
Suatu pagi tepatnya di sebuah sekolah ternama bernama Cempaka putih , segerombolan siswa siswi berseragam putih abu-abu tengah berlari untuk mengejar salah seorang sahabat mereka.
" Kim jangan lari !!! " teriak salah seorang siswa sambil terus berlari mengejar sahabatnya yang bernama Kim itu.
Namun Kim tidak menghiraukan teriakan dari sahabatnya itu dan terus berlari sembari memegang sebuah amplop di tangan nya. Kim tidak tahu bahwa teriakan itu bukan sekedar teriakan melainkan sebuah peringatan.
Bugghh....
Kim pun akhirnya terjatuh setelah tanpa sengaja menabrak seseorang pria berjas hitam.
" Aduh pantat ku yang malang" keluh nya kesakitan sambil mengelus elus pantat nya yang berdenyut.
Namun pria yang di tabrak oleh Kim, hanya diam dan memerhatikan Kim dengan pandangan datar.
" Kim loh gapapa??" tanya salah satu sahabat Kim yang baru saja sampai bernama Citra .
" Gapapa gimana pantat gua aja sampai berdenyut gini." kata Kim ngegas.
" maka nya tadi kan gua dah teriakin loh buat jangan lari lagi, eh lu nya budek." kata Miko yang merupakan salah satu sahabat baik Kim juga.
Dengan susah payah Kim pun akhirnya berdiri lalu menatap pria yang sudah ia tabrak tadi dengan tajam.
" om gak punya akhlak ya??" tanya Kim sambil berkacak pinggang.
__ADS_1
" dah tau orang jatuh bukannya di bantuin malah dilihat gitu doang" lanjut nya lagi dengan volume yang sedikit meninggi.
Seluruh siswa yang melihat itu langsung menunduk tak berani ke arah pria yang dimarahi Kim itu. Bahkan seluruh sahabat Kim pun ikut menunduk takut, akibat ulah Kim itu sendiri.
Bukan nya menjawab, Pria yang di maki oleh Kim hanya menatap Kim dengan tatapan yang sangat sulit diartikan.
" hei... om tuli ya ?" tanya Kim sambil melambai lambaikan tangan nya ke arah wajah pria yang di sebut nya om itu.
Tanpa mengeluarkan satu suara pun, pria beserta seorang wanita cantik yang berada di samping nya berlalu pergi meninggalkan Kim begitu saja. Kim yang di tinggalkan tanpa per tanggung jawaban itu pun langsung berteriak memanggil pria sombong yang sudah pergi dari hadapannya.
" woy..... om tanggung jawab dulu dong main pergi begitu aja !!! " teriak nya begitu kencang membuat seluruh siswa yang berada di situ dengan sigap menutup telinga mereka.
"Om......" teriaknya lagi sebelum pria itu benar benar menghilang dari pandangan mereka.
Para sahabat Kim pun langsung menghampiri Kim yang sedang ngomel sendiri layak nya orang stress.
"Kim loh mau cari mati ya?" tanya Citra dengan marah kepada Kim.
" Gua cari mati ?? Yang ada tuh orang yang cari mati ama gua " kata Kim sambil menunjuk ke arah dada nya.
Seluruh sahabat Kim pun hanya bisa menghela nafas mereka dengan berat melihat tingkah Kim yang benar benar keras kepala ini.
" Lo gak tau dia siapa kan ?? " tebak Miko dengan percaya diri.
__ADS_1
Dengan antusias Kim pun langsung menggelengkan kepala nya menandakan dirinya yang memang tidak tau siapa pria yang sudah ia caci maki itu.
" Ya jelas lah gua kagak tau. Artis bukan, anak presiden juga bukan. Apalagi opa opa Korea, yang pasti bukan lah" kata Kim dengan ketus.
Para sahabat Kim pun langsung geleng geleng kepala mendengar Jawaban Kim yang angkuh itu . Dan sesuai prediksi mereka, Kim tidak lah tau siapa pria yang sudah ia tabrak tadi .
" Kim dengar baik baik. siapkan telinga serta siapkan jantung loh, jangan sampai copot dari tempat nya semula. pria yang lo tabrak serta Lo caci maki tadi bernama ......" belum sempat Miko memberi tahu nama pria tersebut, bel sekolah berbunyi dan mewajibkan mereka masuk ke dalam kelas tanpa memperdulikan Kim yang tampak penasaran dengan nama pria tadi.
Di kelas.
Selama pelajaran berlangsung, ada seorang siswi cantik yang melamun tanpa memperdulikan guru yang menerangkan di papan tulis. Ya dia adalah Kim.
Sejak kejadian tadi terjadi, Kim terus memikirkan sosok pria yang sudah ia caci maki itu. Bukan merasa bersalah atau sebagainya, justru Kim penasaran dengan nama dan profesi pria sombong tadi.
" Dari penampilan nya si ok. Cuman tuh orang siapa sih, sampai sampai semua orang kayak lihat presiden atau artis terkenal aja." gumamnya sedikit kesal ketika mengingat kejadian tadi pagi.
Sampai pelajaran pun berakhir, Kim tetap memikirkan kejadian itu. Padahal Kim merupakan salah satu siswi berprestasi di sekolah ternama ini. Bahkan Kim pernah menjuarai sebuah olimpiade tingkat internasional mewakili sekolah nya. Tapi hanya gara gara seorang pria, ia sampai tidak fokus dalam pembelajaran.
Wah parah juga ya si Kim, hanya gara gara pria misterius itu dia sampai tidak fokus pada pembelajaran nya.ππ±
Bagaimana kelanjutan ceritanya?? kira kira siapa ya pria yang sudah Kim tabrak itu??
Jangan lupa like, komen serta vote ya guys..
__ADS_1
Biar author semangat ngelanjut ceritanya βΊοΈ