku sambil menepuk jidatku
"Kenapa?"
"Gini mas , mas Vian kecelakaan"
"Yaudah biarin sih Meth, itu karma buat dia"
"Jangan gitu mas, saat ini dia masih suamiku, entah 1 bulan lagi masih atau tidak"
"Memang kamu tahu dari mana?"
"Tadi polisi telpon aku, mungkin dia dapat nomerku dari HPnya mas Vian,anter aku yah mas" pintaku pada mas Aris yang kelihatannya ogah ogahan
"Mending aku tidur Meth, daripada nganterin kamu lihat si begund*l itu"
__ADS_1
"Kamu tega mas, lihat adik mu ini, naik ojek panas panasan, lagi hamil pula, kalau ada laki laki yang berniat jelek padaku gimana?"
"Mas akan berterima kasih, karena sudah menjauhkan mas dari adik paling nyebelin sepanjang masa kayak kamu"
"Mas gak asyik nih, ayo anterin aku, aku gak bakal minta beliin ice cream lagi deh"
"Anterin ajalah mas, adikmu kalau udah minta gak bisa di tolak"
"Iya iya, sebentar mau ambil jaket dulu"
Setelah mas Aris memakai jaket dan mengeluarkan motornya.
"Naik Meth" segera ku naiki motor mas Aris yang senantiasa kelihatan kinclong itu.
"Mbak temenin Arsen di rumah, mungkin saja saat ini dia ketiduran karena kekenyangan makan pudding" suruhku pada mbak Vivi
"Iya, kalian hati hati"
"Tunggu apalagi, Lets gooooo"
Mas Aris pun mulai menjalankan motornya, tam butuh waktu lama untuk sampai di rumah sakit yang disampaikan polisi tadi.
Setelah turun dari motor, aku dan mas Aris berjakan beriringan menuju UGD tempat mas Vian di rawat.
Dari luar ku lihat ada wanita yang menunggu di sebelah mas Vian, dari postur tubuhnya itu tidak mungkin ibu mertuaku, tak mungkin juga kakak iparku.
'Siapa dia?' tanyaku dalam hati
Wait..
Author mau tanya nih, mungkin ada author lain yang membaca karya remahan peyekku ini😅
Kalau lagi nulis nih yah, Kejadian yang di tulis di novel terinspirasi dari sesuatu yang kita alami saat menulis gak sih.
Misal nih , memakan pudding cokelat, waktu nulis itu tuh aku juga lagi makan pudding cokelat😆.
Tak adakah yang sudi memberi author bunga / kursi pijat?
Jangan lupa Like dulu gengs😉
Terima kasih sudah mampir🤗
__ADS_1
I LOVE YOU ALL😚