
Sudah lima belas menit sejak kejadian muntah tadi , Kim belum juga balik ke meja makan. Dan entah kenapa itu sedikit membuat Ken khawatir.
" Tuh bocah kenapa belum balik juga sih ?? masa iya hanya gara gara lelucon biasa saja sampai membuat nya muntah . Dasar aneh! " omel Ken namun jujur di dalam hati ia begitu cemas dan penasaran dengan keadaan Kim.
Pada akhirnya Ken pun menurunkan sedikit ego nya dan mulai berjalan menuju kamar mandi untuk melihat keadaan Kim yang sebenar nya.
ceklek
Pintu kamar mandi di buka.
" Lo gak papa kan ? " tanya Ken berusaha bersikap datar .
Kim yang di tanya hanya bisa menggelengkan kepala nya karena jujur ia begitu lemas karena memuntahkan beberapa cairan dari dalam tubuh nya .
Karena melihat Kim yang begitu lemas serta hampir saja tumbang, dengan sigap Ken pun menggendong Kim kembali ke kamar nya.
Di kamar.
" Lo itu lebay banget ya. Tadi itu kan Gua cuman bercanda , tapi Lo nya dah sampe lemas begini. Selera humor Lu aneh ! " kata Ken mengomel lagi sembari meletakkan Kim ke tempat tidur dengan sedikit kasar .
Entah sudah berapa kali Ken mengatakan Kim itu aneh , namun Kim mencoba untuk tidak memasukkan nya ke dalam batin .
" Tunggu di sini gua ambilin obat dulu ! " perintah Ken namun Kim tidak memperdulikan nya sedikit pun. Ia begitu asik memandang wajah tampan milik Ken .
" Kalau di pikir pikir om Tampan itu perhatian juga ya . Aduh om.... Kim makin sayang aja deh" gumam Kim tersenyum senyum sendiri sembari menatap Ken yang tengah mencari obat untuk diri nya.
__ADS_1
Tak..
Ken menjitak kening Kim membuat Kim pun mengadu kesakitan.
" Lo itu memang aneh ya. Tadi lemas sekarang senyum senyum gak jelas ! " kata Ken kembali mengomel kepada Kim.
" Aduh om sakit tau. Suka hati Kim dong mau senyum mau nangis mau ketawa kek . Diri kan diri Kim bukan diri om !! " jawab Kim ketus sembari mengelus elus jidat nya yang merah.
" nih obatnya jangan lupa di minum. Awas aja kalau Lo ketahuan buang nih obat , gua jitak lagi tuh jidat ! " ancam Ken dengan nada serius.
" Yaelah om , di kata gua itu anak kecil apa yang suka buang obat diam diam . " kata Kim lalu mengambil obat dari tangan Ken.
" Terserah !! " kata Ken cuek.
" Bentar lagi gua mau pergi ketemu klien penting. Lo jangan macam macam di sini . Jangan buka pintu buat orang lain dan jangan buat masalah. NGERTI ?? " tanya Ken dengan penuh penekanan.
" Terserah Lo !! Yang penting jangan buat masalah di sini . Dah gua siap siap dulu. Lebih baik lagi kalau Lo tidur dari pada nyusahin orang mulu !" kata nya lagi dengan nada angkuh
Kim yang mendengarnya hanya bisa tersenyum kecut. Dimana mana diri nya selalu di bilang menyusahkan !! apa memang betul diri nya itu selalu mengusahakan orang lain ??
Setelah menyampaikan seluruh pesan nya kepada Kim , Ken pun akhirnya beranjak keluar dari ruangan tersebut.
Di ruang tamu.
Lima belas menit kemudian, Ken pun akhirnya siap dan bergegas pergi menemui klien penting nya.
__ADS_1
" iya ini aku lagi bersiap siap . Tunggu lah di sana bersama Tuan Hermawan. Aku akan segera datang" kata Ken lalu memutuskan sambungan telepon secara sepihak dengan Rio sang asisten yang begitu cerewet.
" Om ketemuan nya di kafe ya ?? " tanya Kim yang baru saja datang dan langsung mendudukkan bokong nya ke salah satu sofa .
" Kau belum tidur ?? Kenapa kau begitu keras kepala sih ??" bukannya menjawab Ken malah kembali memarahi Kim.
Kim hanya mengangkat bahu nya acuh dan tak menanggapi omongan Ken lagi.
" Ingat pesan ku tadi !! Aku pergi " kata terakhir Ken sebelum ia berlalu pergi meninggalkan apartemen nya.
" huuu dasar om cerewet !! " kata Kim menatap punggung Ken yang berangsur-angsur menghilang.
Kim yang mulai bosan hanya duduk dan bermain HP milik nya, memutuskan untuk mengelilingi apartemen luas milik Ken .
Sampai pada akhirnya Kim berhenti di sebuah ruangan. Dimana ruangan itu begitu rapi dan terdapat banyak sekali foto . Dan tentu nya itu bukan lah kamar Ken , melainkan hanya sebuah ruangan yang di isi dengan berbagai foto.
Karena penasaran, Kim pun akhirnya memasuki ruangan tersebut. Awal nya ia hanya ingin melihat lihat saja , namun tiba tiba ia menemukan sebuah album besar lagi sama seperti di kantor Ken waktu itu.
Dengan penuh semangat ia mulai membuka album itu . Dan alangkah mengejutkan nya , Kim kembali menemukan sebuah foto seorang wanita cantik yang ia lihat di album sebelumnya.
Namun beda nya , wanita itu tidak sendirian melainkan ada seorang pria tampan yang berada di samping nya. Foto itu memperlihatkan wanita tersebut sedang duduk bermesraan dengan pria tampan itu. Dan pria itu tak lain adalah Ken .
Perasaan Kim berubah menjadi buruk . Entah kenapa hati nya begitu sakit walau hanya sekedar melihat nya saja. Perasaan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya, kini menusuk sampai ke bagian terdalam tubuh nya. Bahkan perasaan ini lebih sakit di bandingkan hinaan dan perlakuan kasar dari keluarganya.
Bagaimana kelanjutan ceritanya??
__ADS_1
Jangan lupa like vote serta komen ya guys...
Biar author semangat ngelanjut ceritanya ☺️