
Pov Vian
'Roni'
"kamu ada di mana, masih di kontrakan mu?, tadi Aris dateng, marah marah , nyariin kamu, cepat kamu pergi dari pada kamu babak belur di hajar dia"itu lah pesan yang ku dapatkan dari teman tongkronganku.
" *Waduh apa Aris tahu kalau aku ninggalin Metha"
"Bisa gawat nih*"batinku
Lekas ku bangun dari tempat tidur dan bergegas mandi, setelah itu menemui Linda untuk izin pergi ke tempat yang Aris tidak akan ketahui.
"Yang, aku pergi jangan nyariin aku dulu yah. Oh ya kalau Aris datang bilang aja aku gak ada yah, I Love You, jaga dirimu baik baik" setelah menciumnya aku berlari ke depan dan mengambil motorku lalu menstaternya,
Ku pacu kuda besiku dengan kecepatan yang lumayan tinggi, bisa bisa aku akan meninggalkan dunia ini kalau aku ketemu Aris.
"Hen Hendrooo" panggilku pada teman kerja ku, yang pasti Aris tidak mengenal Hendro
"Apaan?tumben lu kesini" tanyanya heran
"Gua nginep disini yah, ada yang nyariin gua"
"Emang siapa yang nyariin lu?"
"Aris"
"Aris siapa?"
"Kakaknya istri gua"
__ADS_1
"Emang ada masalah apa lu sama dia sampe di cariin"
"Gua mau ceraiin Metha, dan gua mau nikahin Linda"
"Lu udah gila yah"
"Bener aja Aris nyariin lu, kalau gua jadi Aris udah gua habisin nyawa lu"
"Inget broo, lu masih nganggur udah sama Metha, dia yang nyemangatin lu, dan sekarang saat lu udah dapat kerjaan enak lu tega ninggalin istri lu yang mau berjuang bareng bareng demi cewek yang baru lu kenal, belum tentu Linda mau lu ajak susah, manusia gak akan selalu di atas, akan ada saatnya manusia berada di bawah dan mengalami kesusahan, dan lagi , istri lu sekarang lagi hamil anak lu"
"Kayaknya lebih baik lu balik deh sama istri lu, gak kasian lu sama dia, tinggalin si Linda itu, dia cuma mau harta lu doang "
"Kagak usah deh lu tinggal disini, gua kagak mau terlibat masalah yang dimana gua akan di cap jadi pembela orang salah"
"Inget bro, masalah itu di hadapi bukan di tinggal lari , kalau lu lari gak akan selesai itu masalah"
"Sorry bro, gua gak bisa bantu lu untuk saat ini, lu pikir dulu perkataan gua tadi" jelasnya panjang lebar kemudian menepuk pundakku dan masuk ke dalam rumahnya .
Ting
Ku ambil HP itu dari saku celana ku, ternyata Linda.
Linda
"Yang aku tadi pake kartu kreditmu, aku tadi habis 25 juta yang, gapapakan I LOVE YOU😘'
Aku mebelalakan mata membaca isi chat itu, 'buat apa dia ngabisin uang segitu banyak?' hatiku bertanya tanya
"Iya gapapa sayang, toh nanti aku juga bakal gajian, I Love You too😘" balasku, tak lupa menyematkan emoticon love di dalamnya.
__ADS_1
Ku langkahkan kaki ku dari rumah Roni, toh dia juga gak mau bantu aku. Sambil mengendarai motor yang baru saja lunas itu , aku berhenti di sebuah minimarket, dan membeli roti dan minuman untuk menggajal perut yang sedari tadi berbunyi.
Ting
Lagi lagi HP ku berbunyi.
'*Siapa lagi sih' gumam ku
'Wahh si bos, ada apa nih*'
Bos
"Bisa datang ke kantor sekarang?, ada yang akan saya bicarakan sama kamu, mohon secepatnya datang"
Hanya pesan itu yang aku dapat.
'Ada apa nih' batinku bertanya tanya
"Baik pak , saya segera kesana" jawabku
Lekas aku beranjak dari minimarket itu, dan bergegas ke kantor, karena gak biasanya saat hari libur aku di suruh ke kantor kalau tidak penting.
**Hai Hai Readers ☺️
Maaf ya author telat post, hehe😄
Bagi para readers yang sabar nungguin karya aku, terima kasih banyak.
Jangan lupa Like,Coment, and Vote😚
__ADS_1
I Love You All😍**