Suamiku Penggila Wanita

Suamiku Penggila Wanita
Suamiku Penggila Wanita : 06


__ADS_3

"Ada apa mas?" tanya mbak Vivi


"Si brengs*k itu udah gak ada di kontrakannya" jawab mas Aris dengan penuh emosi


"Kok bisa mas , tadi pagi bu Surti bilang ada disana mas, kok sekarang udah gak ada" timpalku


Ternyata mas Aris tadi pergi mencari keberadaannya mas Vian, terus kenapa mas Vian gak ada disana? batinku


"Sudah aku cari ke kontrakan, ke tempat tongkrongannya, ke rumahnya juga udah, tapi gak ada"


"Sudahlah mas biarin aja, aku gak papa kok, aku bisa ngerawat anakku sendiri lagian ada kalian juga, apalagi mbak Vivi pasti dia mau bantu jagain anakku, Aku bisa mas cari kerja buat menuhin kebutuhanku dan anakku" ucapku menenangkan mas Aris


"Ini bukan soal itu Metha, ini soal tanggung jawab, dia sudah berani mempermainkan mu aku gak akan tinggal diam"


"Iya mas iya , aku ngerti perasaan mas saat ini, tapi mas Vian udah janji mau ceraiin aku"


"Kamu kok percaya sama omongan si tikus alas itu, gak akan kamu di urusin surat cerai, mana ada uang dia, lelaki macam dia itu cuma mau enaknya aja, udah bosan ya di tinggal, ini lah sebabnya mas dulu ngelarang kamu buat nikah sama dia Meth, mending kamu urus sendiri perceraianmu, kalau kamu gak ada uang, pakai uang mas"


tutur mas Aris panjang lebar


"Iya dek, dari pada kamu terus terusan di gantung sama si begund*l itu, mending kamu urus sendiri surat ceraimu, " timpal mbak Vivi


"Aku pikir dulu mbak sama minta petunjuk yang di atas, aku pulang dulu ya mbak" sambil melangkahkan kakiku keluar dari rumah mas Aris.


'Ku pikir pikir ada benarnya mas Aris sama mbak Vivi, mending aku urus sendiri perceraian ku dengan mas Vian, lagian bilangnya mau di urus tapi sampai satu minggu belum ada kabar kabur'


Ku rebahkan diriku di atas dipan yang menjadi saksi akan kehidupan rumah tangga ku dan mas Vian.


*Pagi hari


Ku selesaikan pekerjaan dalam rumah terkebih dahulu, kemudian menyapu teras rumah.

__ADS_1


"Dari mana mbak?" tanyaku pada mbak Vivi yang terlihat habis dari luar


"Dari belanja Meth, kamu masak apa hari ini?"


"Belum masak aku mbak , nanti siangan aja, lagian kan aku cuma sendiri"


"Kalau gitu gausah masak, makan disini aja, aku mau masak soto ayam"


"Wahh enak tu , kalau udah mateng aku minta ya mbak"


"Iya nanti tak panggil kalau udah siap, aku masuk dulu Meth"


"Iya mbak"


Ku lanjutkan acara menyapuku, selesai itu ku bergegas mandi biar seger,maklum bumil bawaanya gerah mulu😁


"Meth Methaaaa"Teriak mbak Vivi dari depan rumahnya


'Pasti sotonya udah mateng, kebetulan udah laper' batinku berbicara dengan girangnya


"Udah mateng ya mbak?"tanyaku padanya yang sibuk menyuapi Arsen


"Udah, kamu ambil sendiri ya, arsen lagi susah makan kalau gak di suapin"


"Iya mbak"


Ku ambil piring yang berada di rak, ku isi piring itu dengan nasi dan suwiran ayam, ku siramkan kuah soto yang baunya saja menggoda imun itu.


"Waah enak mbak" kataku


"Kalau mau nambah, nambah aja, kalau nasinya habis tinggal diisi" tuturnya

__ADS_1


Setelah rampung dari urusan perut itu, aku dan mbak Vivi duduk sambil cari angin di teras.


"Gimana Meth kamu udah putusin yang kemaren?"


"Udah mbak , kayaknya besok aku ngurusin perceraianku dengan mas Vian"


"Bagus deh Meth"


Di tengah tengah perbincangan kami, tiba tiba ku lihat seseorang yang turun di depan rumahku.


'Sepertinya aku kenal orang itu' batinku


"Eh Meth bukannya itu Vian ya" ucap tiba tiba mbak Vivi yang menyadarkan ku dari lamunan


"Iya kayaknya mbak , mau apalagi dia"


"Metha, sayang"ucapnya sambil sedikit berlali ke arahku,


"Stop di situ, jangan berani berani kamu mendekati ku lagi"


"Aku suamimu Metha"


Yahh si Vian dateng lagi, kira kira kenapa ya dia bisa balik sama Metha, terus kemarin waktu di cari **Aris kemana dia?


Author juga penasaran😁


Jangan lupa Like, Coment, dan Vote gengs🤗


Biar author semangat nulisnya 😉


I LOVE YOU ALL😘**

__ADS_1


__ADS_2