Suamiku Yang Jahat Selalu Merayuku

Suamiku Yang Jahat Selalu Merayuku
bab 23


__ADS_3

...Bab 23 Aku Meremehkanmu Sebelumnya...


Chelsea begitu berdiri di pintu, menatap Lisa.


Lisa merasa takut ditatap oleh Chelsea seperti ini, dia melirik ponselnya, tapi tidak bisa melihat apa yang ada di ponsel Chelsea karena terlalu jauh, ditambah lagi dia berada di depan Freddy, dia tidak bisa memarahi Chelsea, maka dia hanya bertanya dengan datar: "Nona Liam, mengapa menatapku seperti ini?"


Pikiran Chelsea ditarik oleh suara Lisa, baru saja dia punya impuls sesaat, ingin langsung menanyakannya di depan Freddy.


Tetapi dia menenangkan diri dan tidak melakukan itu.


Lisa adalah wanita yang dicintai Freddy. Bahkan jika dia melakukan sesuatu, bagaimana mungkin Freddy menghukum wanita yang dicintainya demi istrinya yang hanya diikat bersamanya dengan sebuah kontrak pernikahan?


Dia memegang ponsel dengan erat dan mencoba untuk menenangkan emosinya.


Lalu dia menjawab Lisa dengan tersenyum, "Aku hanya berpikir bahwa Nona Rati terlihat sangat cantik, jadi membuatku begitu terpana, Nona Rati tidak keberatan kan?"


Sambil berkata, Chelsea berjalan ke arah mereka, dan matanya melirik dokumen di atas meja. Dia mengulurkan tangan dan mengambilnya. Itu adalah kontrak untuk pemindahan kepemilikan Teluk Repulse.


Dia mengangkat matanya, menatap Freddy, dan bertanya sambil tersenyum, "Apakah ini untukku?"


Freddy yang dari awalnya tidak memiliki perubahan ekspresi, berkata "Ya" dengan datar.


Mata Lisa melebar secara tidak sadar, ini, ini benaran untuk Chelsea?


Mengapa?


Lisa tidak mengerti!


Chelsea mengangkat kepalanya dan melirik sekilas Lisa, jelas dia marah, tapi masih bertahan, Chelsea mencibir tanpa sadar, "Nona Rati, aku ini istri Tuan Budiman, apakah salah memberiku sesuatu, tidak kan?"


Lisa marah sehingga bergetar, wanita ini, sungguh tidak tau malu!


Bahkan mengaku sebagai istri Freddy, apakah dia pantas?


Jika bukan didepan Freddy, Lisa pasti akan menamparnya!


"Tentu saja tidak." Lisa sedikit menundukkan kepalanya, air matanya perlahan jatuh, dengan diam menggambarkan kesedihannya, "Nona Liam adalah nyonya muda di rumah ini, siapa saja aku ini?"


"Kamu adalah wanita yang disukai Presiden Budiman, kamu telah mengikutinya selama bertahun-tahun, dan — mengapa kamu harus menyakiti dirimu sendiri?" Kiki melirik Chelsea, dia tidak menyangka wanita ini tidak hanya seorang wanita ******, tetapi juga sangat tidak tahu malu.


Jelas-jelas pernikahan antara dia dan Freddy hanyalah pernikahan kontrak, tapi malah menganggap diri sebagai nyonya muda dirumah ini?


Namun, dia memang istri Freddy, meskipun dia tidak puas dengannya, dia masih tidak berani secara langsung tidak menghormatinya dan dengan sengaja bekerja sama dengan Lisa untuk melawanya.


Chelsea masih terlihat tenang dan tampaknya belum mendengar pengucilan dalam kata-kata mereka, dia tersenyum, "Nona Rati, jika sudah tahu statuku, tolong berikanku posisi ini."


Dalam sekejap, udara membeku selama beberapa detik.


Mereka semua melihat ke arah Freddy yang belum berbicara.


Apakah dia mengakui statusnya?


Jika diakui, apa statusnya Lisa?

__ADS_1


Wajah Freddy, tiba-tiba menjadi suram, "Apa statusmu?"


Rasa bahaya tiba-tiba mendekat, Chelsea bertahan, memaksa dirinya untuk tetap menatap matanya, "hubungan kita adalah suami-istri, bahkan selama satu jam pun juga tetap suami-istri, selama kita tidak bercerai, aku minta duduk di samping kamu, apa itu salah?"


Chelsea membela dengan kata-katanya.


Dia ditindas untuk waktu yang lama, jika hanya dia yang dianiaya, itu tidak masalah!


Tapi Lisa, bahkan menggunakan Liana, membuatnya menderita penyakit mental, kali ini dia tidak bisa bertoleransi!


Karena Lisa takut dia dan Freddy akan berdekatan, maka dia akan dengan cepat mendekati Freddy.


Bahkan didepan mata Lisa!


Liana adalah satu-satunya keluarganya, dan juga merupakan garis bawahnya yang tidak boleh disinggung, "Nona Rati, meskipun kamu dan suamiku memiliki hubungan yang sangat dekat, tapi sekarang, kami belum bercerai, dan tolong Nona Rati menjaga sikap diri!"


Lisa memandang Freddy, dan matanya sekarang menatap wanita pintar ini!


Wanita ini, sangat cepat mengubah wajahnya.


Sebelum itu jelas-jelas dia tampaknya terluka dan tak berdaya, tapi skarang begitu agresif.


Sebenarnya wanita seperti apa dia?


Sikap Freddy tidak dapat diprediksi, dan bahkan Kiki yang mengikutinya pun tidak dapat memahaminya, tetapi dia mengerti bahwa pada saat ini, mereka tidak boleh berada di sini pada saat yang sama.


Meskipun Kiki tidak memahami semuanya, dia memang cukup pintar, seperti sekarang.


Lisa tidak bersedia.


Dia ingin melihat apa posisinya di dalam hati Freddy.


Namun, jika Freddy memilih Chelsea, dia akan benar-benar habis, semua usahanya akan sia-sia, Freddy tidak mencintainya, dia tahu betul.


Freddy memperlakukannya dengan baik, tetapi itu hanyalah kasih sayang untuk malam itu, dan kasih sayang karena dia mengikutinya selama bertahun-tahun.


Tidak ada suka dan cinta.


Dia tidak bisa bertaruh.


Dia tidak bisa kalah!


"Aku tidak akan mengganggu Freddy, kamu menang." Lisa dengan sengaja mengatakan ini sebelum dia pergi.


Dia tidak mengakui kekalahan, tetapi hanya tidak ingin Freddy kesulitan.


Dia ingin menunjukkan bahwa dirinya baik hati dan penuh perhatian.


Dengan cepat, ruang itu menjadi sunyi lagi.


Bahkan suara napas pun dapat terdengar dengan jelas.


Suasana ini berlangsung selama tiga menit. Chelsea berkeringat dingin di punggungnya. Butuh waktu lama baginya untuk membuka mulut, "Aku kembali ke kamar dulu."

__ADS_1


Tadi dia bersikap seperti itu, hanya karena Lisa.


Sekarang Lisa sudah pergi, tidak perlu baginya untuk tetap disini.


Begitu dia melangkahkan kakinya, Freddy meraih pergelangan tangannya dan menarik lengannya dengan kasar. Tubuh Chelsea setengah berbalik, dan jatuh ke dalam pelukannya.


Dia secara naluriah ingin menolak, tetapi pergelangan tangannya digenggam erat, membuatnya tidak bisa bergerak..


"Apa yang kamu lakukan?" Chelsea begitu panik.


Haha.


"Apa yang aku lakukan? Kamu tadi bukankah begitu pintar?" Freddy menahan rahangnya. "Aku meremehkan dirimu sebelumnya."


Jika bukan karena Lisa, bagaimana bisa dia memprovokasinya?


Dia adalah orang yang pernah banyak menderita, dalam 10 tahun ini, yang tumbuh tidak hanya umurnya, tetapi juga pikirannya.


Jika dia lembut, yang lain hanya akan berpikir bahwa dia adalah orang yang mudah ditindas, sehingga dia tidak bisa bersikap lembut di depan mereka yang ingin menyakitinya.


Dia memiliki seorang ibu untuk dilindungi, dan bayi di perutnya juga ingin dia lindungi.


Dia harus kuat dan berani.


Chelsea tidak bergerak lagi, menutup matanya, tidak mau melihat ataupun mendengarkan.


Freddytidak pernah diperlakukan seperti ini, wanita ini--


"Chel-"


Chelsea mengenakan kaos putih, garis leher bulat, dan pada saat ini dia setengah miring di pelukannya.


Dadanya naik turun seiring dengan napasnya, tampaknya sedikit menggoda.


Ada api jahat yang mengalir liar di darah Freddy.


Chelsea menunggu untuk cukup lama tapi masih tidak mendengar suara Freddy, bulu matanya yang ikal sedikit bergerak, dan perlahan membuka matanya, kemudian dia melihat wajah Freddy yang tampaknya sedang bertahan dan berpura-pura tenang.


Tatapannya--


Chelsea mengikuti tatapannya ke bawah--


Kemarahan karena diintip memberikannya kekuatan besar yang tersembunyi dalam tubuhnya, Chelsea dengan keras mendorongnya.


Freddy yang tertangkap basah setengah berbaring di sofa, tampak malu!


Chelsea menutupi dadanya, "Bajingan!"


Dia dengan panik berdiri dari sofa dan ingin pergi dari sini dengan cepat, tapi mungkin dia terlalu panik dan tidak memperhatikan kakinya, dia tersandung kaki Freddy dan tubuhnya terjatuh di sisi Freddy.


"Ah!"


Freddy tidak sempat menghindar...

__ADS_1


__ADS_2