Suamiku Tajir & Arogan (Season 2)

Suamiku Tajir & Arogan (Season 2)
BAB 34 ( TAMAT )


__ADS_3

Hari wisuda Delia Laros telah tiba, gedung perayaan/aula di dalam hotel Aston sudah dipersiapkan dengan cantik. Para tamu undangan termasuk para rekan bisnis Rafael Widjaja telah tiba. Para sahabat dari Delia maupun Rafael juga telah berkumpul di aula. Delia sangat bahagia saat sahabatnya Santi bisa menyempatkan diri hadir di acara ini.


"Santi..." teriak Delia sambil memeluk sahabatnya. "Ya Tuhan kau semakin cantik." ujar Delia.


"Selamat ya sahabatku akhirnya kau bisa menyelesaikan kuliahmu. Kau pun sama Delia, tidak ada yang berubah tetap cantik dan ya Tuhan putra putrimu seperti pangeran dan putri dari negeri dongeng. Aku sudah lama tak bertemu mereka. Terakhir aku datang di acara tujuh bulan anakmu yang kedua." ujar Santi.


"Tian sayang, kau masih ingat tante Santi?" tanya Delia.


Bastian menggeleng. "Bagaimana bisa mengingatku Del, saat itu putramu masih berumur kurang lebih 2 tahun." ujar Santi.


Delia terkekeh. "Tian dan Cristin sayang, ini sahabat mami sejak SMP, ayo kenalan."


"Halo tante Santi." jawab Bastian dan Cristin.


"Halo juga sayang." jawab Santi. "Dimana suamimu Del?"


"Rafael sangat sibuk dengan para tamunya. Apa kau bersama calon suamimu?" bisik Delia.


Santi menggeleng. "Aku sama sekali belum memikirkannya."


"Ya Tuhan kau lupa umurmu." ejek Delia.


"Aku belum menemukan pria yang cocok." jawab Santi.


"Aku akan mengenalkanmu pada pria tampan sahabat suamiku San, walaupun ia sedikit bajingan, tapi aku yakin kau akan cocok dengannya." ujar Delia.


"Jangan coba coba melakukannya Del. Aku akan kabur jika kau mempermalukanku." jawab Santi.


Delia terkekeh. "Baiklah bu pengacara, aku takkan ikut campur. Nikmatilah pestanya, aku akan menemui yang lain dulu." ujar Delia.


Santi mengangguk dan menikmati pestanya. Ia mengambil minumannya dan berjalan keliling ruangan.


 *****


Tyar membawa anak dan istrinya menghadiri acara wisuda itu, sedangkan Huda masih saja melajang. Tapi sejak tadi ia memperhatikan wanita cantik berambut pendek yang sedang berbicara dengan Delia. Saat ada kesempatan wanita itu ditinggal Delia. Huda berusaha mendekatinya.


Huda terus memperhatikan wanita itu berkeliling ruangan tanpa pendamping.


Apakah wanita itu masih lajang? Atau ia tak mengajak suami dan anaknya. Melihat dari umurnya, sepertinya wanita itu seumuran dengan Delia. pikir Huda.


Untuk mengobati rasa penasarannya, Huda memberanikan diri mendekatinya.

__ADS_1


"Halo nona, sendirian?" tanya Huda.


"Halo juga. Kebetulan disini sangat ramai jadi aku tidak sendirian." jawab Santi.


Huda terkekeh, menunjukkan gigi ginsulnya yang membuat ketampanannya semakin terlihat. "Aku Huda." ujarnya memperkenalkan diri.


"Aku Santi." jawab Santi datar.


"Apa kau tidak senang aku berada didekatmu?" tanya Huda.


Santi menggeleng. "Tidak tuan Huda, aku biasa saja."


"Kau tamu dari pihak mana?" tanya Huda lagi.


"Aku sahabat Delia sejak SMP." jawab Santi.


"Suatu kebetulan. Aku sahabat Rafael sejak SMP." ujar Huda.


"Benarkah?" Santi mulai melelehkan dinding es nya. "Sangat kebetulan sekali. Kau bekerja dimana?" tanya Santi.


"Jika kau pernah mendengar cafe Huda yang terkenal, aku pemiliknya." jawab Huda.


"Bravo, seorang pengusaha rupanya." ujar Santi.


"Aku seorang pengacara. Santi Farro." jawab Santi.


Setelah mendengar namanya disebut baru Huda mengenalnya. Santi adalah pengacara terkenal saat ini, banyak kasus termasuk beberapa kasus selebriti bisa ditanganinya.


"Senang berkenalan dengan pengacara terkenal." ujar Huda.


Santi hanya tersenyum. "Tapi aku tetap kalah dengan keluarga Widjaja."


"Tidak ada satupun yang bisa menyaingi mereka San. Keluarga yang bahagia walaupun banyak masalah yang menerpa." ujar Huda.


"Kau benar, beberapa kali aku mendengar kasusnya lewat media, aku tak pernah dihubungi Delia. Wanita itu lebih suka menyimpan masalahnya sendiri. Dan aku tak pernah berani mengganggunya." jawab Santi.


"Boleh aku minta nomor ponselmu. Ehm...kau masih lajang, kan?" tanya Huda langsung.


"Kebetulan seperti itu." jawab Santi sambil mengambil kartu namanya dan menyerahkannya pada Huda.


Akhirnya aku menemukan wanita yang cocok buat pendamping hidupku. Aku akan membuatmu jatuh cinta Santi Farro. Hati Huda berkata.

__ADS_1


"Baiklah jika kau tidak keberatan, maukah kau menjadi pendamping pestaku hari ini? Kebetulan aku juga tidak memiliki pasangan." pinta Huda sambil memberikan lengannya.


Santi tersenyum. "Tentu saja." sambil menyambut lengan Huda.


Awal yang bagus Huda, aku akan memenangkan hatinya dan membawa pengacara ini ke pelaminan. pikir Huda lagi.


Di sisi lain ternyata Rafael dan Delia sedang memperhatikan keduanya, dan terkekeh saat akhirnya Huda berhasil membuat Santi bersamanya.


 *****


"Sahabatmu memang seorang bajingan Raf." ujar Delia.


"Kau akan mendapatkan hukuman atas ucapanmu itu." jawab Rafael.


"Aku tidak takut, itulah kenyataannya. Wanita yang baru mengenalnya saja bisa menerima ajakannya." kata Delia.


"Kau menantangku sayang, kau akan aku hukum diatas ranjang malam ini." goda Rafael.


Wajah Delia memerah. "Kau lupa ada anak anak Raf."


"Aku bisa lupa jika sudah bersamamu sayang. Dan ya Tuhan, sekarang pun aku ingin menciummu dihadapan orang banyak." ujar Rafael.


Delia mencubit lengan suaminya. "Jika kau berani melakukannya, kau akan tidur di sofa malam ini." ancam Delia.


Rafael cemberut. "Itu sangat menakutkan sayang, aku ingin menghabiskan malam ini bersamamu, dan sudah waktunya kita memiliki anak lagi."


Delia membelalakkan matanya. "Kurasa 2 anak sudah cukup Raf."


Rafael menggeleng. "Setidaknya butuh 2 anak lagi sayang agar rumah kita ramai."


Delia terkesiap. "Kau gila sayang. Kau pikir melahirkan itu sangat mudah."


"Aku selalu tergila gila padamu Delia. Jangan ingatkan aku soal melahirkan. Itu sangat membuatku takut, tapi aku memang ingin anak anak lagi." jawab Rafael sambil mengecup pipi Delia. "Aku mencintaimu Del, always and forever."


"Aku juga sangat mencintaimu Raf." Delia menggenggam tangannya penuh kasih sayang.


 *****


Syukurlah, puji Tuhan aku bisa menyelesaikan cerita "Suamiku Tajir dan Arogan Season 2" ini. Kalian sangat membantu Author selama ini.


Author sayang kalian. Nantikan satu eps bonus buat kalian semua. Miss U...😘😘😘

__ADS_1


Terima kasih atas dukungan, like n komennya ya... see you eps Bonus...🙏🙏🙏


__ADS_2